+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Pegawai Diskop UKM Harus Dibekali Pengetahuan Soal Koperasi Dan Kewirausahaan

SISIKOTA.COM – Peningkatan kapasitas dan kompetensi ASN menjadi hal yang tak bisa ditawar guna mendukung keberhasilan kinerja pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tak terkecuali juga pada Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kutai Kartanegara.

Sebagai OPD yang bertugas membina dan mengembangkan lembaga koperasi dan wirausaha masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di bidang ini diharapkan memiliki kualitas pengetahuan dan pemahaman yang cukup sebelum melakukan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat.

Salah satu cara untuk meningkatkan kompetensi ASN di Diskop UKM Kutai Kartanegara (Kukar) adalah dengan meningkatkan hard skill dan soft skill. Hard skill adalah keterampilan seseorang untuk mengerjakan tugas-tugas berdasarkan kemampuan teknisnya. Sedangkan soft skill merupakan keterampilan personal yang berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam soal manajemen dan komunikasi.

Menurut Sekretaris Diskop UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor, pengembangan kompetensi ASN tersebut dilakukan sesuai bidang tugas yang telah diamanati. Dengan hal tersebut, diharapkan kapasitas dan kapabilitas ASN di Diskop UKM akan naik kinerjanya.

Di tahun-tahun sebelumnya, Kata Thaufiq, ada keharusan ASN untuk berkontribusi nyata sesuai penugasan yang dia emban selama masa kerjanya. Diskop UKM sendiri, telah melakukan evaluasi kinerja pada setiap triwulan. Sebelumnya evaluasi ini dilakukan dalam kurun waktu satu tahun sekali.

“Kinerja tersebut harus disesuaikan. Sebab  ini akan berjenjang dan dievaluasi oleh Kepala Dinas,” jelasnya kepada sisikota pada Rabu (27/3/2024).

Terdapat 43 indikator, menurut Thaufiq, yang harus diampu oleh ASN guna mencapai tingkatan kompetensi yang tinggi, termasuk diantaranya keberhasilan menjalan tugas pokok secara maksimal yang dibuktikan dengan kehadiran ataupun kinerja selama bertugas di kantor dan aktivitas di lapangan.

Terkakit dengan tugas-tugas bidang kewirausahaan, Thaufiq mengatakan, pihaknya juga mengembangkan kompetensi kewirausahaan setiap ASN, sebagaimana Diskop UKM harus memberikan contoh berniaga, maka sebelum mengedukasi masyarakat pihaknya harus lebih dulu paham dan terpelajar akan hal tersebut.

Hal yang dimaksud oleh Sekretaris Diskop UKM ini berupa mengikuti pelatihan yang bertujuan membentuk ASN memiliki kualitas dan kompetensi di bidang pengelolaan koperasi dan kewirausahaan.

“Sebelum kami memberikan edukasi masyarakat berwirausaha, dari ASN harus dibekali dahulu secara teori maupun praktik berwirausaha agar termanajemeni dengan baik,” ujar Thaufiq.

Tahun 2023 lalu, Diskop UKM Kukar telah menerapkan kinerja tersebut. 80% hasilnya menunjukkan dalam kategori sangat baik. (*sk-4/adv)

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI