+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Dorong Aktif Layanan Publik, Biar UMKM Cepat Naik Kelas

SISIKOTA.COM – Tahun 2024 ini, Dinas Koperasi dan UKM (Diskop UKM) Kutai Kartanegara akan mengupayakan penajaman beberapa program agar bisa mencapai target yang diinginkan Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Sekretaris Diskop UKM Kukar, Thaufiq Zulfian Noor mengungkapkan bahwa di tahun 2024 pihaknya telah diamanatkan tugas dan tanggung jawab untuk meningkatkan perputaran ekonomi melalui Koperasi dan UKM.

Untuk itulah menurutnya, dinasnya akan mengupayakan penajaman program terutama menyangkut peningkatan standar kualitas pelayanan terhadap masyarakat dan pemberdayaan UMKM.

Thaufiq melanjutkan, di tahun 2024 ini program ambisius akan dilakukan untuk peningkatan internal,  salah satunya membangun standar kualitas pelayanan, dengan tujuan agar masyarakat tidak ada rasa takut atau segan dalam mendaftarkan usahanya ke Diskop dan UKM.

Standar kualitas tersebut menurut Thaufiq akan berpengaruh pada pelayanan yang baik terhadap semua lapisan masyarakat di Kutai Kartanegara. Thaufiq mencontohkan, saat ini Diskop UKM tengah melakukan pendampingan Pegawai Negeri Sipil yang berakhlak, ini dimaksudkan agar bisa jadi ukuran standar pelayanan publik yang baik.

Tahun 2024 ini juga akan dimanfaatkan Diskop UKM untuk meningkatkan program publikasi usaha. Publikasi tersebut akan diwujudkan dalam bentuk podcast.

Thaufiq mengatakan, podcast tersebut akan menjadi sarana edukasi bagi para pelaku dunia usaha kecil dan menengah.

“Tujuannya tidak lain ialah memberikan edukasi melalui dunia digital” ujar Thaufiq kepada sisikota pada Rabu (27/3/2024). Program ini akan hadir tahun ini dengan melibatkan para pelaku UMKM dan koperasi.

Bagi Thaufiq, Koperasi dan UMKM sangat memungkinkan untuk bisa berkembang sejalan. Ia mengatakan bahwa koperasi berperan penting untuk membina, mendidik dan menyejahterakan anggotanya dengan langkah-langkah efektif, yang disesuaikan dengan kebutuhan koperasi tersebut.

Koperasi juga menurut Thaufiq, bukan hanya sekedar wadah simpan pinjam namun dapat juga meningkatkan roda perekonomian dengan membangun kerjasama dengan para pelaku UMKM untuk berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di Kukar.

Diskop UKM Kukar telah memiliki program peningkatan dan pemberdayaan UMKM melalui sertifikasi produk baik pendataan NIB, Produk Industri dan Rumah Tangga serta pendampingan label halal.

“Selain kelembagaan menjadi tugas umum kami, kita juga meninjau dalam bentuk sertifikasi halal, NIB dan PIRT agar UMKM di Kukar dapat naik kelas,” jelasnya. (sk-4/adv)

Diskop UKM Kukar Gagas Program Wirausaha Baru

SISIKOTA.COM – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Diskop UKM) Kutai Kartanegara (Kukar) punya program cermat dalam upaya mendorong perkembangan sektor wirausaha di wilayahnya.

Sekretaris Diskop UKM, Thaufiq Zulfian Noor mengatakan, program ini bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada para wirausaha baru. Dengan program ini diharapkan akan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para wirausahawan baru tersebut dalam mengelola usaha.

Program tersebut, kata dia, merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan mengurangi angka pengangguran.

“Kita menyadari potensi besar yang dimiliki oleh para calon wirausaha di Kukar. Melalui program ini, kita ingin memberikan dukungan dan bimbingan yang dibutuhkan” ujarnya.

Program pembinaan wirausaha baru ini akan mencakup berbagai aspek yang dibutuhkan oleh para calon pengusaha kecil dan menengah di Kukar. Mulai dari aspek perencanaan bisnis, manajemen keuangan, pemasaran, hingga pengembangan produk dan inovasi. Para peserta program akan mendapatkan pelatihan intensif.

“Programnya sudah terlaksana semua pada di tahun 2023, saat ini kita hanya melanjutkan saja” lanjut Thaufiq.

Selain itu, Diskop UKM juga akan menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan bagi para peserta program, termasuk akses ke fasilitas pendukung seperti inkubator bisnis dan pusat pelatihan. Hal ini bertujuan untuk memfasilitasi proses pembelajaran dan memberikan dukungan nyata bagi pengembangan usaha mereka.

“Semoga mereka bisa lebih mempunyai kreativitas. Serta dalam prosesnya bisa terfasilitasi seperti saat proses produksi agar bisa lebih mandiri” harapnya. (*sk-3/adv)

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI