50 Napi Lapas Tenggarong Lulus Program Tahfidz Qur'an

                                                                                                                                                                                                    Catatan Kota


SISIKOTA.COM- Sabtu (18/1) Bertempat di Lapangan olahraga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong, sebanyak 50 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti program santri, di Pesantren Taubatan Nasuha lingkungan LP, mengikuti prosesi wisuda. 

Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Suparman menyampaikan dalam sambutannya, saat ini, terdaftar sebanyak 114 orang WBP yang mengikuti program santri ini.

"Ini adalah salah satu metode rehabilitasi sosial, dalam bentuk kegiatan kerohanian dan kepribadian yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Tenggarong". Ungkapnya

Sejak pertama kali diresmikan Pesantren Taubatan Nasuha tahun 2022 telah mewisuda sebanyak 136 orang WBP dan menjadi wisuda keempat kalinya.

Kegiatan yang dirangkai dengan tabligh akbar, memperingati isra dan mi'raj Nabi Muhammad SAW ini terkesan istimewa karena dihadiri oleh inspektur Wilayah IV Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Endang Lintang Hardiman serta turut hadir juga Yuliandris Plt Kepala Dinas Sosial Kukar yang mewakili Sekda Sunggono karena berhalangan hadir, dan perwakilan Kemenag Kukar.

"Ustadz Aspian Noor Nurdin yang di daulat memberikan tausiyah dalam tabligh akbar ini," terangnya.

Yuliandris menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap program santri ini.
Dirinya berharap output dari program ini, bisa menghasilkan SDM yang unggul dan menjadi teladan kelak saat kembali ke masyarakat.

Hal senada juga disampaikan oleh Endang Lintang Hardiman, yang menyampaikan bahwa salah satu penyebab tingginya over kapasitas di Lapas/Rutan adalah tinggi tingkat pidana narkoba.

"Dengan program ini saya berharap dapat menjadi pemutus mata rantai peredaran dan penyalahgunaan narkoba di masyarakat," ungkapnya 

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 wita ini dia awali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an kemudian secara berurutan dilakukan prosesi wisuda yang dipimpin oleh Inspektur Wilayah IV Kemeninpas di dampingi oleh Kalapas serta para tamu undangan, pada kesempatan ini juga diberikan penghargaan terhadap 5 orang santri yang telah selesai melaksanakan ujian hafalan Alquran juz 1, juz 29 dan juz 30.

Aspian Noor Nurdin dalam ceramahnya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif dan diharapkan WBP yang mengikuti program ini bisa memberikan mamfaat besar, setelah bebas nanti.(SK-R)

Iklan sisikota.com

Tags:

Kutai Kartanegara