Kategory
Info Daerah,
21-10-2026 22:10:18
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Kartanegara Muhammad Rifani memberikan keterangan mengenai dukungan Pemkab Kukar terhadap program Sarana Asimilasi dan Edukasi Pemasyarakatan Tangga Arung (SAE Pastarung) di Lapas Kelas IIA Tenggarong, Selasa (20/10/2026). (Harry/Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM — Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Kartanegara mendukung pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi Pemasyarakatan Tangga Arung (SAE Pastarung) sebagai ruang pembinaan keterampilan bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Tenggarong.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar Muhammad Rifani mengatakan dukungan dapat dilakukan melalui pendampingan, transfer pengetahuan, hingga penyediaan sarana produksi pertanian sesuai kebutuhan dan kemampuan pemerintah daerah.
“Pada prinsipnya, kami dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya Dinas Pertanian dan Peternakan, akan tetap mendukung program SAE Pastarung ini,” kata Rifani di Tenggarong, Selasa (20/10/2026).
Menurutnya, pembinaan keterampilan menjadi salah satu bekal penting bagi warga binaan sebelum kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Rifani mengatakan dukungan pemerintah tidak hanya dapat berbentuk bantuan fisik.
Alih pengetahuan dan pendampingan juga diperlukan agar kegiatan pertanian yang dikembangkan melalui SAE Pastarung dapat berjalan dan memberikan keterampilan yang bisa digunakan setelah warga binaan selesai menjalani masa pembinaan.
“Tidak ada salahnya kalau kami memberikan dukungan terhadap kegiatan SAE Pastarung ini,” ujarnya.
Menurut Rifani, pendampingan dapat dilakukan sesuai kebutuhan program dan bidang yang dikembangkan di kawasan tersebut.
Selain pendampingan, Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar membuka peluang memberikan sarana produksi pertanian.
“Kalau memang memungkinkan, kami juga bisa menyiapkan sarana produksi, misalnya benih-benih sayuran dan kebutuhan lainnya,” jelas Rifani.
Karena masih menggunakan frasa “kalau memungkinkan”, dukungan berupa benih maupun sarana produksi tersebut belum dapat diposisikan sebagai bantuan yang sudah ditetapkan atau disalurkan.
Bentuk dukungan selanjutnya akan menyesuaikan kebutuhan kegiatan SAE Pastarung serta mekanisme yang berlaku.
Rifani berharap keterampilan yang diperoleh warga binaan tidak berhenti selama mereka berada di lingkungan lapas.
Pengetahuan pertanian yang diperoleh diharapkan dapat digunakan setelah mereka kembali ke masyarakat, bahkan dibagikan kepada lingkungan sekitarnya.
“Dengan begitu, mereka tidak lagi merasa ragu untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat,” katanya.
Menurutnya, pembinaan keterampilan juga dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri warga binaan ketika kembali menjalani kehidupan sosial dan produktif.
Melalui kerja sama dengan Lapas Kelas IIA Tenggarong, Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar berharap SAE Pastarung dapat menjadi ruang pembelajaran yang memberikan keterampilan praktis sekaligus mendukung proses reintegrasi warga binaan ke masyarakat. (rry/bby/adv)
Tags:
Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Kartanegara
Pertanian
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu