Lepas 2.503 Anggota Kontingen, Bupati Kukar Targetkan Juara Umum dan Bonus Atlet Tak Turun

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri dan Wakil Bupati Kukar bersama unsur Forkopimda, Ketua DPRD Kukar, kepala perangkat daerah, serta anggota kontingen olahraga seusai pelepasan kontingen menuju empat ajang tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026). (Foto: Harry/Sisikota.com)


Tenggarong, SISIKOTA.COM — Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menargetkan kontingen daerah meraih juara umum pada empat ajang olahraga tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang berlangsung sepanjang November 2026. Pemkab Kukar juga memastikan bonus bagi atlet peraih medali minimal setara dengan periode sebelumnya.

Sebanyak 2.503 anggota kontingen yang terdiri dari atlet, pelatih, ofisial, dan unsur pendamping dilepas di Arbizz Space, Tenggarong, Jumat (30/10/2026).

Kontingen Kukar akan mengikuti Porprov 2026, Peparprov 2026, Festival Olahraga Daerah (Forda) II, serta Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) Kaltim.

Aulia mengatakan empat ajang tersebut berlangsung dalam periode yang berdekatan sehingga membutuhkan kesiapan dari atlet maupun seluruh unsur kontingen.

“Kita berharap, dengan persiapan yang sudah dilakukan teman-teman atlet di Kutai Kartanegara, yang menurut hemat kami sudah sangat mantap berdasarkan apa yang kami lihat sendiri, Kukar bisa menjadi juara umum,” kata Aulia.

Menurutnya, persiapan yang dilakukan masing-masing cabang olahraga menjadi modal bagi kontingen Kukar untuk bersaing pada ajang tingkat provinsi tersebut.

Selain target prestasi, Aulia menegaskan pemerintah daerah tetap menyiapkan penghargaan berupa bonus bagi atlet yang meraih medali.

Di tengah kondisi keuangan daerah, ia mengatakan nilai bonus minimal akan dipertahankan sama dengan yang diberikan pada periode sebelumnya.

Pemkab Kukar bahkan membuka kemungkinan menyesuaikan nilai bonus apabila terdapat kabupaten atau kota lain di Kaltim yang memberikan penghargaan lebih tinggi.

“Kalau ada kabupaten atau kota lain yang berani memberikan bonus lebih besar daripada yang kita berikan pada periode sebelumnya, kita akan menyamakan dengan kabupaten atau kota yang memberikan bonus paling tinggi,” ujarnya.

Meski demikian, besaran bonus belum ditetapkan. Aulia mengatakan pemerintah daerah masih akan membahasnya bersama para ketua organisasi olahraga dan melihat standar penghargaan yang diberikan daerah lain.

Ia meminta atlet tidak terpengaruh isu mengenai kemungkinan pengurangan maupun tidak adanya bonus akibat kondisi keuangan daerah.

“Jangan sampai gara-gara isu bonus yang tidak jelas atau simpang siur, misalnya ada yang mengatakan bahwa dengan kondisi keuangan sekarang bonus tidak diberikan atau nilainya lebih rendah daripada sebelumnya, hal itu memengaruhi semangat atlet,” tegasnya.

Aulia meminta seluruh atlet tetap fokus mempersiapkan pertandingan dan memberikan kemampuan terbaik pada ajang yang diikuti.

Pemkab Kukar menargetkan kontingen dapat memperoleh hasil terbaik sekaligus membawa prestasi bagi daerah pada empat ajang tingkat provinsi tersebut. (rry/bby/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

aulia rahman basri

Bupati Kukar

bupati kutai kartanegara