Kategory
Info Daerah,
18-02-2026 10:50:24
Jamaah haji asal Kutai Kartanegara mengikuti bimbingan manasik haji di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong sebagai persiapan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci pada Mei 2026. (Istimewa)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Sebanyak 266 calon jamaah haji asal Kutai Kartanegara dari 20 kecamatan dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Mei 2026 melalui dua kelompok terbang. Tahapan persiapan dimulai dengan pelaksanaan bimbingan manasik bagi jamaah reguler di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong, Senin (16/2) pagi.
Keberangkatan jamaah tahun ini dibagi dalam Kloter 6 dan Kloter 15 melalui Embarkasi Balikpapan. Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kukar Norjali Achmad menjelaskan, jamaah yang tergabung dalam Kloter 6 dijadwalkan masuk embarkasi pada 4–5 Mei 2026 sebelum terbang ke Arab Saudi, sedangkan Kloter 15 pada 17–18 Mei 2026.
“Jamaah Kukar yang tergabung dalam Kloter 6 akan diberangkatkan ke Embarkasi Balikpapan pada 4 Mei 2026 dan 5 Mei 2026 menuju Arab Saudi. Sementara Kloter 15 diberangkatkan ke Embarkasi Balikpapan pada 17 Mei 2026 dan 18 Mei 2026 menuju Arab Saudi,” jelas Norjali.
Bimbingan manasik dibuka Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara Sunggono sebagai bagian dari rangkaian persiapan wajib sebelum keberangkatan. Kegiatan ini menjadi ruang pembekalan bagi jamaah untuk memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji.
Norjali juga melaporkan total jamaah reguler yang berangkat tahun ini berjumlah 266 orang yang tersebar di 20 kecamatan di wilayah Kukar. Penyelenggaraan haji 2026 disebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025.
Untuk mendampingi jamaah, pemerintah menyiapkan enam petugas yang terdiri dari satu ketua kloter, satu pembimbing ibadah, dua tenaga kesehatan, serta dua Petugas Haji Daerah.
Dalam sambutannya, Sunggono mengingatkan jamaah agar mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh karena pemahaman mengenai rukun, wajib, dan sunnah haji menjadi bagian penting dalam pelaksanaan ibadah.
“Melalui bimbingan ini, pelajarilah dengan seksama mana yang rukun, mana yang wajib, dan mana yang sunnah sesuai dengan syariat fiqih, agar ibadah kita sempurna dan tidak sia-sia,” ujarnya.
Acara pembukaan manasik turut dihadiri perwakilan Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Timur, Kabag Kesra Setkab Kukar Fathul Amin, Ketua MUI Kukar KH Abdul Hanan, Ketua PC NU Kukar KH Asyikin Bahar, serta perwakilan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. (*)
Tags:
jamaah haji kukar
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu