+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Dua Hafidza Asal Kota Bangun Berangkat Umroh, Hadiah Dari Wabup Kukar

SISIKOTA.COM – Seperti biasa pada acara-acara bersama masyarakat, Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, selalu membagi-bagikan hadiah untuk warganya.

Dalam kegiatan Safari Ramadhan bertajuk “Ramadhan Keren” di Desa Liang Ulu, Kecamatan Kota Bangun hari Minggu (24/3/2024) lalu, Rendi kembali membagi-bagikan sejumlah bingkisan dan hadiah secara langsung kepada masyarakat.

Dalam Safari Ramadhan yang dikemas pula menjadi acara tabligh akbar tersebut, hadir beberapa ulama kondang tanah air diantara Habib Abdurrahman bin Syihab, Gus Azmi dan Gus Hafidz. Bersama Rendi dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Kukar, ketiga ulama tersebut berbaur melantunkan puji-pujian islami bersama ribuan masyarakat yang hadir di halaman Masjid Al Ukhuwah, Kota Bangun.

Yang menarik, selain membagikan beberapa bingkisan, Wakil Bupati Kukar juga meminta dua orang jamaah perempuan untuk menghafalkan beberapa ayat suci Al-Qur’an. Meski pada awalnya agak terbata-bata mengingat hafalannya, kedua warga Kota Bangun tersebut akhirnya dapat membacakan hafalan Al-Qur’an-nya dengan baik.

“Insya Allah dua-duanya berangkat Umroh. Semoga pulang dari sana (Tanah Suci), langsung lancar hafal Al-Quran,” ujar Rendi dengan disambut tepuk tangan dan ucapan syukur dari jemaah yang hadir.

Diakui Rendi, ia merasa terharu dan bangga, pasalnya baru di kecamatan Kota Bangun ada penghafal Al-Qur’an yang berani tampil langsung.

“Ini malam pertama, langsung ada penghafal Al Quran 30 Juz,” serunya.

Selain memberikan hadiah khusus berupa umroh, Rendi juga memberikan hadiah berupa bingkisan kepada masyarakat yang telah melakukan tadarus Al-Quran. Yakni diberikan kepada masyarakat yang telah tadarus Al-Quran 10 dan 20 Juz.

“Bagi yang sudah membaca sampai 10 dan 20 Juz langsung dapat hadiah, teman-teman panitia bisa diberikan langsung yang telah berdiri tadi,” tutupnya. (*sk-3/adv)

365 Miliar, Anggaran Untuk Kota Bangun Sepanjang Tahun 2023

Menyempatkan mampir dan menyisir sungai di kawasan Desa Wisata Pela, Kecamatan Kota Bangun, Wakil Bupati Rendi Solihin meninjau perkembangan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

 

SISIKOTA.COM- Dari tujuh kecamatan yang ada di wilayah pedalaman Kutai Kartanegara, kecamatan Kota Bangun merupakan kecamatan yang mendapatkan porsi anggaran paling besar. Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin dalam kesempatan kunjungannya ke Desa Pela, salah satu desa wisata yang ada di Kota Bangun.

“Sepanjang tahun 2023, Kecamatan Kota Bangun mendapat alokasi anggaran sebesar Rp365 miliar. Anggaran tersebut untuk memenuhi sejumlah kebutuhan layanan dasar,” ujar Rendi.

Ditambahkan Rendi, sampai dengan tahun 2024 ini, infrastruktur jalan dan jembatan maupun infrastruktur kesehatan dan pendidikan menjadi fokus utama pembangunan di Kecamatan Kota Bangun.

“Ini masih menjadi perhatian, terkait konektivitas jalan dan jembatan. Ada Rp69 miliar yang disiapkan Pemkab Kukar. Anggaran tersebut terbagi di beberapa wilayah, tapi saya bisa pastikan terdampak ke seluruh desa,” ungkapnya.

Politisi asal PDI Perjuangan tersebut juga menyampaikan, bahwa program andalan Pemkab Kukar yaitu Kukar Idaman akan terus berlanjut di tahun ini, walaupun pada beberapa bagian target dari program itu sendiri sebenarnya telah tercapai.

“Khusus di Desa Pela memang banyak bantuan yang diperuntukkan bagi sektor wisata. Namun, selain desa wisata, harusnya ada bantuan perikanan juga, maka segera usulkan proposal ke pemerintah, akan kami tunggu,” imbaunya.

Ada hal yang menarik pula dari kunjungan Rendi Solihin ke desa wisata Pela ini. Saat melintasi sungai Pela, terlihat beberapa ekor Pesut Mahakam yang memang masih terdapat habitatnya di desa tersebut nampak muncul ke permukaan sungai. Hewan endemik tersebut berenang di sekitar perahu yang ditumpangi oleh Rendi beserta jajaran pegawai Pemkab Kukar lainnya.

Rendi pun terlihat takjub dengan pemandangan tersebut. ia mengakui,baru kali itulah dirinya melihat Pesut Mahakam secara langsung.

“Alhamdulillah, mantap sekali, keren. Ini pengalaman sangat luar biasa, bisa melihat dan disambut Pesut Mahakam di desa Pela” ujarnya. (*sk-3/adv)

Rendi Safari Ramadhan Di Kota Bangun: “Saya Dan Pak Bupati Bagi Tugas”

Di sela-sela agenda safari ramadhannya, Rendi Solihin memberikan informasi yang cukup terang soal tidak bersamaannya jadwal kunjungan antara ia dengan Edi Damansyah selama ramadhan kali ini.

 

SISIKOTA.COM – Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin seolah memberi sinyal terang terkait mengapa dirinya dengan Bupati Edi Damansyah jarang terlihat bersama dalam kegiatan-kegiatan pemerintah daerah belakangan ini.

Di lawatan kelilingnya dalam rangka Safari Ramadhan di Desa Liang Ulu Kecamatan Kota Bangun Minggu (24/3/2024) kemarin, Rendi memberi sedikit penjelasan kepada masyarakat mengenai hal tersebut.

“Saya dan Pak Bupati bagi tugas, agar bisa menjangkau lebih banyak masyarakat di bulan Suci Ramadan, karena kita tahu sendiri daerah Kukar ini sangatlah luas,” jelasnya saat menyampaikan sambutan di tengah ribuan masyarakat yang turut menghadiri kegiatan tabligh akbar di masjid Al Ukhuwah.

Rendi merasa bersyukur kembali bisa datang ke Kota Bangun sekaligus menyelenggarakan tabligh akbar karena menurutnya hal ini merupakan janjinya kepada masyarakat. “Akhirnya bisa terealisasi tabligh di sini” ucapnya.

Safari Ramadhan yang bertajuk Ramadhan Keren ini di inisasi oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan menghadirkan sejumlah ulama kondang seperti Gus Azmi, Habib Abdurrahman bin Syihab dan Gus Hafidz.

Tingginya antusias masyarakat Kota Bangun mendatangi tabligh akbar tersebut sempat membuat Habib Abdurrahman kagum sekaligus memuji Rendi Solihin.

“Luar biasa ini Pak Wakil Bupati, masyarakat memenuhi tempat ini, semoga semua mendapatkan keberkahan,” ucapnya dalam pembukaan ceramah.

Dalam kesempatan ceramahnya tersebut, tokoh ulama yang menjadi panutan banyak orang di berbagai kota tersebut mengajak seluruh jamaah untuk menyisipkan doa bagi Wakil Bupati dan pemimpin daerah lainnya.

“Kita doakan Pak Wakil mendapatkan payung safaat dari Nabi Muhammad SAW, memayungi kehidupannya, keluarga, dan anak istrinya. Dijauhkan dari bala dan segala fitnah dunia, seperti Allah SWT menjaga para Nabinya, Amin,” ucap Habib Abdurrahman.

Habib Abdurrahman juga mengingatkan seluruh jamaahnya agar memanfaatkan bulan suci ramadhan sebaik mungkin.

“Ramadhan merupakan bulan keberuntungan untuk kita, bulan ini dipenuhi banyak keuntungan. Jadi, tahun ini kita harus untung, jangan rugi terus kita. Apalagi kita sudah mengerti, sudah tahu dari pemerintah, tahu dari ulama, yang selalu mengingatkan bahwa ini adalah hadiah dari Allah SWT, yakni Bulan Ramadan,” tambahnya. (*sk-3/adv)

Kalau Kualitas Jalan Ke Kota Bangun Bagus Mungkin Pela Akan Lebih Ramai

SISIKOTA.COM : Pela adalah desa yang tak punya jalanan. Dari ujung ke ujung, di desa yang sebagian besar di huni masyarakat suku banjar ini hanya ada jembatan kayu ulin yang menjadi akses utama warganya jika ingin saling mengunjungi atau menerima kunjungan tamu dari luar desa.

Karena itu, jangan berharap akan menemukan mobil di desa ini. Alat transportasi utama warga Pela jika ingin bepergian keluar adalah perahu mesin atau ketinting dalam istilah lokalnya. Sementara itu di dalam desa mereka menggunakan sepeda atau sepeda motor yang dikendarai diatas jembatan sepanjang desa. Iya, desa ini memang tak punya daratan. Pela terletak di muara danau Semayang, satu dari tiga danau terbesar di pulau Kalimantan. Sebuah desa yang sebenarnya sangat eksotik.

Dari Pela, kita bisa dengan leluasa menyaksikan sunrise atau sunset. Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) desa ini biasanya akan menyiapkan perahu lalu mengantar wisatawan yang  ingin ke tengah danau. Di perairan desa ini pula kita akan punya kemungkinan berjumpa dengan sekawan ikan lumba-lumba air tawar yang langka itu. Orang lokal menyebutnya dengan istilah ikan Pesut. Desa yang secara geografis masuk dalam wilayah kecamatan Kota Bangun ini relatif memang punya banyak kelebihan dibandingkan dengan desa-desa lainnya yang ada di kawasan pedalaman Kutai Kartanegara. Ditambah lagi, mereka memiliki Supyan Noor dan Alimin.

Supyan Noor adalah Kepala Desa di Pela. Sudah dua kali ia terpilih. Warga sangat hormat padanya. Ia cukup luwes bergaul dengan berbagai kalangan, selain juga sangat dekat dengan warganya sendiri. Ada pula Alimin, partner sang Kades dalam mempromosikan desa mereka sebagai desa wisata. Keduanya cukup lincah berkomunikasi dengan berbagai pihak, baik itu pemerintah setempat atau kalangan perusahaan. Supyan Noor dan Alimin juga berjejaring dengan berbagai komunitas dan pelaku pariwisata didaerah lain selain juga gencar melakukan promosi desanya di sosial media. di facebook, Supyan Noor dikenal dengan nama eyang sepoeh. Kerja keras keduanya diganjar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2022 lalu. Desa Pela masuk dalam 50 Desa Wisata Terbaik. Mas Menteri Sandiaga Uno bahkan kabarnya diam-diam juga sudah mengunjungi desa ini.

Sayangnya, Pela punya masalah sendiri. Hanya sedikit wisatawan yang mau berkunjung ke desa indah ini. Kendalanya adalah infrastruktur jalan. Akses untuk menuju desa ini via darat hanyalah melewati kota Tenggarong, Ibukota Kutai Kartanegara. Masalahnya adalah kondisi dan kualitas jalan yang bisa menghubungkan kita ke desa Pela ini harus bikin kita mikir keras. Jalannya sempit, rusak di beberapa titik dan merupakan jalur yang juga dilintasi oleh kendaraan-kendaraan berat pengangkut batu bara, kayu dan minyak sawit. Paling tidak, kita harus menyediakan waktu tempuh kurang lebih 1,5 sampai 2 jam untuk bisa sampai di Kota Bangun, pintu masuk Desa Pela via jalur darat. Dari Kota Bangun, kita harus melanjutkan perjalanan ke Pela via sungai dengan waktu kurang lebih 15 menit.

“Kita berharap Pemkab Kukar terkhusus dinas terkait dapat membantu fasilitas jalan menuju desa kami” kata Supyan Noor. Sebuah permintaan yang sangat wajar. Pela sudah menasional tentu saja ia ingin Pela semakin ramai oleh kunjungan wisatawan. (*red)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI