+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Empat Layanan Di RSUD AM Parikesit Mulai Mei Pindah Ke Gedung Baru

Gedung baru RSUD AM Parikesit Tenggarong mulai di operasikan (sisikota)

SISIKOTA.COM – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aji Muhammad Parikesit mulai mengoperasikan gedung baru sejak 27 Mei 2024 lalu.

Direktur RSUD AM Parikesit Tenggarong dr. Martina Yulianti melalui unggahan instagram rsamp.id mengumumkan, pihaknya secara resmi telah mengoperasikan gedung anyar tersebut. Gedung anyar ini merupakan pengembangan dari RSUD AM Parikesit.

Pembangunan dilakukan tepat di samping gedung lama yang telah lebih dulu berdiri. Untuk saat ini, ada empat pelayanan yang sudah resmi berpindah ke gedung baru. Meliputi pendaftaran rawat jalan, farmasi rawat jalan, kasir rawat jalan yang berada di lantai I dan instalasi rehabilitasi medis di lantai II. Sedangkan poliklinik rawat jalan masih berada di gedung lama. Pasien dan yang mendampingi tidak perlu bingung sebab pintu masuk dan keluar masih melalui gedung lama RSUD AM Parikesit.

“Sudah resmi dioperasikan layanannya untuk masyarakat, kami juga akan memantau terus proses perpindahan ini, masyarakat tidak perlu khawatir,” jelas Yuli.

Kata dia proses pemindahan parsial ini akan terus berjalan untuk pemenuhan gedung dan ruangan yang sudah dibangun, semua dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kukar.

Kata dia, sejak kembali membuka pelayanan RSUD Am Parikesit langsung melayani ribuan pasien, baik yang mendaftar secara langsung maupun melalui jalur online. Pemindahan pasien terjadi sejak 23 Mei.

“Karena kita habis libur, Kamis Jumat Sabtu, cukup panjang liburnya, sehingga terjadi penumpukan pasien,” ucapnya.

RSUD AM Parikesit akan terus melakukan pengawasan terkait perpindahan sejumlah layanan di gedung baru dan memungkinkan akan ada perbaikan-perbaikan, khususnya bagi pasien yang telah melakukan pendaftaran secara online.

Dengan adanya perubahan pemindahan layanan terpadu ini, pihaknya akan membuat inovasi guna mempermudah sistem check in bagi pasien yang sudah mendaftar via online, agar tidak terjadi penumpukan pasien. (*sk-4/adv)

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI