Kategory
Info Daerah,
18-06-2024 13:22:00
Ilustrasi: Pertumbuhan anak-anak di pedesaan (istimewa)
SISIKOTA.COM – 12 anak-anak dari sekitar 400 jiwa jumlah anak-anak di Desa Kota Bangun II Kecamatan Kota Bangun Darat Kabupaten Kutai Kartanegara terindikasi mengalami stunting.
Data ini didapat dari laporan hasil imunisasi di Posyandu setempat berdasarkan catatan tumbuh kembang anak pada setgiap bulannya. Laporan tersebut juga menunjukkan hasil pengecekan keadaan di lapangan terhadap proporsi pertumbuhan anak yang cenderung stagnan dan terlambat.
Atas data ini, Pemerintah Desa (Pemdes) Kota Bangun II menyatakan tengah mengupayakan penanganan serius melalui program kegiatan didesa dengan didampingi langsung oleh jajaran Puskesmas Rimba Ayu dan Posyandu.
"Kita berikan program khusus untuk meningkatkan mutu (gizi) anak selama 3 bulan dari makanan yang bergizi, kita gencarkan secara terus menerus,” ujar Kepala Desa Kota Bangun II, Joko Purnomo.
Dilanjutkannya, pembiayaan untuk penanganan stunting bagi warganya telah terprogram didalam Anggaran Dana Desa (ADD). Anggaran tersebut ditujukan untuk meningkatkan mutu gizi anak terutama dalam kaitan masalah stunting.
Pemdes Kota Bangun II berharap, pihaknya dapat mengatasi masalah stunting melalui upaya peningkatan gizi secara maksimal, disamping upaya lainnya yaitu penguatan dan edukasi terhadap para orang tua agar mengetahui ciri-ciri stunting sedari dini.
"Kami berharap, stunting di Desa Kota Bangun II lekas teratasi, Pemdes menginginkan kedepan anak-anak tidak ada terjangkit stunting lagi," harap Joko. (*sk-4/adv)
Tags:
Dinkes Kukar
gizi buruk
Kesehatan
Kota Bangun
stunting kukar
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu