+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Pesan Mulia Gubernur Isran Noor Dihadapan Para Pengusaha: Jangan (Sampai) Baru Jadi Pengusaha Sudah Mau Beristri 5

Gubernur Kaltim Isran Noor di acara KADIN Kaltim belum lama ini (foto: sisikota.com)

SISIKOTA.COM: Gubernur Kalimantan Timur menggambarkan dengan lugas potensi bisnis yang bisa dikerjasamakan oleh pengusaha dengan Pemerintah Provinsi Kaltim. Salah satunya, bisnis ekspor karbon dioksida. Tapi ada celetukan menarik dari sang Gubernur untuk para pengusaha.

 

“Jangan (sampai) baru jadi pengusaha sudah mau beristri 5” katanya dengan mimik serius di hadapan Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid, Ketua KADIN Kalimantan Timur Dayang Donna Farouk, para perwakilan KADIN se-Indonesia serta puluhan pengusaha yang tergabung dalam KADIN Kaltim belum lama ini di Balikpapan. Celetukan Isran ini langsung disambut tawa renyah serta tepuk tangan seluruh audiens yang hadir dalam acara tersebut. Tampak pula hadir dalam acara tersebut, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono, Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Imam Sugianto M.Si serta Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Tri Budi Utomo.

 

Lewat pernyataannya tersebut Isran Noor seolah ingin menegaskan bahwa betapa banyaknya peluang bisnis yang muncul sejalan dengan dimulainya pembangunan kawasan IKN yang seharusnya mendapatkan atensi lebih serius dari para pengusaha. Menurut Isran Noor, Kaltim masih memiliki banyak peluang usaha yang belum dikelola secara maksimal di berbagai sektor. Karena itu ia ingin KADIN lebih jeli memanfaatkan peluang tersebut. Ia mencermati, KADIN memiliki banyak celah untuk berperan dan berkontribusi membangun perekonomian Kaltim. Salah satunya bisnis di sektor karbon.

 

“KADIN harus memanfaatkan peluang bisnis di sektor (ekspor) karbon” katanya. Pernyataan itu ia sampaikan saat acara Pelantikan Pengurus KADIN Provinsi Kalimantan Timur 16 Agustus 2023 lalu di Grand Ballroom Hotel Novotel Balikpapan. Selain dihadiri oleh Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid beserta sejumlah pengurus pusat KADIN, acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pengusaha dari seluruh provinsi di Indonesia yang tergabung didalam KADIN. Tampak pula hadir beberapa pejabat tinggi wilayah Kaltim termasuk Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono.

 

Gubernur Kaltim Isran Noor sejauh ini memang dikenal memiliki gaya komunikasi cukup unik yang kerap ia tunjukkan baik dalam acara-acara formal maupun interaksinya secara langsung dengan publik. Dalam beberapa kesempatan pernyataan-pernyataannya bahkan terkesan agak nyeleneh dan cukup berani, Misalnya ketika beberapa waktu lalu ia melontarkan pernyataan siap membiayai pembangunan IKN jika pemerintah pusat tak mampu mencari investor.

 

Terkait peluang bisnis ekspor karbon sebagaimana yang disampaikannya pada forum tersebut, Isran nampak ingin memberi titik tekan khusus di hadapan para pengusaha. Ia menyebut, sudah sekitar 32 juta karbon berhasil dihasilkan Kaltim hingga tahun 2020. Ia bahkan juga telah membuka kemungkinan hubungan kerjasama ekspor dengan sejumlah negara termasuk Brazil yang baru saja dikunjunginya.

 

Dilansir dari korankaltim.com, hingga saat ini Kaltim telah memperoleh kompensasi ekspor dari sekitar 29 juta dollar atau setara dengan 500 milyar dari eropa. Nilai sebesar itu menurutnya baru merupakan realisasi kompensasi tahap pertama dan masih akan ada tahap kedua. Harga pasaran karbon ini sendiri di eropa menurut Isran bisa mencapai angka 30 sampai 45 dollar per ton.***(tim redaksi)

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI