+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Agak Out of Box Nih, Inspektorat Kukar Bikin Lomba Baca Puisi Dan Tarsul Dengan Tema Anti Korupsi

Jarang-jarang memang ada kantor pemerintah yang berani begini. Kantor Inspektorat Daerah Kutai Kartanegara bikin lomba baca puisi dan tarsul Kutai dengan tema anti korupsi. Sub temanya “Berani Jujur, Hebat!”

 

SISIKOTA.COM: Kantor Inspektorat Daerah Kutai Kartanegara membuat terobosan cukup keren di awal tahun ini. Dalam kaitan peringatan ulang tahun Inspektorat ke-44 tahun 2024, jumat (23/02/2024) kemarin, instansi pengawasan keuangan daerah ini menggelar event bertajuk Gebyar Inspektorat. Event tersebut diselenggarakan di halaman kantor dengan melibatkan unsur internal maupun eksternal kantornya.

 

Ada bazaar kuliner tradisi yang dipajang di halaman parkir kantor. Bazaar ini dikelola oleh para pegawai internal Inspektorat. Menunya cukup beragam dan yang terpenting sangat tradisional. Pengunjung yang datang ke lokasi akan menemukan berbagai jajanan khas lokal yang memang terkenal lezat. Jajanan tradisional khas Kutai kebanyakan biasanya bercita rasa manis, seperti Apam, kue dari tepung yang biasanya disantap dengan mencelupkannya ke kuah manis berbahan santan dan gula merah. Ada pula ubi rebus. Ubi rebus di Kutai biasanya disajikan bersama ikan asin dan sambel yang gurih dan pedas.

 

Yang juga menarik dari event ini, digelar pula lomba membaca tarsul yang diperuntukkan bagi pelajar sekolah. Tarsul adalah seni tradisi Kutai berupa syair yang dilagukan mirip orang mengaji. Biasanya berisikan nasihat-nasihat atau imbauan baik kepada orang lain. Selain Tarsul, dilaksanakan pula lomba baca puisi tingkat pelajar yang mengkhususkan temanya mengenai anti korupsi atau kejujuran.

 

Cukup besar animo para pelajar terhadap kegiatan ini. Belasan pelajar dari berbagai sekolah di kota Tenggarong turut berpartisipasi. Beberapa siswa dan guru pendamping yang kami temui di lokasi juga memberikan tanggapan yang positif terhadap gagasan digelarnya lomba ini. Ulfa, seorang ibu yang turut mendampingi anaknya mengikuti lomba baca puisi mengatakan, kegiatan semacam ini dapat turut membantu memacu semangat anak-anak dalam memperdalam pengetahuan.

 

“Jadi kanak-kanak ndik cuma tahu pelajaran sekolahnya maha tapi belajar jua soal pengetahuan yang lain, soal budayakah, soal hukumkah, soal pemerintahankah. Makin rancak makin baik acara tegak ni” ujarnya dalam bahasa Kutai. (jadi, anak-anak tidak hanya tahu tentang pelajaran sekolahnya saja tetapi juga belajar mengenai pengetahuan yang lain, apakah itu soal budaya, soal hukum, soal pemerintahan. Makin sering makin bagus acara seperti inired)

 

Kepala kantor Inspektorat Kukar, Heriansyah dalam sambutan singkatnya pada acara tersebut mengatakan, ia memang sengaja menghadirkan konten acara yang tidak biasa semacam ini, sebab ia ingin mensosialisasikan peran dan fungsi Inspektorat sebagai lembaga yang bertanggung jawab mengawasi anggaran keuangan pembangunan di daerah. Momentum ini ia manfaatkan juga untuk mengenalkan kepada kalangan anak muda bahwa fondasi kerja kantornya adalah prinsip dan budaya kejujuran.

Heriansyah, Inspektur Daerah Kutai Kartanegara (sisikota.com)

“Tahun ini, anggaran pembangunan Kukar itu besar sekali, 13 triliun. Sudah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk mengawasinya. Supaya apa? supaya tepat sasaran sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyakarat” kata Heri.

 

Heriansyah yang juga merupakan menantu dari Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ini menjelaskan, salah satu alasan kenapa ia menyertakan unsur budaya dalam kegiatannya ini adalah karena budayalah yang sesungguhnya bisa menjaga prinsip-prinsip moral di masyarakat.

 

“Saya ingin adik-adik ini nantinya terus bersama kami. Mereka akan kami libatkan dalam tiap kegiatan-kegiatan kantor, memberikan suguhan seni dan budaya sesuai bakatnya, agar budaya lokal tetap terjaga” lanjutnya. Dengan hal tersebut ia berharap tumbuh prinsip budaya yang kuat di kalangan aparatur dan generasi muda, terutama budaya malu untuk korupsi.

 

Kegiatan yang dipandu MC Viola Melinda ini tadi malam ditutup dengan pembagian hadiah untuk para pemenang lomba serta penampilan musik dari solois Suryakustik dan Sastrawan Dedi Nala Arung yang membacakan sajak.**(Tim Redaksi)

 

 

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI