+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Ririn Sari Dewi, “Komandan Terbaru Parekraf Kaltim”

Ririn Sari Dewi, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekraf Kaltim (sisikota.com)

Di era kepemimpinan Isran Noor sebagai Gubernur, Ririn menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur untuk Bidang Politik, Hukum dan Keamanan. Alumnus UGM Yogyakarta ini kini diberi amanah menjadi orang nomor satu di dunia kepariwisataan dan ekraf Kaltim.

 

SISIKOTA.COM – Pejabat Gubernur Kalimantan Timur, Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si menunjuk Ririn Sari Dewi, S.IP, M.Si untuk mengisi kekosongan jabatan di pucuk pimpinan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kaltim.

Ririn yang sebelumnya menjabat Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Hukum, Politik dan Keamanan, dilantik sebagai Kepala Dinas Parekraf Kaltim definitif pada Kamis (21/3/2024) di Pendopo Odah Etam, Samarinda. Pelantikan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemprov Kaltim.

Dalam sambutannya, Akmal Malik antara lain menjelaskan, dari 13 jabatan terdapat 8 jabatan yang memerlukan rotasi dengan mempertimbangkan hasil dari asesmen dan isu-isu yang menjadi perhatian seperti lingkungan hidup, perkebunan dan pertambangan, investasi, pemberdayaan masyarakat desa, pengelolaan anggaran, penegakan hukum dan pariwisata.

Sementara itu, Ririn Sari Dewi, sebagaimana dilansir dari akun instagram resmi @dinaspariwisatakaltim, menjabarkan program kinerja yang akan dilakukan usai terpilih yakni, melanjutkan program kerja yang telah ditetapkan serta melakukan inovasi di 10 kabupaten/kota melalui program desa wisata.

“Desa wisata merupakan salah satu program yang digagasoleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam memperkenalkan destinasi wisata kepada wisatawan, selain itu saya akan berkolaborasi dengan seluruh csr perusahaan yanga ada di pengampu kabupaten/kota. Karena kunci kesuksesan suatu desa wisata selain mendapatkan dukungan dari pemerintah, komitmen csr pada masing-masing daerah sangat berpengaruh” jelas Ririn.

Dalam pandangan Ririn, untuk memajukan pariwisata perlu adanya kolaborasi dengan berbagai pihak baik mitra pariwisata, perusahaan swasta, akademisi dan pemerintah.

Pada bagian lain, Ririn juga mengatakan, ia menargetkan membuat event skala nasional maupun internasional. “Karena adanya IKN, menjadikan tantangan tersendiri untuk Pemerintah Kaltim membranding diri” ujarnya.

Menurut Ririn, ia tidak hanya melihat perspektif pariwisata saja tetapi juga pengembangan ekonomi kreatif yang perlu diperhatikan guna memajukan perekonomian Kaltim. (*sk-2)

 

Sumber data: @dinaspariwisatakaltim

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI