Kategory
Info Daerah,
21-01-2026 10:19:14
Seorang anggota Polsek Kenohan berdiri di tengah genangan banjir yang merendam badan jalan di wilayah Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara, Senin (19/1/2026). (Istimewa)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Luapan air sungai dari wilayah hulu kembali menekan Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara. Di Desa Kahala Ilir, air setinggi lutut orang dewasa merendam permukiman dan jalan desa, sementara akses Jalan HTI PT AAU di Loa Surut lumpuh akibat genangan hingga mencapai satu meter.
Kondisi tersebut dipantau langsung oleh Polsek Kenohan sejak Senin (19/1/2026) pukul 05.00 hingga 17.00 WITA untuk memastikan keselamatan warga serta menjaga situasi tetap aman dan terkendali. Pemantauan difokuskan pada sejumlah titik rawan banjir yang terdampak limpahan air sungai dan tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.
Kapolsek Kenohan AKP Giri Pratiwo menyampaikan, banjir terparah terjadi di Desa Kahala Ilir, khususnya RT 07 dan RT 08. Luapan sungai menggenangi jalan desa dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter dan telah memasuki pekarangan rumah warga hingga sore hari.
“Kondisi ini dipengaruhi limpahan air dari wilayah hulu Kecamatan Tabang dan Kembang Janggut, ditambah curah hujan yang masih tinggi,” ujar AKP Giri Pratiwo.
Genangan air juga merendam halaman Kantor Desa Kahala Ilir dengan ketinggian serupa. Warga di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi yang berpotensi menaikkan debit air.
Sementara itu, di Desa Semayang, genangan air terpantau di jalan masuk desa sepanjang sekitar 50 hingga 400 meter dengan ketinggian 20 hingga 40 sentimeter. Jalan tersebut masih dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, namun pengendara diimbau tetap berhati-hati. Di area bawah permukiman warga, genangan setinggi sekitar 5 sentimeter masih bertahan dan berpotensi meningkat.
Situasi paling berisiko terjadi di Jalan HTI PT AAU, Loa Surut, Desa Kahala. Jalan tersebut tergenang air dengan ketinggian antara 50 hingga 100 sentimeter disertai arus cukup deras. Aparat kepolisian mengimbau seluruh kendaraan, baik truk, roda enam, maupun roda dua, untuk tidak melintas demi keselamatan. Warga yang menggunakan kendaraan roda dua disarankan menyeberang menggunakan perahu klotok.
“Hingga saat ini tidak ditemukan longsor, pohon tumbang, maupun kejadian menonjol lainnya. Situasi masih aman dan terkendali, namun pemantauan terus kami lakukan,” tegas AKP Giri Pratiwo.
Polsek Kenohan memastikan akan terus memantau perkembangan di lapangan dan meminta masyarakat segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat akibat banjir, seiring potensi hujan lanjutan di wilayah hulu sungai. (*)
Tags:
Kenohan
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu