Kategory
Info Daerah,
19-10-2026 17:56:50
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kutai Kartanegara Aji Ali Husni menyampaikan sambutan saat pembukaan pelatihan pelatih dasar cabang olahraga atletik di Hotel Grand Elty Singgasana Bukit Biru, Tenggarong, Senin (19/10/2026). (Harry/Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara memperkuat kapasitas pelatih atletik di sejumlah kecamatan untuk memperluas pencarian talenta baru, terutama pada nomor lapangan yang saat ini masih kekurangan atlet.
Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan pelatih dasar cabang olahraga atletik yang dibuka di Hotel Grand Elty Singgasana Bukit Biru, Tenggarong, Senin (19/10/2026).
Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni mengatakan peningkatan kemampuan pelatih menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pembinaan atletik di daerah.
“Pelatihan ini penting untuk memperkuat pembinaan atletik di Kutai Kartanegara. Perkembangan olahraga atletik di daerah kita cukup pesat. Tren olahraga lari di kalangan masyarakat juga mulai merambah Kukar dan menular kepada anak-anak muda,” kata Aji.
Menurutnya, meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari perlu dimanfaatkan sebagai pintu masuk untuk menemukan dan membina calon atlet.
Namun, perkembangan tersebut perlu diimbangi dengan ketersediaan pelatih yang memiliki kemampuan pembinaan sesuai standar.
“Karena itu, pelatihan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapan sumber daya manusia dalam membina atlet,” ujarnya.
Aji mengatakan ketersediaan atlet di Kukar belum merata pada seluruh nomor atletik.
Untuk nomor lapangan seperti tolak peluru, lontar martil, dan lempar cakram, jumlah atlet masih sangat terbatas.
“Selama ini, jumlah atlet untuk nomor-nomor lapangan masih sangat terbatas. Contohnya pada nomor tolak peluru, lontar martil, dan lempar cakram. Atlet untuk nomor-nomor tersebut masih sangat sedikit, bahkan bisa dihitung dengan jari,” jelasnya.
Kondisi tersebut berbeda dengan nomor lari, seperti jarak jauh, maraton, 100 meter, sprint, dan estafet yang dinilai lebih mudah menemukan peminat.
Karena itu, peserta pelatihan diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan melatih, tetapi juga aktif melakukan pencarian bakat setelah kembali ke wilayah masing-masing.
Peserta pelatihan datang dari sejumlah wilayah di Kukar, antara lain Sangasanga, Marangkayu, Kota Bangun, Muara Muntai, serta beberapa kecamatan lainnya.
Aji berharap keberadaan pelatih di kecamatan dapat memperluas jangkauan pembinaan yang selama ini tidak hanya bertumpu di Tenggarong.
Para peserta diharapkan mampu mengenali anak-anak yang memiliki potensi pada berbagai nomor atletik dan membina mereka secara berkelanjutan.
Pelatihan tersebut juga bertepatan dengan pelantikan kepengurusan baru cabang olahraga atletik.
Aji berharap pengurus baru membawa gagasan dan program pembinaan yang lebih terarah.
“Saya melihat sejumlah pengurus merupakan orang-orang yang selama ini terlibat langsung dalam dunia atletik, baik sebagai pelatih maupun atlet. Pengalaman tersebut diharapkan dapat melahirkan konsep dan program pembinaan yang lebih baik,” ungkapnya.
Ke depan, Dispora Kukar juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kukar untuk memperluas pembinaan melalui sekolah.
Salah satu opsi yang dibahas adalah mendorong atletik menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler.
“Dengan demikian, minat dan bakat anak-anak dapat mulai dibina sejak dini, sehingga ke depan semakin banyak atlet potensial yang lahir dari Kutai Kartanegara,” tandas Aji.
Melalui penguatan pelatih di kecamatan dan rencana pembinaan dari lingkungan sekolah, Dispora Kukar berharap pencarian bakat atletik dapat menjangkau lebih banyak wilayah sekaligus menambah regenerasi pada nomor-nomor yang masih minim atlet. (rry/bby/adv)
Tags:
Dispora Kukar
13 jam yang lalu
13 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
17-10-2026 15:13:18