+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Bupati Kukar: Air Bersih Dan Penerangan Jadi PR Kita Bersama

SISIKOTA.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah mengharapkan, Kukar Emas Berbudaya yang menjadi tema dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 Kabupaten Kutai Kartanegara tahun ini, akan mampu mengubah pola pikir dan budaya sosial masyarakat di Kutai Kartanegara khususnya menyangkut masa depan Kukar.

“Yang terpenting ialah arah birokrasi, target kinerja kita dibutuhkan kecepatan dan ketangkasan,” ujarnya di hadapan seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat dan pengurus Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pada forum Musrenbang tersebut, Senin (1/4/2024).

Edi menginginkan, Musrenbang tersebut dapat memperbarui database berkenaan dengan dokumen perencanaan yang dibutuhkan oleh pihak eksekutif maupun legislatif daerah sebab akan dibutuhkan untuk menyusun rencana pembangunan Kukar hingga 20 tahun ke depan.

Struktur ekonomi Kukar yang saat ini masih ditopang oleh minyak, gas dan batubara dirasa tidak akan mampu bertahan dan dirasakan oleh generasi Kukar selanjutnya. Oleh karenanya, menurut Edi, topangan struktur ekonomi tersebut harus segera diubah secara serius.

“Fokus utama Kukar berada di sektor peningkatan sumber daya alam pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif” ujarnya.

Selain menegaskan hal tersebut, Bupati Kukar mengingatkan seluruh jajarannya mengenai masih adanya masalah-masalah yang secara faktual belum terealisasi. Edi Damansyah memberikan peringatan terkait pelayanan kepada masyarakat yang belum memadai, baik itu pelayanan administratif maupun pelayanan yang bersifat substantif.

“Yang menjadi PR (pekerjaan rumah) kita bersama (adalah) penanganan air bersih dan penerangan.  Penanganan air bersih dan penerangan semua tertera dalam Program Kukar Idaman,” tegasnya.

Musrenbang 2024 ini diharapkan menjadi sebuah pokok pikiran dalam membawa arah baru kemajuan pembangunan di Kutai Kartanegara, sebab mulai tahun ini pula Kukar akan menjadi penopang IKN dalam hal ketahanan pangan dan pariwisata yang notabene menyangkut seluruh elemen Nasional. (*sk-4/adv)

Musrenbang RPJPD 2025-2045, Pemkab Kukar Fokus Proyeksi Kukar Emas Berbudaya

SISIKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 Senin, (1/4/2024) kemarin.

Kegiatan yang dilaksanakan di gedung Puteri Karang Melenu Tenggarong tersebut dihadiri oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh Camat  se-Kukar.

Dalam pemaparannya, Sekda Kukar Sunggono menyampaikan evaluasi capaian kinerja RPJPD 2005-2025 menunjukkan Kukar meraih predikat sangat tinggi berdasarkan tolok ukur sebagaimana dimaksud dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 600.2.1/1570/SJ.

Dijelaskan oleh Sunggono, saat ini Kukar akan fokus pada permasalahan pembangunan yang berkenaan dengan praktik pembangunan tidak berkelanjutan, ketimpangan pendidikan dan kesehatan, instabilitas sosial dan politik, kolaborasi pembangunan yang belum optimal, ketergantungan ekonomi, ketimpangan pembangunan antar wilayah, ketersedian infrastuktur dan tercetusnya nilai budaya lokal.

“Tahun 2045 akan diproyeksikan penduduk Kukar meningkat, ini akan berpengaruh pada daya dukung pangan dan daya dukung air,” tambahnya. Ia juga berharap RKPD dan RPJPD Kukar dapat berjalan sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan guna menyongsong visi dan misi Kukar Emas Berbudaya.

Visi Kukar Emas dan Berbudaya sebagaimana RPJPD 2025-2045 menurut Sunggono, adalah Kukar yang memiliki Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita setara dengan negara maju, sumber daya manusia yang terampil dan berdaya saing di tingkat nasional, disamping terwujudnya pelestarian dan intergrasi nilai-nilai budaya.

Tema utama RPJPD kali ini memang adalah “Kukar Emas Berbudaya, Pusat Pangan, Pariwisata dan Industri Hijau yang Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan”. (*sk-4/adv)

Di Anggana, Sekda Kukar Sosialisasikan Program Beasiswa Dan GEMA

SISIKOTA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, Sunggono menyampaikan sejumlah Program Kukar Idaman di hadapan warga masyarakat Anggana, termasuk program di sektor pendidikan.

Disampaikannya, Pemkab Kukar membuka kesempatan bagi putra-putri Kukar yang ingin menimba ilmu agama dan pengetahuan lainnya, dengan memanfaatkan Beasiswa Kukar Idaman. Beasiswa tersebut, bukan hanya dapat dimanfaatkan oleh pelajar dengan jalur prestasi tetapi disediakan juga untuk pelajar berstatus yatim piatu.

Sejalan dengan program ini, Pemkab Kukar sudah lebih dulu menjalin kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik yang ada di Kalimantan Timur (Kaltim) maupun di Pulau Jawa dan Sulawesi. “Intinya Pemkab Kukar tak ingin ada anak Kukar yang tidak sekolah,” tegasnya.

Selain itu, ada juga Program Gerakan Etam Mengaji Al-Qur’an (GEMA), yang di dalamnya terdapat program Satu Desa Satu Hafiz dan Satu Dai.

Program ini diadakan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Kukar yang unggul, berakhlak mulia dan berbudaya.

Ia berharap, kunjungan silaturahmi tersebut dapat meningkatkan sinergisitas dengan masyarakat yang ada di tingkat kecamatan dan desa. Sebab, sinergisitas bakal diperlukan untuk bersama-sama membangun Kukar yang lebih sejahtera. Melalui visi misi Kukar Idaman mewujudkan masyarakat Kukar yang sejahtera dan berbahagia.

“Mari kita semua bersama-sama berupaya meningkatkan pembangunan SDM yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya,” pungkasnya

Kunjungan Sunggono sekaligus untuk menyalurkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk kecamatan dan sejumlah desa. Di antaranya penyerahan Akta Yayasan Rumah Ibadah, bantuan hibah rumah ibadah, perlengkapan ibadah, dan puluhan paket sembako untuk warga pra sejahtera.

“Pantau terus program Kukar Idaman, dan manfaatkan untuk kemajuan kita,” serunya.

Kunjungan Sunggono sekaligus untuk menyalurkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk kecamatan dan sejumlah desa. Di antaranya penyerahan Akta Yayasan Rumah Ibadah, bantuan hibah rumah ibadah, perlengkapan ibadah, dan puluhan paket sembako untuk warga pra sejahtera. (*sk-3/adv)

Masjid Perlu Dikelola Secara Profesional, Pemkab Kukar Siap Bantu

SISIKOTA.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara, Sunggono mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar siap membantu masjid-masjid di seluruh wilayahnya dalam mengaplikasikan pola pengelolaan masjid yang lebih profesional.

Hal tersebut ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja di masjid Al Maghfiroh Desa Anggana belum lama ini.

Menurutnya, Pemkab Kukar memiliki komitmen untuk memberikan bantuan dengan target agar rumah ibadah berstatus hukum jelas. Target itu berangkat dari pemahaman bahwa masjid bukan hanya berfungsi sebagai wadah untuk beribadah, melainkan juga menjadi tempat bertemunya para ulama dan umara.

Bahkan lebih dari itu, ia menjelaskan, masjid juga menjadi wadah pertemuan sesama umat dengan berbagai status sosial. Oleh karena itu, profesionalisme pengelolaan masjid perlu dilaksanakan dengan baik. Mulai dari penyediaan air bersih, imam, muazin, penceramah, termasuk legalitas masjid harus diperhatikan.

“Masjid perlu dikelola dengan baik dan profesional, Pemerintah Kukar mendorong hal ini. Untuk itu Pemkab Kukar membantu dalam penerbitan Akta Yayasan Rumah Ibadah,” terangnya.

Bentuk profesionalitas yang dimaksud oleh Sekda Kukar tersebut bukan hanya menyangkut fungsi umum seperti penyediaan sarana dan prasarana melainkan juga menyangkut fungsi khusus seperti fungsi manajerial dan mu’amalah atau pelayanan kepada umat.

Pemkab Kukar memang terus mengupayakan agar rumah-rumah ibadah di wilayahnya secara bertahap memiliki legalitas yang lebih jelas, salah satunya dengan mendorong statusnya berada dibawah perlindungan badan hukum berupa yayasan rumah ibadah.

Sunggono berharap, semua pihak dapat bekerjasama dan saling membantu untuk memakmurkan masjid, serta berupaya membangun warga masyarakat di lingkungan sekitar dengan peradaban masjid. (*sk-3/adv)

Kejari Selamatkan Rp 1,7 Miliar Uang Kasus Tipikor Ke Pemkab Kukar

SISIKOTA.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menyelamatkan uang daerah sebesar Rp.1.768.795.075,00 dari dua kasus tindak pidana korupsi (tipikor) yang terjadi di Kukar. Uang itu pun kini telah di transfer kembali ke kas daerah Pemkab Kukar.

Dua kasus tipikor yang dimaksud tersebut yakni pembangunan embung desa Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang dan Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Desa Muara Salung, Kecamatan Tabang.

Dalam acara resmi penyerahan pengembalian uamg kerugian negara yang dilaksanakan di Aula Kejari Kukar Selasa (26/3/2024) tadi, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kukar, Ari Bintang Prakosa Sejati menerangkan, untuk kasus pembangunan embung desa dapat diselamatkan uang negara sebesar Rp. 1.596.795.075,00 dari terpidana atas nama Roby Muhid Chair bin Abdul Muhid Chair dan kawan-kawan. Di lain pihak, dari kasus pengelolaan APBDes Muara Salung tercatat ada Rp. 172.000.000,00 uang negara yang dapat diselamatkan kembali dari terpidana atas nama Liah Hingan anak dari Hingan.

“Kedua kasus tindak pidana korupsi yang berhasil menyelamatkan uang daerah dengan total Rp.1.768.795.075,00 dan sudah ditransfer melalui rekening kas daerah pemkab Kutai Kartanegara,” jelas Ari.

Sementara itu, Bupati Kukar, Edi Damansyah dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya dan kerja keras Kejari Kukar dalam menyelamatkan uang daerah.

“Penyerahan dana ini merupakan bukti nyata komitmen dan sinergitas antara Pemkab Kukar dan Kejari Kukar dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,” ujarnya.

“Dana yang diserahkan juga merupakan hasil dari upaya Kejari Kukar dalam melakukan penyelesaian perkara Tipikor yang terjadi di wilayah Kukar dan dana tersebut telah dikembalikan pada 8 Maret 2024,” pungkas Edi dalam sambutannya. (*sk-3/adv)

Sunggono Berharap Kompetensi Anggota Satpol PP Ditingkatkan Sesuai Kebutuhan Organisasi

SISIKOTA.COM – Dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang dilaksanakan Kamis (21/3/2024) lalu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono menyampaikan harapannya agar kompetensi anggota Satpol PP dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Jabatan Kepala Satpol PP Kukar kemarin beralih dari pejabat lama, Heldiansyah kepada Kepala Satpol PP yang baru dilantik, Arfan Boma Pratama.

Dalam sambutannya mewakili Pemerintah Daerah, Sunggono menyampaikan ucapan terima kasih dan mengapresiasi kinerja Kasatpol PP terdahulu, khususnya dalam mengawal pelaksanaan pesta demokrasi di Kukar yang berjalan sukses dan lancar.

“Terimakasih pak Heldi dan seluruh pejabat di Satpol PP sudah melaksanakan tugasnya dengan baik, semoga apa yang telah dilaksanakan bisa menjadi keberkahan dan bernilai ibadah,” ujarnya.

Sekda Kukar tersebut melanjutkan, berdasarkan undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, akan ada kebijakan tentang rencana rekrutmen pegawai non ASN. Oleh karenanya, ia berharap di masa yang akan datang aparatur yang berada di Satpol PP, khususnya yang namanya sudah terdaftar dan bekerja selama puluhan tahun bisa mengikuti seleksi dan mempersiapkan diri dari sekarang.

“Sehingga nanti bisa diterima sesuai dengan kompetensinya, berkenaan dengan hal itu saya titipkan kepada Kasatpol dan bagian kepegawaian untuk menginventarisir secara detail, secara lengkap semua data yang berkenaan dengan teman-teman pegawai non ASN yang ada di Satpol PP,” katanya.

Sunggono juga menambahkan, kedepan dibawah kepemimpinan Kasatpol PP yang baru kompetensi anggota Satpol PP bisa terus ditingkatkan untuk menunjang kinerja guna mensukseskan program pembangunan di wilayah Kukar.

“Mudah-mudahan nanti secara bertahap bisa direncanakan untuk peningkatan kompetensi. Meskipun tidak seluruhnya PPNS, namun bisa juga kompetensi yang lain sesuai dengan kebutuhan organisasi,” harapnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kukar yang baru, Arfan Boma Pratama mengajak segenap jajaran di lingkungan Satpol PP Kukar untuk saling bahu membahu dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, sehingga kedepan akan muncul sosok Satpol PP yang humanis sekaligus egaliter.

“Bantu saya, mari sama-sama kita bersinergi, berkolaborasi dan berelaborasi. Sehingga dalam menjalankan mandataris tugas-tugas kita di satpol PP bisa berjalan dengan sebagaimana mestinya,” ucap Boma.

Menurut Boma, ke depan apa yang menjadi tugas dan fungsi Satpol PP khususnya yang berkaitan dengan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) akan semakin berat, apalagi dengan adanya IKN yang bisa dipastikan akan menghadirkan para investor.

“namun semua itu dikatakannya harus diimbangi dengan situasi trantibum yang aman dan kondusif dalam rangka mensukseskan perkembangan investasi yang ada,” demikian ujar Boma. (*sk-3/adv)

Sunggono: Jaga Kekompakan Dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan

Pimpinan boleh datang dan pergi namun sistem harus tetap berjalan sesuai rule-nya untuk mencapai cita-cita dan tujuan yang telah ditetapkan.

 

SISIKOTA.COM – Jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara kemarin harus rela melepas dr. Martina Yulianti yang kini ditugaskan lebih fokus memimpin RSU. AM. Parikesit Tenggarong. Sebelumnya, dr. Martina Yulianti Sp. PD, FINASIM, M. Kes (MARS) merangkap jabatan cukup lama sebagai Direktur rumah sakit sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, Sunggono yang hadir memberikan sambutannya pada acara serah terima jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara Senin (18/3/2024) kemarin menyatakan apresiasinya atas darma bakti, kesungguhan dan komitmen Martina selama memimpin Dinkes Kukar.

“Saya mengucapkan apresiasi kepada pejabat sebelumnya Martina Yulianti atas darma bakti, kesungguhan dan komitmennya selama memimpin Dinkes kurang lebih lima tahun, yang pada awal menjabat telah diuji dengan pandemi Covid-19 namun, alhamdulillah kita semua dapat melaluinya,” ujarnya.

Sunggono menilai, telah banyak capaian bahkan prestasi yang disumbangkan oleh bidang kesehatan untuk wilayah Kukar khususnya. Karena itu, ia berharap pejabat penggantinya dapat melanjutkan dan mempertahankan hal-hal baik yang sudah dicapai sebelumnya.

Tanggung jawab pembangunan bidang kesehatan cukup berat dan sangat tergantung pada kinerja multi stakeholders. Oleh sebab itu lanjut Sunggono, sangat penting untuk terus menjaga kebersamaan dan kekompakan agar tetap dalam satu perahu dan satu tujuan.

“Jaga terus kekompakan baik di internal Dinas Kesehatan, seluruh RSUD, dan seluruh UPTD yang berada di bawah Dinas Kesehatan,” sambungnya.

Sebagai pengganti Martina, Bupati Edi Damansyah menunjuk Ns. Kusnandar, SST, M. Adm. Kes selaku Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan. Kusnandar sendiri sebelumnya merupakan Sekretaris Dinas Kesehatan Kukar.

Terkait pergantian ini, Sunggono mengatakan hal tersebut merupakan siklus yang wajar dalam sebuah organisasi yang dinamis. Ia berharap semua pihak bisa memahami bahwa hal ini harus dilalui dan merupakan proses alami bagi organisasi perangkat daerah. Menurutnya, hal tersebut dapat menggambarkan estafet kesiapan sumber daya dan sistem yang telah berjalan dengan baik.

Kepada Kusnandar, Sunggono berharap untuk dapat melanjutkan dan mempertahankan hal-hal baik yang sudah dicapai oleh pejabat sebelumnya. Kepada jajaran pegawai Dinkes, Sekda Kukar ini juga berharap dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Kepada seluruh jajaran bidang kesehatan, saya berharap untuk tetap mempertahankan kinerja baik yang sudah dilakukan selama ini serta terus tingkatkan kualitas pelayanan menjadi lebih baik,” pungkasnya. (*sk-3/adv)

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI