+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Setelah Kedang Ipil, DPMD Kukar Persilahkan Desa Lainnya Untuk Ajukan Pengakuan Masyarakat Hukum Adat

SISIKOTA.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kutai Kartanegara memberikan keterangan mengenai kelanjutan proses verfikasi Pengakuan Masyarakat Hukum Adat (MHA) di Desa Kedang Ipil Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara.

“Melalui DPMPD Provinsi sudah menyatakan inventarisir masyarakat hukum adat Desa Kedang Ipil,” terang Arianto, Kepala DPMD Kukar pada Sabtu (25/5/2024).

Ia melanjutkan, ada beberapa tahap untuk pengakuan dan perlindungan MHA, selain mempertahankan tradisi kebudayaaan dan menarik wisatawan, juga dapat dijadikan sebagai media pembelajaran secara riset dan penelitian.

Kata dia, untuk daerah Kukar sejauh ini yang tengah ditindaklanjuti secara serius oleh DPMPD Kaltim ialah Desa Kedang Ipil, karena secara eksistensi maupun berdasarkan riset desa tersebut telah memenuhi syarat sebagaimana ketentuan.

Sementara itu, untuk daerah lainnya seperti di Kecamatan Tabang yang kaya akan budaya dan adat istiadat akan menyusul.

Masyarakat Adat adalah sekelompok orang yang hidup secara turun temurun di wilayah geografis tertentu, memiliki asal usul leluhur atau kesamaan tempat tinggal, identitas budaya, hukum adat, hubungan yang kuat dengan tanah dan lingkungan hidup.

Arianto juga mengatakan, pihaknya sangat terbuka jika desa-desa, kelurahan hingga kecamatan lain juga berkeinginan diinventarisasi untuk diakui sebagai Masyarakat Hukum Adat.

“Saat ini kami tengah menunggu Perda dari DPRD dan menunggu penetapan terkait dengan Masyarakat Hukum Adat, melalui perda itu dapat dibenahi dan disesuaikan nantinya,” tutup Arianto. (*sk-4/adv)

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI