+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Era Ferry Tradisional Segera Berakhir, Jembatan Sebulu Dibangun Tahun Ini

Bakal tak ada lagi pemandangan kapal kayu menyeberangi sungai mahakam sambil mengangkut 3-4 mobil diatasnya. Bakal tak ada lagi desing suara bising mesin dari buritan kapal. Sebuah jembatan modern akan dibentangkan di Sebulu Modern.

 

SISIKOTA.COM – Jika tak ada aral melintang, harapan masyarakat kecamatan Sebulu untuk punya jembatan yang menghubungkan mereka secara langsung ke seberang sisi sungai Mahakam, akan terwujud pembangunannya tahun ini.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dikabarkan segera membangun jembatan penghubung di kecamatan ini. Anggaran tahap pertamanya telah disiapkan di APBD-Murni Kukar tahun 2024 ini senilai Rp203 Miliar. Nilai tersebut akan digunakan antara lain untuk biaya perencanaan pembangunan struktur jembatan, pembebasan lahan, termasuk membangun jalan pendekat di kedua sisi jembatan.

Untuk membangun struktur jembatan ini sendiri, Pemkab Kukar pada tahap selanjutnya telah mengalokasikan lagi anggaran sebesar Rp500 miliar.

Penghubung 3 Kabupaten

Pembangunan jembatan ini memang masuk ke dalam prioritas pembangunan strategis Pemkab Kukar pada 2024. Pemerintah ingin menuntaskan masalah konektivitas di Kutai Kartanegara.

Jika sudah terbangun, jembatan yang menurut rencana akan berlokasi di desa Sebulu Modern ini tidak hanya menjadi penghubung antara sisi kedua sisi sungai Mahakam, namun juga sekaligus akan menjadi titik penghubung untuk dua kabupaten lain yang menjadi tetangga Kutai Kartanegara, yaitu Kabupaten Kutai Barat dan Kutai Timur.

Jika memperhatikan peta wilayah, Jalur transportasi ekonomi memang akan menjadi lebih efektif dan efisien jika jembatan Sebulu ini sudah ada. Kutai Timur dan Kutai Kartanegara menjadi lebih memungkinkan untuk saling bertukar produk pertanian dan perikanan dengan lebih cepat. Demikian pula halnya dengan Kutai Barat yang banyak menghasilkan produk perkebunan.

Sektor lainnya yang juga mungkin akan langsung terbuka lebih lebar adalah pariwisata dan ekonomi kreatif. Dengan adanya jembatan tersebut, peluang untuk lebih banyak menerima kunjungan wisatawan juga besar.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin mengatakan, seluruh persiapan dan proses pembangunan jembatan pun telah dilakukan pemerintah. Pada 2023 lalu, pembebasan lahan di kedua sisi lokasi Jembatan hampir rampung. Jika tidak ada kendala, proses selanjutnya adalah peletakan batu pertama.

“Terbaru disiapkan anggaran Rp10 miliar sebagai penunjang pembangunan jembatan,” ucap Rendi. (*sk-3/adv)

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI