+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Tanggapan Positif dari Peserta Pelatihan Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Disdikbud Kukar

SISIKOTA.COM – Kegiatan pelatihan guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) mata pelajaran Bahasa Indonesia yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar).

Kegiatan yang digelar pada Senin (10/6/2024) di Hotel Grand Fatma Tenggarong mendapat tanggapan positif dari para peserta.

Pelatihan ini dihadiri oleh ratusan guru SMP Bahasa Indonesia dari berbagai sekolah di Kabupaten Kukar, yang semuanya bersemangat untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajaran mereka.

Salah satu peserta, Anggi yang merupakan guru dari SMPN 06 Muara Muntai mengungkapkan rasa senangnya bisa ikut serta dalam pelatihan ini.

“Menurut saya bagus terkait kegiatan ini selain melatih kompetensi, ini merefresh lagi kita semua, terutama guru-guru bahasa Indonesia agar meningkatkan lagi kompetensi dari guru-guru bahasa selain juga ilmu sastra untuk kita semua,” ujarnya dengan antusias.

Dia menambahkan, karena kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, hala ini samgat efektif karena ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar guru SMP dari berbagai sekolah.

“Ini juga meningkatkan kebersamaan kita semua, karena disini saya juga belajar dari bapak ibu guru yang baru, kebetulan saya juga baru jadi kita berkenalan dan berkumpul disini,” papar Anggi.

Tanggapan positif juga datang dari Marissa, salah seorang guru di SMPN 1 Tenggarong. Menurutnya, materi yang disampaikan dalam pelatihan ini sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi para guru saat ini.

“Sangat menarik dan bagus untuk saya, mengingat saya adalah guru yang baru meniti karir. Jadi ini adalah kesempatan yang bagus untuk saya,” ucapnya.

Selain itu, ia juga mengapresiasi upaya Disdikbud Kukar dalam mengundang narasumber yang kompeten dan berpengalaman.

“Saya merasa gugup karena pertama kali. Tetapi saya akan menikmatinya,” ujarnya. (*sk-3/adv)

Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Upaya Disdikbud Kukar Kearah Pembinaan Guru yang Inovatif

SISIKOTA.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kegiatan peningkatan kompetensi guru melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia.

Kegiatan ini berlangsung pada 13-15 Juni 2024 di Hotel Grand Fatma Tenggarong, dengan dihadiri oleh ratusan guru Bahasa Indonesia dari seluruh sekolah di Kabupaten Kukar.

Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Kurikulum Disdikbud Kukar Baharuddin menyampaikan pentingnya peningkatan kompetensi guru untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

“Setelah mengikuti MGMP, mereka bertambah wawasan dan ilmunya. Kemudian bisa memperbaiki pembelajaran, serta memperbaiki pelajaran bahasa indonesia di sekolah masing-masing,” ucapnya kepada media ini, Kamis (13/6/2024).

Kegiatan MGMP Bahasa Indonesia ini mencakup berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan pengajaran saat ini, seperti metode pembelajaran yang inovatif, penggunaan teknologi dalam pembelajaran, serta strategi penilaian yang efektif.

Para narasumber yang diundang adalah akademisi dan praktisi pendidikan yang berpengalaman di bidangnya.

“Supaya para peserta bisa menguasi semua teknologi-teknologi terbaru yang berkaitan dengan pembelajaran. Salah satunya penggunaan laptop, dan IT. Itu adalah upaya Disdikbud Kukar untuk menuju para guru yang inovatif dan kreatif,” seru Baharuddin.

Selain itu, Baharuddin berharap kegiatan MGMP ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin untuk mendukung peningkatan kompetensi guru.

“Dengan kompetensi guru yang semakin baik, kami optimis kualitas pendidikan di Kutai Kartanegara akan semakin meningkat,” tambahnya. (*sk-3/adv)

Joko Sampurno: Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Guna Meningkatkan Kualitas Pendidikan Kukar

SISIKOTA.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan kegiatan peningkatan kompetensi guru melalui Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat SMP untuk mata pelajaran bahasa Inggris.

Acara ini berlangsung pada Minggu (9/6/2024) di Hotel Grand Fatma Tenggarong diikuti oleh 200 guru Bahasa Inggris dari berbagai SMP di wilayah Kukar.

Dalam sambutannya, Kepala Bidang Kurikulum, Pengembangan Bahasa dan Sastra, Perizinan Pendidikan, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar Joko Sampurno menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru untuk menghadapi tantangan pendidikan di era digital.

“Dengan adanya kegiatan ini, yang pertama guru-guru bahasa inggris semakin profesional dan yang kedua mereka akan mencarikan formulasi-formulasi yang tepat di dalam proses pembelajaran bahasa inggris yang efektif,” ujarnya.

Kegiatan ini mencakup berbagai sesi pelatihan dan workshop yang dipandu oleh para ahli pendidikan dan praktisi berpengalaman di bidang pengajaran bahasa Inggris. Materi yang disampaikan meliputi teknik pengajaran yang efektif, penggunaan media digital dalam pembelajaran, serta strategi evaluasi pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum terbaru.

Dia menambahkan dengan mengikuti kegiatan ini, guru-guru diharapkan mampu memahami karakter para siswa/siswi di sekolah. Pasalnya, menurut Joko Sampurno kemampuan para siswa/siswi tidak sama, begitu pun dengan proses pembelejarannya.

“Mungkin mereka pandai dengan verbal dan visual juga. Ada yang sebagai konseptor ada juga yang orator. Karena bahasa inggris harus memahami dua-duanya,” jelasnya.

Oleh karena itu, Joko Sampurno berharap melalui kegiatan MGMP ini, para guru dapat terus meningkatkan kompetensi mereka dan pada akhirnya meningkatkan kualitas pendidikan di Kukar.

“Dari metode pembelajaran sebelumnya tidak akan sama lagi ketika sudah mengikuti pelatihan yang sudah di adakan oleh Disdikud kukar. Artinya lebih kretif, inovatif dan varisai,” tutupnya. (*sk-3/adv)

SMPN 2 Tenggarong Ikuti Ragam Kegiatan Sebagai Pengembangan Kompetensi Guru

SISIKOTA.COM – Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 (SMPN 2) Tenggarong Yunus mengatakan bahwa guru-guru diharuskan untuk mengikuti beberapa program pengembangan pendidik.

Kata Yunus beberapa program tersebut seperti program guru penggerak yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dalam lokakarya bersama, meningkatkan kompetensi sebagai pemimpin pembelajaran yang berpusat pada murid dan pengalaman belajar mandiri dan kelompok terbimbing, terstruktur, dan menyenangkan.

Dia juga mengatakan bahwa guru penggerak bukan hanya sekedar menerima teori saja, tetapi praktik lapangan juga diterapkan secara maksimal.

“Kemudian saat ini guru-guru kami banyak yg sudah mengikuti pengembangan guru penggerak dan sudah menjadi pekerja praktik” ujarnya saat diwawancarai sisikota pada (16/5/2024).

Ia melanjutkan, sebagai pengembangan minat diluar sekolah para guru-guru juga diikutsertakan dalam komunitas belajar (kombel) selama 2 kali dalam sebulan.

Didalam kombel tersebut para pendidik berdiskusi bagaimana mengatasi kesulitan pembelajaran selama dilapangan, lalu dilakukan diskusi intensif dan secara bersama menemukan langkah solutif.

“Kami juga tengah mengembangkan kegiatan manajemen guru seperti guru menulis, belajar berbasis digital yang bisa online atau offline jadi memang dimaksimalkan,” tambahnya.

Melalui program tersebut kata dia akan menjadikan guru-guru tidak hanya pandai dalam mengajar melainkan mengembangkan kompetensi diluar kelas seperti peningkatan soft skill.

Dengan adanya program guru yang kompeten menjadikan pendidik memiliki sinergitas dan kolaborasi dengan siswa dalam mewujudkan visi dan misi sekolah.

“Selain daripada itu didukung dengan adanya merdeka belajar dalam mengukur kekompakan siswa dan guru untuk membangun pendidikan yang unggul dan mandiri,” tutupnya. (*sk-4/adv)

Disdikbud Kukar Gelar Peningkatan Kompetensi Pengawas Sekolah Tahun 2024

SISIKOTA.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Pengawas Sekolah di lingkungan Kukar tahun 2024, di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Kamis (16/5/2024).

Acara pelatihan ini diikuti oleh 54 peserta yang tergabung dari sekolah-sekolah tingkat SD/SMP di 18 kecamatan Kukar. Dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan pengawas sekolah dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Kepala Bidang Kurikulum, Pengembangan Bahasa dan Sastra, Perizinan Pendidikan, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar Joko Sampurno dalam sambutannya menyatakan bahwa peningkatan kompetensi pengawas sekolah merupakan langkah strategis untuk memastikan mutu pendidikan yang lebih baik.

Dia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini di agendakan berdasarkan Peraturan Menteri Nasional (Permendiknas) nomor 12 Tahun 2007 tentang standar Pengawas Sekolah/Madrasah.

“Pengawas sekolah itu memiliki 6 kompetensi, selain kompetensi kepribadian, sosial, supervisi manajemen, supervisi akademik, evaluasi pendidikan, maupun penelitian dan pengembangan. Sehingga didalam kegiatan ini mereka paling tidak mengupgrade baik pengetahuan, maupun hal-hal baru yang menyangkut tugas dan fungsinya sebagai pengawas sekolah,” ujarnya.

Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari penguatan kurikulum, manajemen sekolah, hingga penggunaan teknologi dalam pengawasan pendidikan. Para narasumber yang dihadirkan adalah ahli dan praktisi berpengalaman di bidang pendidikan, yang memberikan wawasan serta strategi praktis kepada para peserta.

Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang memungkinkan para pengawas sekolah untuk berbagi pengalaman dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang mereka hadapi di lapangan.

Joko berharap bahwa melalui peningkatan kompetensi ini, para pengawas sekolah dapat menjalankan peran mereka dengan lebih profesional dan berdampak signifikan pada peningkatan kualitas pendidikan di Kukar.

Selain itu, kata dia dengan adanya program ini, diharapkan kualitas pendidikan di Kukar dapat terus meningkat, serta sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi.

“Harapan kami, paling tidak kegiatan ini diikuti dengan sungguh-sungguh. Agar kemudian memberikan nilai tambah bagi mereka, sehingga mereka nantinya memiliki nilai lebih daripada guru dan kepala sekolah yang menjadi pembinaannya. Jadi mereka kalau mempunyai pengetahuan, pemahaman yang lebih maka akan disegani oleh kepala sekolah dan guru,” tutupnya. (*sk-3/adv)

Kepala SDN 002 Tenggarong: “Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Bermanfaat Jadi Ajang Tukar Pengalaman Mengelola Sekolah”

SISIKOTA.COM – Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai kartanegara (Kukar) Ismid, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan peningkatan kompetensi kepala sekolah dasar yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.

Dia menyambut baik program pelatihan dan peningkatan kompetensi yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini, yakni dimulai Senin 13-15 Mei 2024, di Hotel Grand Fatma Tenggarong.

Menurutnya, program ini sangat bermanfaat bagi para kepala sekolah dalam meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan manajerial mereka dalam mengelola sekolah. Ismid juga menambahkan, pelatihansemacam ini juga sangat bermanfaat untuk mendapatkan wawasan baru dan bertukar pengalaman dengan sesama kepala sekolah.

“Ini memang yang ditunggu untuk kepala sekolah adanya kegiatan seperti ini. Tetapi ini tidak semuanya karena ini baru 18 kecamatan cuma diwakilkan saja masing-masing kecamatan 3 aja, tetapi ini sudah baik sekali,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan secara berkelanjutan, dengan jumlah pesertanya bisa ditingkatkan lagi supaya menyasar di seluruh sekolah-sekolah yang ada di Kukar.

Selain itu, dia pun berharap melalui program ini, para kepala sekolah dapat menjadi agen perubahan yang mampu menghadapi berbagai tantangan di dunia pendidikan, sehingga dapat berdampak positif pada peningkatan mutu pendidikan dan prestasi siswa di Kabupaten Kukar.

“Apalagi sekarang ini luar biasa tuntutan untuk jadi kepala sekolah, banyak hal yang memang yang di amanahkan pada kami juga dari kementerian,” paparnya.

“Dengan kegiatan ini kami dapat materi-materi dari  penyajinya nanti, baik yang dari Samarinda dan Bontang. Mudah-mudahan nanti berbagi ilmu positif bisa kami terapkan disini dengan baik,” timpalnya. (*sk-3/adv)

Disdikbud Kukar Gelar Program Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah Dasar

SISIKOTA.COM – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menggelar program pelatihan dan peningkatan kompetensi bagi kepala sekolah dasar.

Acara yang berlangsung di Hotel Grand Fatma Tenggarong pada tanggal 13 Mei 2024 ini dihadiri oleh 54 kepala sekolah dari berbagai SD di 18 Kecamatan Kukar, dengan masing-masing perwakilan 3 Kepala Sekolah SD di setiap kecamatan.

Kepala Bidang Kurikulum, Pengembangan Bahasa dan Sastra, Perizinan Pendidikan, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar Joko Sampurno menyampaikan, kegiatan peningkatan kompetensi ini mengacu kepada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 13 tahun 2007 tentang standar kepala sekolah/madrasah.

Menurut dia, regulasi tersebut mengharuskan kepala sekolah memiliki kompetensi, yakni kompetensi kepribadian, kompetensi manajerial, kemudian kompetensi supervisi, kompetensi kewirausahaan, dan kompetensi sosial.

“Sebagai kepala sekolah agar bisa memanage, mereka ini harus memiliki kompetensi tadi. Sehingga kalau terjadi permasalahan-permasalahan di sekolah, mereka dapat mencarikan solusi yang terbaik untuk permasalahan-permasalahan yang timbul di sekolah tersebut,” ujarnya.

Melalui serangkaian sesi diskusi, workshop, dan pelatihan praktis, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan manajerial mereka dalam mengelola sekolah.

Selain itu, dia menungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan di Kukar.

“Peningkatan kompetensi ini tentunya tidak terlepas dari misi Bupati Kukar Edi Damansyah, yaitu peningkatan sumberdaya manusia yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung selama tiga hari ini juga akan menghadirkan beberapa narasumber ahli di bidang pendidikan dan manajemen sekolah.

Diharapkan, melalui kolaborasi dan pembelajaran bersama, para kepala sekolah dapat menjadi agen perubahan yang mampu menghadapi berbagai tantangan di dunia pendidikan.

Program peningkatan kompetensi kepala sekolah dasar ini merupakan salah satu upaya konkrit dari Disdikbud Kukar dalam meningkatkan kualitas pendidikan sebagai investasi masa depan generasi bangsa.

“Selain berkompeten dalam mencarikan solusi terhadap permasalahan yang ada di sekolah. Mereka ini harus menjadi contoh tauladan di sekolah dan di masyarakat,” pungkas Joko. (*sk-3/adv)

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI