Akreditasi Unggul Jadi Harga Mati, Pemkab Kukar Dorong Transformasi Unikarta

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Pelantikan dan pengambilan sumpah Rektor Universitas Kutai Kartanegara periode 2025–2029 Prof. Dr. Ir. Ince Raden, MP (kedua dari kanan) di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (8/1/2026). (Istimewa)


Tenggarong, SISIKOTA.COM - Ketimpangan kualitas pendidikan tinggi dan rendahnya relevansi lulusan dengan dunia kerja masih menjadi persoalan serius, terutama bagi perguruan tinggi swasta di daerah. Tantangan ini ditegaskan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai pekerjaan rumah yang harus dijawab dengan peningkatan mutu dan transformasi kampus.

Pesan tersebut disampaikan dalam pelantikan Rektor Universitas Kutai Kartanegara periode 2025–2029, Prof. Dr. Ir. Ince Raden, MP, yang digelar di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Kamis (8/1/2026). Sambutan Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Akhmad Taufik Hidayat.

Dalam sambutannya, Bupati menyoroti masih lebarnya disparitas mutu antara Perguruan Tinggi Negeri dan Perguruan Tinggi Swasta, termasuk antara kampus di kota besar dan di daerah. Ketimpangan tersebut mencakup kualitas dan jenjang dosen, keterbatasan sarana prasarana yang belum mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, hingga tingginya jumlah lulusan sarjana yang belum terserap dunia kerja karena kompetensi yang tidak relevan.

Menurut Bupati, kondisi tersebut menuntut Unikarta sebagai salah satu PTS di Kukar untuk bergerak lebih cepat mengejar standar mutu pendidikan tinggi. Tanggung jawab tersebut berada di pundak rektor dan jajaran pimpinan baru untuk membuktikan bahwa lulusan Unikarta mampu bersaing, tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional bahkan global.

“Akreditasi unggul hingga digitalisasi kampus adalah harga mati yang harus diperjuangkan untuk menutup celah ketimpangan kualitas,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menyatakan komitmen mendukung upaya peningkatan mutu Unikarta melalui berbagai skema, mulai dari beasiswa, hibah aset, hingga penguatan kerja sama strategis. Pemkab juga membuka dukungan terhadap pembukaan program studi baru, khususnya di bidang teknologi informasi dan kesehatan, yang dinilai sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Pelantikan Rektor Unikarta periode 2025–2029 tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya fase baru bagi perguruan tinggi swasta di Kukar, dengan tuntutan utama pada peningkatan kualitas, relevansi pendidikan, dan kontribusi nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia daerah. (*)

Iklan sisikota.com

Tags:

Unikarta