+ BAHASA INDONESIA

+ BAHASA INDONESIA

Kadispora Kukar: “Jangan Segan Datang Dan Konsultasi Ke Kami”

SISIKOTA.COM – Sejalan dengan banyak kegiatan event dan festival yang dilaksanakan di Kutai Kartanegara (Kukar), pertumbuhan pelaku usaha juga belakangan menjadi semakin pesat. Apalagi situasi ini ditunjang pula dengan berbagai kebijakan yang membukakan peluang lebih luas bagi para wirausahawan muda untuk mengembangkan bisnis UMKM secara lebih profesional.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar, Aji Ali Husni, Hal tersebut adalah suatu dampak positif dari peran pemerintah daerah dalam berbagai kebijakannya di sektor wirausaha, terutama pemuda.

Dispora Kukar, menurut Ali, akan melakukan tindak lanjut pembinaan kepada para pelaku UMKM usia muda tersebut. Hal ini dilakukan untuk memotivasi para pelaku usaha agar naik kelas, utamanya yang mendapat pembinaan dari klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM).

Dalam 3 tahun terakhir, Dispora Kukar memang telah mendirikan klinik WPM yang bertugas memberikan berbagai macam program pelatihan, seperti pelatihan barbershop, handy craft hingga pelstihan pembuatan kue. Sejauh ini setidaknya program tersebut sudah tersebar di kecamatan-kecamatan  sebagai tindak lanjut program kewirausahaan pemuda Kukar.

Ali mengatakan, pihaknya siap membantu dan menerima konsultasi dari para pemuda yang ingin melakukan pengembangan terkait usahanya. “Kami harapkan jangan segan untuk datang dan berkonsultasi ke kami,” tambahnya.

Ditambahkannya, saat ini banyak usaha yang dikembangkan pemuda, seperti aneka ragam kuliner mulai dari tradisional hingga kekinian. Ali juga bahkan melihat kalangan usahawan muda saat ini lebih memiliki kecakapan dalam pemasaran secara digital. Hal ini menurutnya perlu terus dibimbing.

Sesuai dengan visi misi Kukar Idaman, pembinaan dan pemberdayaan bagi para pelaku usaha muda merupakan menjadi target program Dispora Kukar yang menaungi komunitas atau organisasi pemuda.

“Kawan-kawan komunitas yang tidak tercover yang belum sempat kami undang karena mungkin ketidaktahuan kami silahkan aja menghubungi kami,” jelasnya pada Sabtu (30/3/2024).

Kadispora Kukar ini berharap, para wirausahawan muda ini dapat lebih produktif dan jeli untuk memanfaatkan peluang usaha melalui berbagai event. (*sk-4/adv)

Inovasi Daun Kokang Kutai: Dari Pupur Basah Jadi Masker Wajah

Secara ilmiah, daun kokang dikenal dengan istilah Lepisanthes amoena, suatu jenis tumbuhan yang memiliki kandungan metabolit sekunder, seperti senyawa fenolik, flavanoid, tanin, steroid, dan saponin. Di kalangan masyarakat suku Kutai dan Dayak, daun kokang kerap difungsikan untuk membersihkan tubuh dan wajah. Saat digunakan, daun kokang biasanya mengeluarkan busa mirip sabun.

 

SISIKOTA.COM – Daun Kokang juga telah sejak berpuluh tahun lalu diolah sebagai bedak atau pupur yang mampu menghaluskan dan membersihkan kulit wajah. Banyak kalangan orang tua yang percaya, racikan daun kokang merupakan salah satu resep rahasia dibalik putih dan mulusnya kulit orang Kutai dan Dayak, terutama di Kalimantan Timur.

Dengan ingatan kepada segala cerita dan kepercayaan itulah, Ririn Rahmahdini kemudian memutuskan untuk membuat inovasi kreatif produk kecantikan dengan berbahan daun kokang, tanaman yang banyak tumbuh di Kalimantan ini.

Menurut Ririn,  warga suku Kutai tentu sangat mengenal daun tersebut termasuk khasiatnya karena orang-orang tua zaman dulu menggunakannya sebagai pupur basah (bedak dingin).

Gadis yang masih berkuliah di Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) ini lantas meracik daun kokang menjadi masker wajah. Tak sampai disitu, sebagai mahasiswi fakultas Ekonomi dan Bisnis, ia paham rumus pemasarannya. Ririn juga mendesain branding dan kemasan dari produk inovasinya tersebut. Ia mentarget konsumen yang seusia dengannya.

Produk ini lantas ia beri nama Naturls.id, yang diambil dari kata dasar natural atau alami. Menurut Ririn, ia ingin mengikuti standar nama bisnis-nisnis di era sekarang yang unik, karena itu ia menyederhanakan kata natural menjadi naturls.

Seolah tak cukup hanya berkreasi pada aspek bahan dan nama, mahasiswi yang tinggal di desa Loa Raya, Tenggarong Seberang ini kemudian mengembangkan lagi berbagai varian pada masker buatannya. Supaya lebih menarik, dia membuat green tea dan taro. Green tea ia buat dengan menggunakan teh hijau asli, sementara varian taro diolah dengn bahan ubi ungu.

“Varian greentea dan taro selain manfaatnya baik untuk kulit, juga sebagai acuan menarik minat remaja sekarang dengan warna dan wangi khasnya,” Jelas Ririn kepada sisikota yang mengajaknya berbincang via aplikasi Whatsapp pada Sabtu (17/3/2024) lalu.

produk Naturls.id hasil kreasi Ririn Rahmahdini dari Kutai Kartanegara (foto: istimewa)

Cukup banyak khasiat dari masker daun kokang produk dari Naturls.id ini. Selain khasiat utamanya yaitu mengencangkan kulit dan menyamarkan garis-garis halus di wajah, Naturls.id juga mampu membantu mengatasi jerawat, kulit berminyak, melembabkan kulit, meredakan kulit kemerahan hingga melawan penuaan dini.

Menutup perbicangan, Ririn menitipkan pernyataan terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah memberinya semangat dan bantuan untuk mengembangkan usahanya. Ia mengaku sudah di fasilitasi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kutai Kartanegara.

“Alhamdulillah saat ini usaha saya sudah di bantu oleh Dinas jadi lumayan ada peningkatan” katanya mengakhiri perbincangan. (*sk-5)

PILIH BAHASA

+ BAHASA INDONESIA

CARI

PERISTIWA TERKINI

+ BAHASA INDONESIA

TONTON

PERISTIWA TERKINI