Kategory
Info Daerah,
05-11-2026 16:18:10
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kutai Kartanegara Arianto saat menjelaskan kesiapan PLTS komunal di Desa Sepatin, Kecamatan Anggana. (Foto: Harry/Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM — Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal di Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar), telah selesai dibangun. Namun, fasilitas tersebut masih menunggu uji coba untuk memastikan kemampuannya memenuhi kebutuhan listrik masyarakat selama 24 jam.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto mengatakan pembangunan PLTS komunal dilakukan untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan mesin diesel.
Selama ini, masyarakat Desa Sepatin menggunakan tenaga surya dengan kapasitas terbatas pada siang hari. Sementara itu, kebutuhan listrik pada malam hari masih mengandalkan genset.
“Untuk Desa Sepatin, pembangkit listrik tenaga surya komunal baru saja selesai dibangun. Sebelumnya, masyarakat masih mengandalkan mesin diesel. Saat ini masih menunggu proses uji coba. Mudah-mudahan pembangkit ini benar-benar bisa memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Desa Sepatin selama 24 jam,” kata Arianto saat diwawancarai di Gedung Bappeda Kukar, Tenggarong, Selasa (27/10/2026).
Menurut Arianto, PLTS tersebut direncanakan diresmikan bersama Bupati Kukar pada akhir 2026 atau awal 2027. Namun, jadwal peresmian masih bergantung pada hasil uji coba fasilitas.
Ia menjelaskan penyediaan listrik di Desa Sepatin harus mempertimbangkan kondisi geografis wilayah yang terdiri atas sejumlah pulau dengan lokasi permukiman terpisah.
Karena itu, pemerintah daerah menyiapkan dua pendekatan penyediaan listrik berdasarkan sebaran permukiman masyarakat.
Wilayah dengan permukiman yang berkelompok direncanakan menggunakan PLTS komunal. Sementara itu, rumah-rumah yang berada di lokasi terpisah akan dilayani melalui pembangkit tenaga surya individual atau Solar Home System (SHS).
“Kalau untuk daerah Sepatin, wilayahnya terdiri dari beberapa pulau. Untuk pulau-pulau yang permukimannya berkelompok, nanti akan dibangun pembangkit listrik tenaga surya komunal. Namun, untuk permukiman yang lokasinya terpisah, akan diberikan tenaga surya secara individual atau Solar Home System (SHS),” jelasnya.
Selain Desa Sepatin, DPMD Kukar juga telah menyediakan fasilitas listrik tenaga surya di sejumlah desa lainnya.
Arianto mengatakan beberapa desa tersebut sudah dapat menikmati listrik selama 24 jam. Meski demikian, kapasitas daya yang tersedia masih belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Beberapa desa yang kemarin sudah kita pasangi listrik tenaga surya memang sudah bisa menikmati listrik selama 24 jam. Namun, dari sisi kapasitas atau pemenuhan kebutuhan daya listriknya masih kurang. Jadi, kalau nanti kita memiliki anggaran, akan kita tingkatkan lagi kapasitas daya listriknya,” ujarnya.
Menurut Arianto, peningkatan kapasitas pembangkit di desa-desa tersebut akan dilakukan secara bertahap apabila anggaran tersedia.
Untuk Desa Sepatin, DPMD Kukar masih menunggu hasil uji coba PLTS komunal sebelum memastikan kesiapan fasilitas tersebut untuk digunakan masyarakat. (rry/bby/adv)
Tags:
Arianto
DPMD Kukar
sepatin
2 jam yang lalu
3 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu