Kategory
Info Daerah,
14-08-2024 19:58:19
Rakor dan Bimtek Pengamanan Pilkada Kukar 2024.(Sumber : Sisikota)
SISIKOTA.COM - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Akhmad Taufik Hidayat menghadiri Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka kesiapan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Senin (12/8/2024) merupakan bagian dari upaya intensif, untuk memastikan pelaksanaan Pilkada 2024 berjalan dengan aman, tertib, dan lancar di Kukar.
Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk kepolisian, TNI, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), rapat ini bertujuan untuk menyusun strategi pengamanan yang komprehensif, serta membahas langkah-langkah antisipatif terhadap potensi kerawanan, yang mungkin terjadi selama proses pemilu.
Akhmad Taufik menyampaikan pentingnya sinergi dan koordinasi yang kuat, antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta penyelenggara pemilu.
Menurut dia, kesuksesan Pilkada tidak hanya diukur dari kelancaran teknis pelaksanaan, tetapi juga dari bagaimana keamanan dan ketertiban masyarakat dapat dijaga, selama seluruh tahapan pemilu berlangsung.
Mantan Camat Anggana ini menjabarkan, tahapan Pilkada serentak Tahun 2024 telah berjalan sejak beberapa bulan terakhir, Namun harus diakui, dari sekian banyak tahapan masa pendaftaran bakal calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, masa kampanye, masa tenang dan hari pemilihan/pencoblosan, menjadi masa-masa yang krusial untuk diperlukan operasi pengamanan yang terencana dan terkoordinasi dengan baik.
"Kami akui, potensi konflik Pilkada juga cukup besar, ini harus kita antisipasi dengan baik," sebutnya.
Taufik menekankan, selain pengamanan, aspek edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketertiban selama Pilkada juga harus ditingkatkan.
Pasalnya masyarakat perlu diberikan pemahaman yang jelas mengenai hak dan kewajiban mereka sebagai pemilih, serta pentingnya menjaga situasi yang kondusif, baik sebelum, selama, maupun setelah pemungutan suara.
"Ini sangat penting untuk kita perhatikan, mengingat pesta demokrasi, baik pemilu legislatif, pemilu presiden, maupun pemilu kepala daerah sangat rawan dengan potensi konflik," tambahnya.
Rapat koordinasi dan bimbingan teknis ini juga membahas detail tentang penempatan personel keamanan, di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS), strategi penanganan potensi konflik, serta penguatan komunikasi antara aparat keamanan dan penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan desa.
Selain itu, disepakati pula langkah-langkah preventif yang akan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran atau gangguan keamanan yang dapat menghambat jalannya Pilkada.
"Semoga Rakor ini menjadi jalan bagi kita, untuk benar- benar mewujudkan Pilkada Kukar yang lancar, aman, damai, dan sukses," harapnya(SK-3/Adv)
Tags:
asisten 1 pemkab kukar
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu