Kategory
Info Daerah,
04-11-2025 10:25:07
Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri memukul gong sebagai tanda dibukanya Festival Budaya Srimuntai dan Batu Bumbun di Lapangan Gajah Mada, Muara Muntai, Sabtu (1/11/2025) malam. (Istimewa)
Muara Muntai, SISIKOTA.COM – Generasi muda di Muara Muntai mulai diajak menengok kembali akar budayanya. Melalui Festival Srimuntai dan Batu Bumbun yang digelar untuk memperingati HUT ke-165 kecamatan, tradisi lama dikembalikan ke panggung publik sebagai bagian dari upaya pelestarian kebudayaan daerah.
Festival yang berlangsung sepekan ini dibuka Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri, Sabtu (1/11/2025) malam di Lapangan Sepak Bola Gajah Mada, Desa Muara Muntai Ilir. Simbol pembuka berupa pemukulan kentongan bambu dan gong dilakukan bersama Camat Muara Muntai, Mulyadi, Kabid Kebudayaan Puji Utomo, dan para tokoh masyarakat.
Mulyadi menjelaskan, festival yang kedua kalinya ini terselenggara berkat dukungan Pemkab Kukar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Setiap malam hingga 7 November, panggung utama menampilkan tarian dan pertunjukan budaya dari berbagai kelompok seni lokal. “Kami ingin anak-anak muda mengenal seni dari kampungnya sendiri,” ucapnya.
Aulia menegaskan pentingnya menjadikan kegiatan budaya sebagai sarana pendidikan sosial bagi generasi muda. Ia berharap festival ke depan juga melibatkan olahraga tradisional seperti belogo, begasing, dan beasin naga. “Agar anak-anak kita memahami bahwa tradisi ini bagian dari kekayaan hakiki Kabupaten Kukar,” katanya.
Festival Srimuntai dan Batu Bumbun bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan pengingat bahwa kebudayaan bisa menjadi ruang bersama untuk membangun kebanggaan lokal dan memperkuat identitas daerah. (*)
Tags:
aulia rahman basri
Bupati Kukar
bupati kutai kartanegara
Muara Muntai
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu