17 Program Dedikasi Masuk RPJMD 2025–2029, DPRD Kukar Soroti Penguatan Sektor Pertanian

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama jajaran DPRD Kukar, pejabat daerah, dan unsur forkopimda usai Rapat Paripurna pemaparan visi dan misi kepala daerah di ruang rapat utama DPRD Kukar, Senin (30/6/2025). (Kontributor Sisikota.com)


Tenggarong, SISIKOTA.COM - Langkah awal Aulia Rahman Basri sebagai Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dimulai di ruang rapat paripurna DPRD Kukar, Senin (30/6/2025). Di hadapan jajaran legislatif, pejabat daerah, dan unsur forkopimda, Aulia memaparkan visi besarnya: “Kukar Idaman Terbaik” — sebuah konsep pembangunan daerah yang dirancang untuk lima tahun ke depan, lengkap dengan lima misi strategis sebagai pondasinya.

Kelima misi tersebut mencakup penguatan pelayanan dasar, hilirisasi produk unggulan, tata kelola pemerintahan yang baik, pembangunan yang berwawasan lingkungan dan berbasis kearifan lokal, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kukar. Aulia menegaskan, keseluruhan misi ini telah disiapkan secara terencana untuk menjadi arah kerja pemerintahannya.

Tak hanya sebatas konsep, ia juga memperkenalkan 17 Program Dedikasi sebagai implementasi nyata, mulai dari makan bergizi gratis untuk balita dan lansia, subsidi biaya penunjang sekolah dan beasiswa, hingga peningkatan alokasi anggaran Program RT Ku-Terbaik menjadi Rp150 juta per RT. Program-program ini akan dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2025–2029.

Wakil Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid, menilai visi dan misi yang disampaikan merupakan kelanjutan dari program pemerintahan sebelumnya, namun dengan penekanan pada penguatan sektor prioritas. Menurutnya, kesinambungan ini penting agar hasil pembangunan dapat lebih dirasakan masyarakat.

“Apa yang disampaikan tadi kurang lebih melanjutkan apa yang menjadi program pemerintah sebelumnya. Tinggal penguatan sektor-sektor yang perlu dibuatkan lagi,” ujarnya.

Rasid secara khusus menyoroti sektor pertanian sebagai prioritas yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Dengan potensi lahan yang luas, Kukar dinilai memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan pertanian sebagai sumber kesejahteraan warga sekaligus menambah pendapatan daerah.

“Makanya sektor pertanian ini harus dipokuskan pemerintahan yang akan datang supaya akan memberikan manfaat bagi masyarakat dan negara,” tegasnya. (nur/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

aulia rahman basri

Bupati Kukar

bupati kutai kartanegara

DPRD Kukar