Aparat Gerebek Judi Sabung Ayam di Batuah, Puluhan Orang Kabur Tinggalkan Motor dan Ayam

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Petugas Polsek Loa Janan bersama warga menunjukkan barang bukti hasil penindakan arena sabung ayam di RT 46, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, Sabtu (8/11/2025). (Istimewa)


Loa Janan, SISIKOTA.COM – Di tepi hutan Batuah, sore itu suasana mendadak riuh. Puluhan orang berhamburan, sebagian meninggalkan sepeda motor, sebagian membawa ayam di tangan. Dari kejauhan, suara langkah tergesa berpacu dengan teriakan aparat yang baru tiba di lokasi.

Arena sabung ayam di RT 46, Kilometer 21 Desa Batuah, akhirnya dibongkar aparat Polsek Loa Janan, Sabtu (8/11/2025) sore. Operasi itu dipimpin langsung Kapolsek Loa Janan AKP Abdillah Dalimunthe, bersama enam personel. Mereka menindaklanjuti laporan warga soal aktivitas perjudian yang sudah berjalan dua hari berturut-turut.

“Kegiatan ini sudah berlangsung sejak Jumat, dari jam tiga sore sampai menjelang magrib,” ujar Ketua RT 46 Desa Batuah, Eka Tuti Andriyani, yang menjadi salah satu saksi di lokasi. Ia menyebut, warga mulai resah dengan keramaian yang muncul setiap sore.

Begitu aparat mendekat, sekitar 25 orang yang diduga pelaku langsung kabur ke arah hutan. Hanya tersisa sisa-sisa aktivitas: ayam-ayam aduan dalam kotak, sepeda motor yang ditinggalkan, serta papan bertuliskan “MERON” dan “WALA”—penanda dua kubu dalam pertarungan sabung ayam.

Polisi menyita delapan unit sepeda motor, 12 ekor ayam, satu bilah parang, satu cangkul, dan 15 keso dari lokasi kejadian. Arena judi sederhana dari kayu dan terpal itu kemudian diruntuhkan dan dibakar di tempat.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, ditemukan alat dan barang bukti yang digunakan dalam kegiatan judi sabung ayam,” ujar Kapolsek.

Di tengah bara yang menyala, aroma bulu ayam terbakar bercampur dengan tanah lembap hutan. Penindakan itu menandai berakhirnya satu lagi arena judi yang kerap berpindah lokasi di sekitar Loa Janan. (*)

Iklan sisikota.com

Tags:

Desa Batuah

loa janan