120 Desa di Kukar Jadi Lokasi KKN Unmul 2025, Terbanyak se-Kaltim

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Perwakilan Pemkab Kukar menerima mahasiswa Unmul yang akan melaksanakan KKN Angkatan 51 di 120 desa dan kelurahan Kukar, Senin (14/7/2025). (Kontributor Bravo13.id)


Tenggarong, SISIKOTA.COM - Di tengah tantangan ekologis yang kian mendesak, peran mahasiswa dalam pembangunan desa kembali mendapat ruang besar di Kutai Kartanegara (Kukar). Tahun ini, Kukar tercatat sebagai wilayah dengan lokasi terbanyak untuk pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulawarman (Unmul) Angkatan 51, dengan 120 desa dan kelurahan sebagai titik penempatan. Jumlah itu mencakup hampir sepertiga dari total 350 lokasi KKN di Kalimantan Timur.

Serah terima mahasiswa KKN digelar di lingkungan Pemkab Kukar, dihadiri Kabag Pemerintahan Setkab Kukar, Yani Wardana, serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Ahmad Irji. Dalam sambutannya, Irji menegaskan bahwa KKN bukan sekadar agenda rutin kampus, melainkan momentum strategis untuk menjawab isu-isu krusial di tingkat desa.

“Program KKN bukan sekadar kegiatan rutin kampus. Ini adalah momentum strategis untuk menangani isu-isu krusial seperti perhutanan desa, perlindungan masyarakat hukum adat, serta ancaman alih fungsi lahan hutan bakau,” kata Irji.

Mahasiswa Unmul ditempatkan di desa-desa untuk mendukung penguatan kapasitas administratif, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat adat. Fokus utama tahun ini diarahkan pada penanganan krisis ekologis, khususnya di kawasan pesisir dan hutan bakau yang terus terancam alih fungsi menjadi area komersial.

Untuk memastikan sinergi, DPMD Kukar lebih dulu melakukan koordinasi dengan kepala desa dan lurah penerima mahasiswa. Harapannya, agenda akademik mahasiswa benar-benar selaras dengan rencana pembangunan lokal yang telah dirancang pemerintah desa.

“Kita ingin program ini membekas di desa tidak hanya pada laporan akhir, tapi pada perubahan nyata yang bisa kita ukur. Kampus dan desa harus saling mengisi,” tegas Irji.

KKN Unmul Angkatan 51 berlangsung sejak 14 Juli hingga 20 Agustus 2025. Dengan dukungan penuh Pemkab Kukar, program ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat desa dalam membangun model pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal dan keadilan lingkungan. (nur/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

DPMD Kukar

universitas mulawarman

Unmul