+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Pengangguran Di Dominasi Pemuda, Dispora Kukar Siapkan Berbagai Program

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar, Aji Ali Husni (foto: sisikota.com)

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki pengaruh dalam meminimalisir angka pengangguran dan kemiskinan. Hal ini sejalan dengan fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui program prioritas Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin.

 

SISIKOTA.COM – Melalui berbagai kegiatan yang telah dirancang, Dispora Kukar berupaya mengejar target pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran sekaligus menyiapkan pemuda siap kerja di Kukar. Beberapa kegiatan yang dimaksud antara lain adalah Barista Coffee, Wirausaha, barbershop hingga Binlat (Pembinaan dan Latihan) Kepemimpinan TNI/Polri.

 

“Memang kontributor pengangguran terbesar di Kukar saat ini adalah pemuda, untuk itu kami terus siapkan beberapa program, salah satunya program Binlat TNI/Polri ini. Kami memfasilitasi anak-anak atau pemuda yang baru lulus SMA beberapa tahun yang lalu dan usianya masih masuk seleksi TNI/Polri kita fasilitasi prosesnya dan persiapan seleksi sampai mereka menjadi anggota TNI/Polri,” Jelas Aji Ali Husni, Jumat (15/3/2024).

Sampai saat ini, lanjutnya, lulusan Binlat TNI/Polri menunjukkan potensi yang progresif, terbukti dengan bertambahnya profesi yang dibuka, yang sebelumnya hanya TNI AD dan Polisi tahun ini mencakup TNI AL dan TNI AU.

Ali juga mengungkapkan program Binlat ini merupakan lanjutan dari pelatihan Garda Pratama (Pelatihan Satpam). Selain itu, pihaknya juga menyediakan program siap kerja melalui dunia wirausaha yaitu Klinik WPM. “Karena Klinik WPM ini kita bekerja membangkitkan semangat wirausaha, melakukan pelatihan, penguatan, pengembangan, pendampingan mulai dari permodalan sampai penunjang peralatan kita berikan,” bebernya.

Upaya ini dilakukan bukan hanya sebagai bentuk komitmen Dispora menyiapkan Pemuda yang memiliki keterampilan siap kerja namun juga menyediakan lapangan pekerjaan yang bisa berdampak kepada lingkungan secara luas.

“Maka dari itu kita mensupport melalui program pelatihan dan lainnya. Kemudian pembinaan terhadap pemuda di Klinik WPM semakin baik. Hal ini membuktikan bahwa program ini selaras dengan program Kukar idaman,” terangnya .

Ali berharap ketika pemuda sudah memiliki pekerjaan secara tidak langsung mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan yang ada di Kutai Kartanegara. (*sk-4/adv)

 

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI