Kategory
Info Daerah,
20-08-2025 13:22:34
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, membacakan sambutan Bupati Kukar dalam pembukaan Rakernis penyuluhan pertanian 2025 di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Selasa (19/8/2025). (Kontributor Bravo13.id)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Keberhasilan pembangunan pertanian sering kali ditentukan oleh sosok yang jarang terlihat di panggung utama: para penyuluh. Dari desa hingga kelurahan, mereka menjadi penghubung langsung antara kebijakan dan kebutuhan petani. Peran inilah yang kembali ditegaskan melalui Rapat Kerja Teknis (Rakernis) penyuluhan pertanian 2025 yang digelar Dinas Pertanian dan Peternakan Kutai Kartanegara (Kukar) di Hotel Grand Elty Singgasana, 19–21 Agustus 2025.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik, menyebutkan jumlah peserta mencapai 128 orang. Mereka berasal dari berbagai jenjang, mulai dari penyuluh muda hingga penyuluh madya, yang setiap hari bersentuhan langsung dengan petani di lapangan.
Taufik menegaskan bahwa Rakernis bukan hanya forum tahunan, melainkan sarana strategis untuk memperkuat program penyuluhan yang telah berjalan masif. Dengan arah yang lebih terukur, para penyuluh diharapkan mampu memberikan pendampingan yang terfokus, terintegrasi, dan berdampak langsung pada produktivitas pertanian daerah.
“Penyuluh adalah ujung tombak keberhasilan program pemerintah di bidang pertanian. Maka dari itu, penting bagi mereka untuk terus diberdayakan dengan pembekalan yang relevan dengan perkembangan zaman,” ujar Taufik.
Selain peningkatan kapasitas teknis, Rakernis juga memfasilitasi penyuluh untuk menguasai pengetahuan baru tentang modernisasi pertanian, teknologi berkelanjutan, hingga strategi menghadapi tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kebutuhan pangan. Materi disampaikan oleh narasumber dari Kementerian Pertanian RI, yang membawa pengalaman lapangan serta konsep inovatif dalam penguatan sistem penyuluhan nasional.
Kehadiran tenaga ahli dari tingkat pusat diharapkan memberi dorongan semangat bagi para penyuluh Kukar agar lebih siap beradaptasi dengan dinamika baru di sektor pertanian.
Taufik menutup dengan penekanan bahwa keberhasilan Rakernis akan terukur dari sejauh mana ilmu yang didapatkan bisa diterapkan di lapangan. Dengan sinergi pemerintah daerah, instansi terkait, dan para penyuluh, Kukar diyakini mampu memperkokoh posisinya sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur sekaligus penyangga utama kebutuhan pangan Ibu Kota Negara (IKN). (nur/adv)
Tags:
Pertanian
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu