Kategory
Info Daerah,
06-07-2026 10:18:35
Prosesi melarungkan naga laki dan naga bini dalam Festival Erau Adat Kutai di Kutai Kartanegara. (Istimewa)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Erau 2026. Festival budaya tahunan tersebut dipastikan tetap digelar melalui pola kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kukar dan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura.
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, mengatakan sejumlah tahapan persiapan telah berjalan. Pihaknya telah beberapa kali menggelar rapat setelah mendapat persetujuan Bupati Kukar dan restu dari Kesultanan.
“Saat ini kami terus melakukan pembahasan melalui beberapa kali rapat yang saya pimpin untuk mempersiapkan pelaksanaan Erau. Atas persetujuan Bupati dan setelah mendapat restu dari Kesultanan, Erau tetap akan dilaksanakan dengan pola kolaborasi,” ujar Heriansyah saat ditemui di Kantor Disdikbud Kukar, Selasa, 30 Juni 2026.
Menurut Heriansyah, tahapan yang saat ini disiapkan adalah pembentukan tim pelaksana. Selain itu, latihan tari massal juga direncanakan mulai digelar pada Juli sebagai bagian dari rangkaian persiapan Erau.
“Tahap persiapan yang sedang kami lakukan adalah pembentukan tim pelaksana. Mulai Juli juga direncanakan pelaksanaan latihan tari massal sebagai bagian dari rangkaian persiapan,” katanya.
Disdikbud Kukar juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana.
“Selain itu, kami juga sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar seluruh tahapan persiapan dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.
Terkait pendanaan, Heriansyah menjelaskan pelaksanaan Erau tahun ini dilakukan dengan memaksimalkan anggaran yang tersedia. Hal itu dilakukan karena kondisi keuangan daerah sedang mengalami tekanan.
“Dalam pelaksanaan Erau tahun ini kami berupaya seefektif mungkin memaksimalkan anggaran yang tersedia, meskipun kondisi keuangan daerah sedang mengalami tekanan,” jelasnya.
Ia mengatakan seluruh anggaran penyelenggaraan Erau 2026 disalurkan dalam bentuk hibah kepada Kesultanan Kutai Kartanegara. Dengan skema tersebut, pelaksanaan kegiatan menjadi tanggung jawab Kesultanan, sementara Disdikbud Kukar berperan dalam koordinasi dan fasilitasi.
“Seluruh anggaran pelaksanaan Erau tahun ini diberikan dalam bentuk hibah kepada Kesultanan. Karena itu, pelaksanaan kegiatan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kesultanan, sedangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berperan melakukan koordinasi,” ujarnya.
Heriansyah menyebut skema tersebut juga diterapkan karena alokasi anggaran di Disdikbud Kukar mengalami pemangkasan. Meski demikian, kegiatan yang bersifat sakral dalam rangkaian Erau tetap akan dilaksanakan oleh Kesultanan sesuai tradisi yang berlaku.
“Hal ini juga karena alokasi anggaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengalami pemangkasan. Sementara kegiatan-kegiatan yang bersifat sakral dalam Erau akan dilaksanakan sepenuhnya oleh pihak Kesultanan,” tutupnya. (rry)
Tags:
Erau
19 jam yang lalu
19 jam yang lalu
22 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu