+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Hasil Survei CSI: 80,92 Persen Masyarakat Puas dengan Kinerja Edi-Rendi Selama Pimpin Kukar

SISIKOTA.COM – Berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh Curva Survei Indonesia (CSI), menunjukkan masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) puas dengan kinerja kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Edi Damansyah dan Rendi Solihin.

Survei ini digelar oleh CSI pada 19 Januari – 23 Januari 2024 di Kukar, yang merupakan salah satu pusat populasi terbesar di Kalimatan Timur (Kaltim). Kukar dipilih selain karena pertimbangan jumlah penduduk, juga dianggap kini berada di dalam posisi strategis, karena berdekatan dengan lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Terlebih sebagian wilayah Kukar, sekarang menjadi bagian dari IKN. Hal inilah yang membuat Kukar menjadi salah daerah yang disorot dalam Pilkada serentak 2024.

CSI melakukan survey dengan metode stratified multistage random sampling, dengan jumlah sampel  1.200 responden dengan margin of error +/- 2.83% pada tingkat kepercayaan 95%. Klaster survei ini menjangkau 20 kecamatan di Kukar secara proporsional.

CSI juga melakukan teknik pengumpulan data dengan melibatkan pewawancara terlatih melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan teknologi aplikasi digital terhadap responden yang telah terpilih secara acak. Survey ini dimaksudkan untuk mengevaluasi kinerja Pemerintah Kabupaten  (Pemkab) Kukar dan mengukur peta kekuatan elektoral.

Berikut gambaran hasil survey CSI :

1. Tingkat kepuasan kinerja pemerintahan Edi-Rendi adalah 80.92%.

Bila dibedah lebih lanjut per-individu, maka tingkat kepuasan kinerja terhadap Bupati Kukar, Edi Damansyah 81.75% dan tingkat kepuasan kinerja terhadap Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin 74.67%.

2. Bila ditelusuri lebih lanjut, tingkat kepuasan di atas dalam rentang 80% – 70% tadi menyebar dalam beberapa bidang, mulai soal Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama (83.3%), Meningkatkan Kegiatan Keagamaan (82.2%), Pelayanan Kesehatan (81.4%), Pendidikan Terjangkau (79.2%), Menjaga Moral Masyarakat (78.6%), Pelayanan Publik Administratif (79.4%), Menciptakan Kebersihan dan Keindahan (76.3%), Menjaga Kriminalitas dan Menjaga Keamanan (75.3%), Pengelolaan Sampah, Sanitasi, dan Air Bersih (73.2), dan Mengatasi Masalah Listrik yang Sering Padam (74.4%), dan Mengembangkan Potensi Pariwisata (71.5%)

3. Elektabilitas Kandidat dalam Simulasi Bupati Edi Damansyah – Wakil Bupati Rendi Solihin saat berpasangan sebagaimana periode sebelumya (2020-2024) melawan Kotak Kosong, maka hasilnya, 76.5%, kemudian untuk Kotak Kosong 4.3%, dan Tidak tahu/Tidak jawab, 19.2%

4. Di sisi lain mengemuka tantangan soal kebutuhan mendasar bagi masyarakat yang harus dipenuhi.

Mulai Menciptakan Lapangan Pekerjaan  (21.6%), Mengendalikan Harga Kebutuhan Pokok (20.9%), dan Menurunkan Angka Pengangguran dan Kemiskinan (8.8%).

5. Ke depan untuk pengembangan Kukar, masyarakat memiliki aspirasi agar kabupaten ini diarahkan dalam 4 hal, Pusat Pertanian/Perkebunan (21.6%), Pusat Pendidikan (21.6%), Pusat Pariwisata (18.3%), dan Pusat Perdagangan (10.3%).

“Temuan-temuan survei di atas merupakan hasil potret di Bulan Januari 2024. Naik-turunnya penilaian dan persepsi publik terhadap kinerja pemerintah daerah sangat bergantung pada berbagai kebijakan dan dampaknya bagi masyarakat,” ucap Direktur Eksekutif CSI, Hendra Yasin.

Ia menyimpulkan, berdasarkan hasil survei tersebut, diketahui tingkat kepuasan publik yang tinggi terhadap Pemkab Kukar, konsisten dengan raihan elektabilitas Edi Rendi yang juga tinggi. (*sk-3/adv)

700 Milyar, Untuk Genjot Sektor Pertanian Kukar Jadi Lumbung Pangan IKN

Pertanian, perkebunan, dan peternakan adalah sektor kedua terbesar setelah pertambangan yang menjadi fondasi ekonomi Kutai Kartanegara. Sayangnya, masih ada saja petani yang belum tersentuh bantuan.

 

SISIKOTA.COM: – Status Kutai Kartanegara sebagai lumbung pangan bagi Provinsi Kaltim serta daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat pemerintahnya menaruh perhatian besar terhadap sektor pertanian. Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Edi Damansyah dan Rendi Solihin telah berkomitmen untuk menggelontorkan anggaran sebesar 700 milyar untuk mendorong sektor ini terus bergerak.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin mengungkapkan, anggaran senilai 700 Miliar tersebut merupakan yang terbesar sepanjang sejarah Kukar. Anggaran tersebut nantinya akan digunakan berbagai kebutuhan bidang pertanian seperti pembangunan pabrik pupuk, infrastruktur pertanian, (pembuatan) embung dan kebutuhan petani lainnya.

“Ini akan menjawab kegelisahan teman-teman petani, Insya Allah kami terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan seluruh petani di Kukar. ” ucap Rendi Solihin.

Dengan anggaran yang besar tesebut, tambah Rendi, sebagaimana di tahun-tahun sebelumnya, program bantuan kepada petani pun dipastikan tidak akan berhenti di tahun 2024. Rendi meminta kepada kelompok tani untuk mengajukan proposal bantuan guna mengetahui kebutuhan yang diperlukan oleh petani. “Silahkan proposalnya diajukan. Modernisasi pertanian terus kita dorong, ini juga menjadi atensi Pak Bupati kepada kita semua” ujarnya.

Pemkab Kukar dalam beberapa tahun terakhir gencar melakukan modernisasi pertanian, baik terkait alat, maupun metode tanam. Langkah itu juga ditunjang dengan pengerjaan infrastruktur pertanian termasuk jalan.

Kepala Bidang Sarana dan Prasana Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhamad Rifani, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian merupakan program strategis daerah sesuai dengan RPJMD 2022-2026. “Total selama lima tahun mendatang, peningkatan irigasi mencapai 69 kilometer,” ucap Rifani.

Sejak 2022, pemerintah telah membangun 17 kilometer jaringan irigasi dengan anggaran Rp 12 miliar. Pada tahun ini, akan dibangun 11 kilometer irigasi dengan anggaran Rp 17 miliar. Infrastruktur irigasi dibangun dengan tujuan untuk mengatasi masalah petani padi sawah yang kesulitan mengairi sawah saat musim tanam. Selain itu, infrastruktur irigasi ini juga mendukung peningkatan produksi pertanian dengan mengatur pasokan air untuk tanaman padi sawah.

Jaringan irigasi akan berfungsi di lima kawasan pertanian terpadu di enam kecamatan berbeda di Kukar, antara lain Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Kulu, Sebulu, Muara Kaman, dan Marangkayu.

Di Sebulu dan Muara Kaman, sebagian dari irigasi tersebut dibangun di enam desa yakni Sumber Sari, Manunggal Jaya, Cipare Makmur, Sido Mukti, Panca Jaya, dan Bunga Jadi. Luas pertaniannya mencapai 1.520 hektare.

Sedangkan di Tenggarong dan Loa Kulu, infrastruktur dibangun di Bukit Biru, Jahab, Jembayan, Sumber Sari, Sepakat, Ponoragan, dan Rempanga. Luas lahannya 1.216 hektare. Demikian pula halnya dengan di Marangkayu yang dibangun di Santan Ulu, Semangko, dan Sebuntal dengan luas 1.082 hektare.

Adapun di Tenggarong Seberang, ada dua kawasan pertanian terpadu yang bakal dibangun infrastruktur. Kawasan pertama berada di delapan desa yaitu Bangun Rejo, Karang Tunggal, Manunggal Jaya, Bukit Raya, Loa Lepu, Teluk Dalam, Loa Ulung, dan Embalut. Luas lahannya sekitar 1.650 hektare.

Kawasan kedua yaitu Kertabuana, Buana Jaya, Bukit Pariaman, Sukamaju, dan Separi dengan luas lahan 2.160 hektare. Total luas lahan pertanian terpadu di Kukar yang akan adalah 7.628 hektare. (*sk-2/adv)

“Hanya Pemkab Kukar Yang Bisa Mengadakan Event Skala Nasional Di Kampung”

Setidaknya, begitulah pendapat Agus Sunarto, salah seorang pengunjung Pesta Laut Pesisir Nusantara 2024 di kecamatan Samboja. Event tahunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bekerjasama dengan Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) kecamatan Samboja ini berlangsung meriah pada Minggu malam, (03/03/2024) kemarin.

 

SISIKOTA.COM – Pendapat Agus Sunarto bisa jadi ada benarnya. Sebagai warga yang tinggal di daerah yang cukup terpencil, ia merasa bersyukur bisa menikmati suguhan hiburan semacam ini. “Tentu sebagai masyarakat daerah kami bersyukur ada kegiatan seperti ini, karena kapan lagi bisa lihat artis, dan acaranya gratis” ucapnya.

 

Pandangan yang hampir senada juga diucapkan oleh warga lainnya. Samsudin, seorang warga lokal yang datang bersama anak dan istrinya juga merasakan hal yang sama. Tidak hanya terhibur, ia juga bisa sambil mengajak anak dan istrinya untuk menikmati jajanan di sekitar lokasi festival. “Senang bisa bawa anak istri kesini, jajan sambil nonton konser” kata Samsudin.

 

Pesta Laut Pesisir Nusantara 2024 digelar sejak tanggal 2 Maret 2024 lalu. Sejumlah nama populer di dunia hiburan maupun jagad media sosial dihadirkan untuk menghibur masyarakat, diantaranya Guyon Waton, DJ Pehol, Kiki Bintang Pantura, Platina Band, Saus Kacang Band, Satellite MCB, JAS serta Ambo Nay-Hj. Rembulang.

 

Event yang dilaksanakan menyertai ritual Melarung yang merupakan tradisi masyarakat pesisir Samboja Kutai Kartanegara ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kutai Kartanegara. Kecamatan Samboja sendiri merupakan salah satu kecamatan di kawasan pesisir Kukar yang sebagian besar di huni oleh penduduk keturunan Sulawesi dan Jawa. Menjadi nelayan merupakan mata pencaharian utama masyarakat kawasan ini, selain bertani dan berkebun.

 

Pemkab Kukar berharap event semacam ini dapat memberi efek ekonomi yang signifikan bagi para pelaku usaha, utamanya pegadang dan kalangan UMKM lokal, mengingat skala pengunjung yang datang ke acara ini bukan hanya berasal dari Samboja tetapi juga berasal dari kecamatan dan kota terdekat lainnya seperti Samarinda dan Balikpapan.

 

Wakil Bupati kukar, Rendi Solihin yang turut hadir pada puncak kegiatan tersebut kembali menegaskan dukungan pemerintahannya untuk pengembangan usaha masyarakat. “Saya minta tolong lariskan dagangannya, ini untuk mendukung UMKM agar ekonomi kerakyatan kita terus berkelanjutan” ujarnya. Malam itu, Rendi memberikan jaket yang dikenakannya kepada salah satu pengunjung sebagai hadiah khusus.

 

Ia juga mengatakan, bahwa event semacam ini akan terus berkelanjutan sepanjang tahun 2024, menyentuh kecamatan-kecamatan lainnya di Kukar. Pasangan Bupati-Wakil Bupati Edy Damansyah dan Rendi Solihin memang memiliki program yang disebut dengan Kukar Kaya Festival, sebuah program pemberdayaan ekonomi kreatif melalui gelaran event-event seni dan budaya yang menarget komunitas dan para pelaku usaha kreatif di pelosok kecamatan.

 

Pesta Laut Pesisir Nusantara 2024 ini dijadwalkan tetap akan memberikan kesempatan para pelaku usaha untuk menawarkan produknya hingga tanggal 6 Maret 2024 mendatang.(*sk-2/adv)

 

 

 

 

Siswanya Punya Prestasi Seni, SMAN 1 Samboja Dapat Bantuan Alat Musik

SMAN 1 Samboja berharap bakal ada bantuan lanjutan untuk urusan pengembangan kegiatan seni di sekolahnya, salah satunya panggung untuk pentas musik, tari tradisional hingga teater.

 

SISIKOTA.COM: SMA Negeri 1 Samboja, Kutai Kartanegara boleh bangga. Prestasi salah satu siswanya dalam kegiatan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN) tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara beberapa waktu lalu diapresiasi dengan baik oleh Pemerintah Kutai Kartanegara.

 

Senin, (26/02/2024) lalu, melalui Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, Pemerintah memberikan bantuan seperangkat alat musik untuk pengembangan kegiatan seni di sekolah tersebut.

 

Dani Istiharto, Plt. Kepala SMAN 1 Samboja mengungkapkan rasa senang dan terima kasihnya atas bantuan tersebut. Ia berharap, bantuan tersebut bisa semakin memotivasi para guru dan siswa-siswinya untuk meningkatkan prestasi. “Mudah-mudahan kami bisa diberi kepercayaan dan kemampuan untuk merawat menjaga alat-alat yang telah diberikan, sehingga bisa bermanfaat” ucapnya.

 

Dani Istiharto juga berharap bakal ada bantuan lainnya, salah satunya panggung untuk berbagai aktivitas siswa, baik untuk pentas musik, tari tradisional hingga teater. “Oleh karena itu mungkin mudah-mudahan nanti Pak Rahmat (Rahmat Dermawan, tokoh Samboja-Red) dan pak Wakil Bupati bisa membantu melengkapi fasilitasnya” harap Dani.

 

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin berkunjung ke Kecamatan Samboja dalam rangka melakukan silaturahmi dengan masyarakat secara langsung, selain juga mewakili Pemerintah Kutai Kartanegara menyerahkan beberapa bantuan alat musik untuk sekolah, kelompok dan paguyuban yang ada di kecamatan yang wilayahnya akan ditarik masuk dalam wilayah otorita IKN tersebut.

 

Dalam kunjungan tersebut, Rendi Solihin juga berkesempatan menyerahkan bantuan alat musik kepada Pengurus Komite Ekonomi Kreatif (KEKRAF) Kecamatan Samboja.

 

Kepada awak media Rendi menjelaskan, pihaknya meyakini ini akan menjadi modal besar untuk pemuda-pemudi Kukar ke depannya dalam kaitan kehadiran Ibu Kota Nusantara di wilayah tersebut.

 

Rendi juga mengatakan, bantuan semacam ini kepada sekolah adalah bentuk langkah dan upaya Pemerintah untuk memberikan fasilitas pengembangan kepada sekolah-sekolah yang ada di Kukar. “(jadi Bukan hanya program akademik tapi non akademik juga, karena pengembangan otak kanan anak-anak kita itu menjadi sangat penting” ujar Wakil Bupati berusia 32 tahun ini.(*sk-2/adv)

Ganjar Pranowo Konsolidasi Di Kutai Kartanegara, Temui Relawan Hingga Silaturahmi Ke Sultan Kutai

SISIKOTA.COM: Calon Presiden no urut 3 yang diusung PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo mengunjungi Kalimantan Timur selama 5-7 Desember 2023. Agendanya selain melakukan konsolidasi dengan para calon anggota legislatif (caleg) dan relawan, Ganjar juga dijadwalkan akan bersilaturahmi ke Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martapura.

 

Menurut Koordinator Direktorat Pangkalan Data dan Survey Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud Kabupaten Kutai Kartanegara, M. Suria Irfani, kunjungan Ganjar ke Kukar bukan semata terkait agenda Pilpres 2024 melainkan juga untuk bertemu sekaligus meminta izin doa dan restu dari Sultan Kutai Kartanegara.

 

“Sebagai wilayah dengan sejarah kerajaan hindu tertua di Nusantara, wajarlah Pak Ganjar datang berkunjung ke Kutai Kartanegara, terkhusus datang ke Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martapura. Beliau perlu bersilaturahmi, meminta izin, doa dan restu kepada Sultan” kata Irfani.

 

Irfani menilai, kunjungan Ganjar tersebut menunjukkan Ganjar Pranowo seorang yang memiliki adab yang tinggi dan mulia dalam memandang dan memaknai sejarah panjang perjalanan negeri ini. Penghormatan Ganjar terhadap Kesultanan Kutai Kartanegara merupakan bukti konkret betapa pentingnya kedudukan Kutai Kartanegara di mata dan hati seorang Ganjar Pranowo.

 

“Belum lagi (kalau) kita bicara fakta bahwa sudah teramat banyak sumbangsih bumi Kutai Kartanegara bagi kemajuan pembangunan republik ini. Kontribusi kekayaan sumber daya alamnya terhadap pundi-pundi devisa negara selama republik ini berdiri sungguh luar biasa” ujar Irfani.

 

Ganjar Pranowo tiba di Balikpapan pada 5 Desember 2024 dan dijadwalkan mengunjungi Kutai Kartanegara pada rabu 6 Desember 2023 usai salat subuh di masjid Aswaja Balikpapan dan jogging bareng menuju Lapangan Merdeka. Kunjungan ini merupakan rangkaian kampanye Ganjar dan Mahfud MD jelang pelaksanaan pilpres bulan Februari 2024 mendatang.

 

Pukul 08.00 wita Ganjar akan bertolak dari kota Balikpapan menuju Kutai Kartanegara menggunakan jalur darat. Perjalanan darat ini sekaligus akan dimanfaatkan untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur dan lingkungan di Kaltim serta berinteraksi dengan masyarakat. Pukul 10.00 wita diperkirakan Ganjar Pranowo tiba di pusat kota Tenggarong dan langsung menyinggahi Kedaton Kesultanan Kutai untuk menemui Sultan Kutai Kartanegara Ing Martapura, Haji Aji Arifin Praboe beserta seluruh keluarga dan kerabat Kesultanan.

 

Selain menemui Sultan Kutai, Ganjar melakukan beberapa agenda kunjungan di Tenggarong, antara lain berziarah ke komplek pemakaman raja-raja Kutai, melaksanakan salat dzuhur di salah satu masjid di Tenggarong dan mencoba aneka kuliner khas Kutai di rumah makan Tepian Pandan. Usai santap siang, capres yang diusung oleh koalisi PDI Perjuangan, PPP, Hanura dan Perindo tersebut menemui sekaligus memberikan motivasi dan arahan kepada sejumlah relawan dan caleg dari seluruh partai koalisi yang datang dari berbagai kota/kabupaten di Kaltim yaitu Samarinda, Bontang, Kutai Timur termasuk Kutai Kartanegara.

 

Sore harinya, Ganjar bertolak ke kota Samarinda. Disana ia akan menjalani beberapa agenda kampanye seperti blusukan ke pasar tradisional, menemui sejumlah tokoh agama, relawan dan kaum milenial. Ia juga akan melakukan jogging bersama di Samarinda pada Kamis 7 Desember 2024 serta menjadi pembicara pada sebuah kuliah umum sebelum nanti meninggalkan Kaltim untuk melanjutkan agenda kampanye di daerah lain.***(Tim Redaksi)

Aulia Rahman Sarankan Mahasiswa Ubah Mindset, Jangan Cari Kerjaan Di IKN Tapi Ciptakan Lapangan Kerja Di IKN

SISIKOTA.COM: Sebuah pandangan menarik disampaikan oleh pengusaha muda Kaltim, Aulia Rahman Basri dalam sesi Seminar nasional yang dihelat oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda (sabtu, 11/11) kemarin.

 

“Mindsetnya harus berubah. Jangan cari kerjaan di IKN tetapi kita yang harus menciptakan lapangan pekerjaan di IKN” tukas Aulia yang disambut riuh tepuk tangan ratusan audiens mahasiswa di Gedung Hexagon Fakultas Teknik Unmul.

 

Menurut Aulia, momentumnya kini telah tiba untuk tidak lagi sekedar ikut berkolaborasi melainkan harus sudah memegang kunci kolaborasi. Karena itu ia mengajak seluruh mahasiswa untuk lebih bisa melihat momentum sekaligus peluang di IKN selaku pemain bisnis dan bukan sebagai penonton belaka.

 

“Salah satu masalah kita saat ini adalah belum mampu mendefinisikan diri kita sendiri. Mau muncul sebagai siapa? menjadi apa? Apalagi kalau dikaitkan dengan IKN” urai pengusaha muda kelahiran Kota Bangun, Kutai Kartanegara ini. Bagi Aulia, modal dasar menjadi pengusaha itu setidaknya ada 2 yaitu menguasai informasi dan menguasai diri sendiri, karena itu ia menilai self improvement menjadi sangat perlu.

Dari kiri: Aulia Rahman Basri (berdiri), Dr. Suwito M,Kes dan Prof. Dr. Thamrin

(foto: sisikota.com)

Alumnus Fakultas Kedokteran Univ. Hasanudin Makasar ini, saat ini dikenal sebagai salah satu pengusaha muda yang tengah bersinar namanya. Aktivitas bisnisnya memang tidak terlalu banyak di kaltim. Sejauh yang bisa ditelusuri, Aulia menjalankan bisnis transportasi pertambangan antar pulau dan memimpin PT. Biomas Energy Mahardika, sebuah perusahaan yang bergerak dalam sektor distribusi dan pengolahan bio energi. Perusahaan ini saat ini merupakan pemegang kontrak suplai bio energi berupa tandan kosong sawit ke Pabrik Semen Tonasa di Pangkep, Sulawesi Selatan.

 

Seminar Nasional bertema “Bertransformasi Bersama : Pengembangan Diri dan Inovasi Industri Menyambut Ibu Kota Baru” tersebut mendudukkan 3 narasumber yaitu Aulia Rahman Basri yang juga adalah Ketua KADIN Kutai Kartanegara, Direktur Pelayanan Dasar Badan Otorita IKN Dr. Suwito, SKM, M.Kes serta Wakil Dekan 1 Fakultas Teknik Univ. Mulawarman Prof. Dr. Ir. Thamrin, ST, MT.

 

Sudut pandang kritis juga sempat dihadirkan oleh Prof. Thamrin dalam sesi pemaparannya. Doktor Teknik Sipil lulusan Univ. Hasanudin Makasar ini menyoroti sisi ironik antara gebyar pembangunan kawasan IKN dengan realitas pembangunan infrastruktur Kaltim yang menurutnya belum banyak berubah.

 

“Kondisinya tidak jauh beda, yang berubah hanya di sekitar kawasan IKN saja” paparnya. Kondisi jalan antar kota/kabupaten yang masih banyak rusak, pasokan listrik yang belum merata, harga bahan pokok dan barang kebutuhan dasar masih mahal termasuk fenomena antrian BBM yang mengular bagi Thamrin adalah suatu pemandangan ironik.

Penyerahan cinderamata kepada narasumber didampingi oleh Kepala Prodi Teknik Industri Unmul dan Pengurus HMTI Unmul (foto: sisikota.com)

Di lain sisi, ia juga berharap keadaan tersebut tetap harus dilihat sebagai tantangan dan peluang bagi mahasiswa teknik industri Kaltim untuk berperan lebih besar dan aktif sebagai kolaborator pembangunan Kaltim dan IKN. Menurutnya, mahasiswa bisa mengambil peluang sekaligus menjawab tantangan dari kondisi ironik tersebut dengan berperan menciptakan teknologi tertentu yang menyokong kebutuhan teknis pembangunan di IKN.***(Tim Redaksi)

 

 

Pesan Mulia Gubernur Isran Noor Dihadapan Para Pengusaha: Jangan (Sampai) Baru Jadi Pengusaha Sudah Mau Beristri 5

SISIKOTA.COM: Gubernur Kalimantan Timur menggambarkan dengan lugas potensi bisnis yang bisa dikerjasamakan oleh pengusaha dengan Pemerintah Provinsi Kaltim. Salah satunya, bisnis ekspor karbon dioksida. Tapi ada celetukan menarik dari sang Gubernur untuk para pengusaha.

 

“Jangan (sampai) baru jadi pengusaha sudah mau beristri 5” katanya dengan mimik serius di hadapan Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid, Ketua KADIN Kalimantan Timur Dayang Donna Farouk, para perwakilan KADIN se-Indonesia serta puluhan pengusaha yang tergabung dalam KADIN Kaltim belum lama ini di Balikpapan. Celetukan Isran ini langsung disambut tawa renyah serta tepuk tangan seluruh audiens yang hadir dalam acara tersebut. Tampak pula hadir dalam acara tersebut, Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono, Kapolda Kaltim Irjen Pol Drs. Imam Sugianto M.Si serta Pangdam VI/Mulawarman Mayjen Tri Budi Utomo.

 

Lewat pernyataannya tersebut Isran Noor seolah ingin menegaskan bahwa betapa banyaknya peluang bisnis yang muncul sejalan dengan dimulainya pembangunan kawasan IKN yang seharusnya mendapatkan atensi lebih serius dari para pengusaha. Menurut Isran Noor, Kaltim masih memiliki banyak peluang usaha yang belum dikelola secara maksimal di berbagai sektor. Karena itu ia ingin KADIN lebih jeli memanfaatkan peluang tersebut. Ia mencermati, KADIN memiliki banyak celah untuk berperan dan berkontribusi membangun perekonomian Kaltim. Salah satunya bisnis di sektor karbon.

 

“KADIN harus memanfaatkan peluang bisnis di sektor (ekspor) karbon” katanya. Pernyataan itu ia sampaikan saat acara Pelantikan Pengurus KADIN Provinsi Kalimantan Timur 16 Agustus 2023 lalu di Grand Ballroom Hotel Novotel Balikpapan. Selain dihadiri oleh Ketua KADIN Indonesia Arsjad Rasjid beserta sejumlah pengurus pusat KADIN, acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan pengusaha dari seluruh provinsi di Indonesia yang tergabung didalam KADIN. Tampak pula hadir beberapa pejabat tinggi wilayah Kaltim termasuk Kepala Badan Otorita IKN Bambang Susantono.

 

Gubernur Kaltim Isran Noor sejauh ini memang dikenal memiliki gaya komunikasi cukup unik yang kerap ia tunjukkan baik dalam acara-acara formal maupun interaksinya secara langsung dengan publik. Dalam beberapa kesempatan pernyataan-pernyataannya bahkan terkesan agak nyeleneh dan cukup berani, Misalnya ketika beberapa waktu lalu ia melontarkan pernyataan siap membiayai pembangunan IKN jika pemerintah pusat tak mampu mencari investor.

 

Terkait peluang bisnis ekspor karbon sebagaimana yang disampaikannya pada forum tersebut, Isran nampak ingin memberi titik tekan khusus di hadapan para pengusaha. Ia menyebut, sudah sekitar 32 juta karbon berhasil dihasilkan Kaltim hingga tahun 2020. Ia bahkan juga telah membuka kemungkinan hubungan kerjasama ekspor dengan sejumlah negara termasuk Brazil yang baru saja dikunjunginya.

 

Dilansir dari korankaltim.com, hingga saat ini Kaltim telah memperoleh kompensasi ekspor dari sekitar 29 juta dollar atau setara dengan 500 milyar dari eropa. Nilai sebesar itu menurutnya baru merupakan realisasi kompensasi tahap pertama dan masih akan ada tahap kedua. Harga pasaran karbon ini sendiri di eropa menurut Isran bisa mencapai angka 30 sampai 45 dollar per ton.***(tim redaksi)

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI