Kategory
Info Daerah,
07-10-2026 21:42:01
Dinas Sosial Kutai Kartanegara mendirikan dapur umum sementara untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak kebakaran RT 33 Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. (Harry/Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM — Dinas Sosial Kutai Kartanegara membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pangan warga terdampak kebakaran di RT 33 Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong.
Berdasarkan data sementara pemerintah setempat, kebakaran tersebut berdampak terhadap sekitar 151 jiwa dari 50 kepala keluarga. Data masih terus diperbarui untuk memastikan seluruh warga terdampak tercatat dan memperoleh bantuan sesuai kebutuhannya.
Kepala Dinas Sosial Kukar Rinda Desianti mengatakan dapur umum telah disiapkan sebagai bagian dari penanganan darurat pascakebakaran.
“Dari tadi malam kami sudah mendirikan dapur umum. Kalau pagi ini, karena belum siap, makanan untuk sarapan di-drop oleh Baznas,” kata Rinda di lokasi kebakaran.
Untuk kebutuhan makan siang dan malam, Dinsos berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar.
Pembagian penanganan dilakukan agar kebutuhan makanan warga dapat dipenuhi tiga kali sehari.
“Jadi dibagi, karena total yang disampaikan oleh kecamatan sekitar 151 orang. Nanti kita kolaborasi, kita bagi yang akan dimasak atau disajikan untuk warga. Untuk kebutuhan makan, sehari tiga kali,” jelasnya.
Kolaborasi Dinsos dan BPBD dalam penyediaan dapur umum serta pemenuhan makan warga juga dikonfirmasi dalam laporan penanganan pascakebakaran.
Rinda mengatakan operasional dapur umum direncanakan berlangsung hingga tujuh hari, dengan evaluasi dilakukan dalam tiga hari pertama.
Evaluasi tersebut akan melihat perkembangan kondisi warga dan kebutuhan bantuan setelah masa awal tanggap darurat.
“Maksimum tujuh hari. Tapi kita lihat perkembangan dalam tiga hari ini bagaimana. Kalau memang diperlukan, kita perpanjang lagi,” ujarnya.
Karena masih memungkinkan diperpanjang, jangka waktu tujuh hari tersebut menjadi rencana awal yang menyesuaikan kebutuhan warga di lapangan.
Dinsos Kukar juga memastikan ketersediaan pangan untuk beberapa hari pertama dalam kondisi mencukupi. Bantuan makanan turut datang dari sejumlah pihak yang terlibat dalam penanganan pascabencana.
Selain kebutuhan makanan, Dinsos menyiapkan bantuan lain bagi warga terdampak.
Bantuan tersebut antara lain kebutuhan pokok, perlengkapan bayi, serta kebutuhan anak usia sekolah seperti pakaian dan sepatu.
Namun, penyalurannya akan dilakukan secara bertahap setelah data warga diperinci.
“Tapi kami bertahap. Kami menunggu data yang fix dulu, identifikasi korban secara detail, supaya bantuannya tepat sasaran,” kata Rinda.
Pendataan tersebut mencakup jumlah kepala keluarga dan jiwa terdampak, termasuk anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, serta kondisi khusus lain yang menentukan jenis bantuan yang dibutuhkan. Dinsos Kukar menyebut pemutakhiran data menjadi dasar untuk memastikan bantuan logistik dan perlengkapan diberikan sesuai kebutuhan masing-masing warga.
Data sementara Kelurahan Melayu mencatat 50 KK atau 151 jiwa terdampak. Di antaranya terdapat anak usia sekolah dari tingkat SD hingga SMA serta mahasiswa.
Dinsos Kukar terus berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan, kecamatan, BPBD, serta posko penanganan kebakaran untuk memperbarui data sekaligus memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa penanganan darurat. (rry/bby/adv)
Tags:
Dinas Sosial Kutai Kartanegara
16 jam yang lalu
16 jam yang lalu
19 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu