Kategory
Info Daerah,
11-01-2026 11:42:03
Warga Kelurahan Kampung Jawa menampilkan atraksi budaya dalam karnaval peringatan Hari Ulang Tahun ke-84 Kelurahan Kampung Jawa di Kecamatan Sangasanga, Minggu (10/1). (Istimewa)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Selama 84 tahun, Kelurahan Kampung Jawa tumbuh bersama ingatan warganya. Dari generasi yang membuka wilayah ini hingga anak-anak yang hari ini berjalan dalam barisan karnaval, jejak sejarah itu dirayakan kembali di Kecamatan Sangasanga, Minggu (10/1).
Peringatan Hari Ulang Tahun ke-84 Kelurahan Kampung Jawa ditandai dengan karnaval warga yang menempuh rute sekitar empat kilometer. Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Sunggono secara resmi melepas kegiatan tersebut, disaksikan camat, lurah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ratusan warga yang memadati jalur karnaval.
Sebelum karnaval dimulai, suasana kampung lebih dulu dihidupkan lewat penampilan kesenian Paguyuban Pelestari Budaya Jawa RT 09. Suluk budalan yang dilantunkan mengiringi tarian babat alas madangi jagad, menjadi pembuka yang menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar hiburan, melainkan pengingat akar budaya yang masih dijaga.
Lurah Kampung Jawa Agus Hariyono menyebut peringatan HUT ini juga dirangkai dengan sedekah bumi dan doa arwah bagi para pendahulu yang berjasa membuka dan membangun wilayah tersebut. Tradisi itu, menurutnya, menjadi cara warga merawat ingatan dan rasa syukur atas perjalanan panjang Kampung Jawa hingga hari ini.
Karnaval tahun ini diikuti sembilan RT dengan menampilkan hasil bumi, atraksi kesenian, serta kreativitas warga dalam memanfaatkan barang-barang bekas. Beragam karya itu mencerminkan kehidupan kampung yang terus bergerak, tanpa meninggalkan nilai gotong royong dan kebersamaan.
Usai karnaval, perayaan dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng dan pesta rakyat sebagai simbol syukur bersama. Warga berkumpul tanpa sekat, merayakan kampung yang mereka sebut rumah.
Dalam sambutannya, Sunggono menyampaikan apresiasi atas keterlibatan warga dan berharap peringatan HUT Kelurahan Kampung Jawa dapat dikembangkan menjadi agenda tahunan yang terdaftar di Dinas Pariwisata Kukar. Ia menilai kegiatan berbasis budaya dan partisipasi warga seperti ini berpotensi mendapat dukungan lebih luas dari pemerintah daerah.
Bagi Kampung Jawa, peringatan 84 tahun ini bukan hanya soal usia. Ia menjadi penanda bahwa sejarah, budaya, dan rasa memiliki masih hidup di tengah masyarakat, dan terus diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. (*)
Tags:
sangasanga
19 jam yang lalu
20 jam yang lalu
22 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu