Kategory
Info Daerah,
22-01-2026 10:22:00
Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat membacakan sambutan Bupati Kukar dalam kegiatan Diseminasi Program JAPFA for Kids 2025 di Aula Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara, Rabu (21/1/2026). (Istimewa)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Angka malnutrisi anak usia sekolah dasar di Kutai Kartanegara turun dari 130 menjadi 59 anak sepanjang 2025, setelah delapan sekolah di Kecamatan Loa Kulu dan Tenggarong menjalani program intervensi gizi berbasis makanan harian.
Penurunan tersebut merupakan hasil Program JAPFA for Kids, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan PT Suri Tani Pemuka (JAPFA), yang menyasar sekitar 1.807 siswa sekolah dasar. Program ini tidak hanya memberikan asupan gizi tambahan, tetapi juga membiasakan anak menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara konsisten.
Sepanjang 2025, distribusi telur dilakukan sebanyak 24 kali dengan total lebih dari 50 ribu butir telur kepada 121 anak penerima manfaat. Tingkat konsumsi mencapai 95,03 persen, mencerminkan tingginya partisipasi siswa dalam program tersebut.
Selain pemenuhan gizi, Program JAPFA for Kids juga rutin menggelar Hari Sehat JAPFA setiap pekan di seluruh sekolah mitra. Kegiatan meliputi senam gizi seimbang, pembiasaan membawa bekal sehat, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), cuci tangan pakai sabun, serta pemeriksaan kebersihan kuku siswa.
Program ini dinilai berdampak pada peningkatan status gizi anak usia sekolah dasar sekaligus pembentukan karakter melalui kebiasaan hidup sehat, dengan melibatkan peran sekolah, orang tua, pemerintah daerah, dan dunia usaha.
Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Diseminasi Program JAPFA for Kids 2025 yang digelar di Aula Dinas Kesehatan Kutai Kartanegara, Rabu (21/1/2026). Sambutan Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri dibacakan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan program ini sejalan dengan visi Kukar Idaman Terbaik, khususnya dalam misi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, serta mendukung program pendidikan melalui subsidi biaya penunjang sekolah dan beasiswa bagi keluarga kurang mampu.
Di akhir acara, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada guru, fasilitator, orang tua, dan pihak sekolah yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut. (*)
Tags:
malnutrisi anak
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu