Banjir Jadi PR Utama, Kecamatan Sangasanga Perkuat Infrastruktur Drainase

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Camat Sangasanga, Muhammad Dachriansyah, memberikan keterangan terkait prioritas pembangunan infrastruktur jalan dan drainase untuk mengatasi banjir di wilayahnya. (Kontributor Sisikota.com)


Sangasanga, SISIKOTA.COM - Setiap kali hujan deras turun, warga di Kecamatan Sangasanga harus bersiap menghadapi genangan air yang kerap menutup jalan utama dan mengganggu aktivitas harian. Kondisi ini bukan hanya menyulitkan arus lalu lintas, tetapi juga memengaruhi roda ekonomi masyarakat yang sebagian besar bergantung pada aktivitas perdagangan dan distribusi barang.

Camat Sangasanga, Muhammad Dachriansyah, mengungkapkan bahwa penanganan infrastruktur, khususnya jalan dan drainase, menjadi prioritas pembangunan di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa perbaikan ini bukan sekadar proyek rutin, melainkan kebutuhan mendesak yang langsung berkaitan dengan kenyamanan dan keselamatan warga.

“Prioritas kami masih di infrastruktur, terutama perbaikan jalan dan drainase. Ini penting, karena setiap kali hujan deras, daerah kami sering mengalami genangan air yang menghambat aktivitas masyarakat,” ujarnya, Senin (15/9/2025).

Menurut Dachriansyah, kerusakan jalan di sejumlah titik membuat mobilitas masyarakat terhambat, terutama bagi pelajar, pedagang, hingga pekerja yang setiap hari melintas. Kondisi ini diperparah dengan sistem drainase lama yang sudah tidak mampu menampung debit air hujan. Akibatnya, genangan sering meluas ke permukiman warga.

“Banjir masih menjadi salah satu permasalahan utama di Sangasanga, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi,” ungkapnya.

Pemerintah kecamatan, lanjutnya, kini bekerja sama dengan perangkat desa, RT, serta Dinas Pekerjaan Umum untuk memetakan titik rawan genangan. Beberapa langkah yang ditempuh antara lain pembersihan saluran drainase secara berkala, pembangunan jalur pembuangan air baru, hingga rencana peningkatan kapasitas gorong-gorong di kawasan padat penduduk.

Selain itu, perbaikan jalan juga menjadi agenda penting. Jalan yang berlubang maupun rusak parah sering kali memicu kecelakaan lalu lintas, terutama di malam hari ketika kondisi jalan licin. Dachriansyah menekankan bahwa perbaikan jalan harus segera dilakukan agar arus distribusi barang tidak terganggu.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika hujan deras turun, air bisa mengalir dengan lancar dan tidak menggenangi jalan atau permukiman. Kalau infrastruktur dasar ini bisa ditangani, dampaknya akan langsung dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dan instansi terkait bisa mempercepat realisasi program perbaikan infrastruktur ini. Dengan penanganan yang terukur dan terencana, Dachriansyah optimis permasalahan banjir dan jalan rusak di Sangasanga bisa berangsur teratasi dalam beberapa tahun ke depan. (nur/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

sangasanga