12 Anak di Kota Bangun II Terindikasi Stunting

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Ilustrasi: Pertumbuhan anak-anak di pedesaan (istimewa)


SISIKOTA.COM – 12 anak-anak dari sekitar 400 jiwa jumlah anak-anak di Desa Kota Bangun II Kecamatan Kota Bangun Darat Kabupaten Kutai Kartanegara terindikasi mengalami stunting.

Data ini didapat dari laporan hasil imunisasi di Posyandu setempat berdasarkan catatan tumbuh kembang anak pada setgiap bulannya. Laporan tersebut juga menunjukkan hasil pengecekan keadaan di lapangan terhadap proporsi pertumbuhan anak yang cenderung stagnan dan terlambat.

Atas data ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Kota Bangun II menyatakan tengah mengupayakan penanganan serius melalui program kegiatan didesa dengan didampingi langsung oleh jajaran Puskesmas Rimba Ayu  dan Posyandu.

"Kita berikan program khusus untuk meningkatkan mutu (gizi) anak selama 3 bulan dari makanan yang bergizi, kita gencarkan secara terus menerus,” ujar Kepala Desa Kota Bangun II, Joko Purnomo.

Dilanjutkannya, pembiayaan untuk penanganan stunting bagi warganya telah terprogram didalam Anggaran Dana Desa (ADD). Anggaran tersebut ditujukan untuk meningkatkan mutu gizi anak terutama dalam kaitan masalah stunting.

Pemdes Kota Bangun II berharap, pihaknya dapat mengatasi masalah stunting melalui upaya peningkatan gizi secara maksimal, disamping upaya lainnya yaitu penguatan dan edukasi terhadap para orang tua agar mengetahui ciri-ciri stunting sedari dini.

"Kami berharap, stunting di Desa Kota Bangun II lekas teratasi, Pemdes menginginkan kedepan anak-anak tidak ada terjangkit stunting lagi," harap Joko. (*sk-4/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

Dinkes Kukar

gizi buruk

Kesehatan

Kota Bangun

stunting kukar