TMMD ke-130 Jembayan Tengah Bangun Jalan Usaha Tani 2.163 Meter, Target Rampung 11 November

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri bersama Komandan Kodim 0906/Kutai Kartanegara Letkol Arm Benny Budiman menandatangani berita acara pembukaan TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Loa Kulu, Selasa (13/10/2026). (Harry/Sisikota.com)


Loa Kulu, SISIKOTA.COM — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Selasa (13/10/2026). Salah satu sasaran utamanya adalah peningkatan jalan usaha tani sepanjang 2.163 meter yang ditargetkan rampung bersama rangkaian program lainnya pada 11 November 2026.

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri mengatakan TMMD menjadi bentuk kolaborasi pemerintah daerah dengan TNI, Polri, pemerintah desa, dan unsur masyarakat untuk mempercepat pembangunan di wilayah perdesaan.

“Karena kegiatan ini berfokus di desa, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan. Pertama, pembangunan jalan usaha tani sekitar dua kilometer. Kedua, rehabilitasi rumah tidak layak huni agar menjadi rumah layak huni. Kemudian, pembangunan MCK serta penanaman sebanyak 3.000 pohon,” kata Aulia usai pembukaan TMMD di Lapangan Sepak Bola Loa Kulu.

Selain pembangunan fisik, program tersebut juga memuat kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis.

Jalan Usaha Tani Jadi Sasaran Utama

Komandan Kodim 0906/Kutai Kartanegara Letkol Arm Benny Budiman menjelaskan peningkatan jalan usaha tani dilakukan sepanjang 2.163 meter.

Jalan tersebut dibangun dengan material agregat lokal. Data pelaksanaan juga mencatat lebar jalan sekitar tiga meter dengan ketebalan 20 sentimeter.

“Ada peningkatan jalan usaha tani sepanjang 2.163 meter dengan menggunakan agregat B lokal,” ujar Benny.

Aulia berharap pembenahan akses tersebut dapat mendukung aktivitas pertanian di Jembayan Tengah.

Menurutnya, sekitar 100 hektare lahan pertanian berpotensi terbantu oleh akses yang dibangun melalui TMMD. Keberadaan jalan diharapkan mempermudah mobilitas petani dan pengangkutan hasil produksi sehingga biaya distribusi dapat ditekan.

Desa Jembayan Tengah memang memiliki kawasan pertanian sekitar 100 hektare yang sebelumnya dikembangkan untuk budidaya padi organik oleh BUMDes bersama sejumlah mitra.

Bangun Jembatan hingga Sumur Bor

Selain jalan usaha tani, TMMD ke-130 menyasar pembangunan lima jembatan kayu, 12 gorong-gorong, lima titik sumur bor, rehabilitasi lima rumah tidak layak huni, serta pembangunan lima fasilitas mandi, cuci, kakus.

Satu musala juga masuk dalam sasaran rehabilitasi.

“Ada pembangunan lima titik sumur bor. Ini salah satunya untuk meningkatkan pengairan sawah yang akan kita laksanakan, termasuk untuk mendukung lahan pertanian,” kata Benny.

Penanaman sebanyak 3.000 pohon juga menjadi bagian dari kegiatan tambahan TMMD.

Menurut Benny, pemilihan Jembayan Tengah telah melalui proses perencanaan sebelumnya dan berkaitan dengan kebutuhan pembangunan desa.

150 Prajurit Dilibatkan

Benny mengatakan sebanyak 150 prajurit TNI dilibatkan dalam pelaksanaan TMMD di Jembayan Tengah.

Personel berasal dari sejumlah satuan, termasuk unsur TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara dari Balikpapan.

Mereka akan melaksanakan kegiatan selama sekitar satu bulan bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

TMMD juga memuat sasaran nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, pencegahan radikalisme, edukasi stunting, serta pelayanan kesehatan.

Kegiatan tambahan berupa santunan kepada anak yatim dan pengobatan gratis juga disiapkan.

“Demikian kegiatan yang akan kita laksanakan dalam satu bulan ke depan,” ujar Benny.

Aulia Berharap TMMD Digelar Lebih Sering

Aulia berharap pola kolaborasi melalui TMMD dapat diperluas sehingga pembangunan di desa dapat berlangsung lebih cepat.

Ia bahkan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan hingga empat kali dalam setahun apabila dukungan dan mekanismenya memungkinkan.

“Dengan sinergi ini, kita berharap bisa membangun dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat di Kabupaten Kutai Kartanegara,” katanya.

TMMD ke-130 dijadwalkan berlangsung hingga 11 November 2026. Seluruh sasaran fisik maupun nonfisik di Jembayan Tengah ditargetkan selesai dalam periode tersebut. (rry/bby/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

aulia rahman basri

Bupati Kukar

bupati kutai kartanegara

kodim 0906

kodim 0906 kkr

kodim 0906 kukar