Kategory
Info Daerah,
21-10-2026 22:15:32
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kutai Kartanegara Dendy Irwan Fahriza memberikan keterangan mengenai rencana pemetaan minat peserta pelatihan kompetensi untuk mengikuti peluang kerja ke luar negeri, Selasa (20/10/2026). (Harry/Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM — Sebanyak 305 peserta pelatihan kompetensi yang dibiayai APBD Kutai Kartanegara sepanjang 2026 akan didata untuk mengetahui minat mereka mengikuti peluang kerja ke luar negeri.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kutai Kartanegara Dendy Irwan Fahriza mengatakan pemetaan tersebut menjadi tindak lanjut setelah pemerintah daerah menerima sosialisasi mengenai program penempatan tenaga kerja ke luar negeri dari pemerintah pusat.
“Dari tahun 2026 ini ada 305 orang yang sudah kita latih melalui APBD. Mereka akan kita panggil dan gali lebih dalam peminatannya melalui Zoom meeting, apakah berminat bekerja di luar negeri,” kata Dendy di Tenggarong, Selasa (20/10/2026).
Menurutnya, pendataan tidak berarti seluruh peserta pelatihan otomatis akan diberangkatkan. Mereka yang berminat masih harus mengikuti tahapan dan seleksi sesuai ketentuan program.
Selain 305 peserta yang pelatihannya bersumber dari APBD Kukar, Distransnaker juga akan melihat potensi peserta pelatihan yang sebelumnya mendapat dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Pemetaan dilakukan untuk mengetahui berapa banyak peserta yang memang memiliki minat melanjutkan keterampilannya dengan bekerja di luar negeri.
Dendy mengatakan sosialisasi program tersebut masih berada pada tahap awal. Distransnaker Kukar berencana lebih aktif menindaklanjutinya pada akhir 2026 hingga sepanjang 2027.
Peserta yang menyatakan berminat tidak serta-merta dapat berangkat.
“Seleksi akan dilakukan oleh kementerian maupun melibatkan kami, dinas di kabupaten/kota,” ujar Dendy.
Menurutnya, proses tersebut diperlukan untuk memastikan calon pekerja memenuhi persyaratan yang ditentukan sebelum mengikuti tahapan berikutnya.
Dendy menyebut peserta yang lolos berpeluang mendapatkan fasilitasi dalam proses persiapan kerja ke luar negeri, mulai dari pelatihan hingga pengurusan dokumen dan keberangkatan sesuai skema pemerintah pusat.
Terkait biaya, Dendy menyatakan skema yang disosialisasikan kepada pemerintah daerah tersebut tidak membebankan biaya kepada peserta.
Namun, mekanisme rinci program, termasuk tahapan fasilitasi dan pembiayaannya, masih akan mengikuti ketentuan pemerintah pusat.
Dendy mengatakan calon peserta kemungkinan akan menggunakan layanan digital pemerintah dalam proses pendaftaran.
Salah satu platform yang disebut adalah SIAPKerja. Namun, mekanisme pendaftaran dan tahapan seleksi selanjutnya masih menunggu informasi lebih rinci.
Distransnaker Kukar akan menyampaikan perkembangan program melalui kanal media sosial agar peserta pelatihan maupun masyarakat dapat mengetahui persyaratan dan jadwal yang ditetapkan.
Verifikasi calon peserta nantinya juga dapat melibatkan dinas ketenagakerjaan di daerah maupun tim yang dibentuk pemerintah pusat.
Dengan pemetaan terhadap peserta yang telah mengikuti pelatihan, Distransnaker Kukar berharap pelatihan kompetensi tidak berhenti pada peningkatan keterampilan, tetapi dapat dilanjutkan menuju akses kesempatan kerja bagi peserta yang memenuhi persyaratan. (rry/bby/adv)
Tags:
Disnakertrans Kukar
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu