Kategory
Info Daerah,
14-01-2026 11:40:05
Personel Polsek Tabang menyalurkan bantuan sembako menggunakan perahu ke permukiman warga yang terendam banjir di Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara, Selasa (13/1/2026). (Istimewa)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Banjir meluas di wilayah hulu Kutai Kartanegara setelah Sungai Belayan dan sejumlah anak sungainya meluap akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Sedikitnya 13 desa di Kecamatan Tabang terdampak, dengan ketinggian air bervariasi antara 70 hingga 150 sentimeter, merendam badan jalan dan permukiman warga.
Banjir mulai terjadi sejak Minggu (11/1/2026) dan hingga Selasa (13/1/2026) debit air masih dilaporkan mengalami peningkatan. Genangan air mengganggu aktivitas masyarakat, terutama akses jalan antar desa yang sebagian besar tidak dapat dilalui kendaraan.
Kapolsek Tabang IPTU Aldino Subroto menyampaikan, jajaran Polsek Tabang telah melakukan monitoring dan siaga penuh sejak banjir mulai meluas. Personel kepolisian melakukan patroli, pemantauan debit air, serta berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memastikan keselamatan warga.
“Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat. Personel terus kami siagakan untuk memantau kondisi lapangan dan membantu warga jika diperlukan,” ujar IPTU Aldino Subroto.
Desa-desa yang terdampak banjir di antaranya Desa Umaq Bekuay, Sidomulyo, Kampung Baru, Tabang Lama, Umaq Tukung, Muara Pedohon, Umaq Dian, serta sejumlah desa di sepanjang aliran Sungai Lunuk seperti Desa Tuboq, Salung, Tiq, Kebag, dan Belinau.
Sebagai bagian dari respons lapangan, Polsek Tabang menyalurkan bantuan sosial berupa sembako kepada warga di Desa Gunung Sari, Desa Ritan Baru, dan Desa Muara Ritan. Bantuan yang disalurkan terdiri atas 30 dus mi instan dan 30 dus air mineral, yang didistribusikan melalui posko masing-masing desa.
Selain penyaluran bantuan, personel Polsek Tabang juga membantu warga melintasi jalan yang masih tergenang air serta mengevakuasi barang-barang ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan akibat banjir.
Sementara itu, di wilayah Kecamatan Kota Bangun, jajaran Polsek Kota Bangun juga melakukan pemantauan kondisi banjir di Desa Liang, Selasa (13/1/2026). Berdasarkan hasil pengecekan di RT 06 dan RT 07, genangan air merendam sebagian ruas jalan akibat curah hujan tinggi dan air pasang.
Kapolsek Kota Bangun AKP Asnan Rusmawan menjelaskan, hingga saat ini belum terdapat rumah warga yang terdampak secara langsung di wilayah tersebut. Aktivitas masyarakat masih berjalan normal dan situasi terpantau aman serta kondusif.
“Belum ada laporan korban jiwa maupun kerugian materiil. Titik longsor dan pohon tumbang juga nihil,” ujarnya.
Meski demikian, kepolisian mengimbau masyarakat di wilayah bantaran sungai, khususnya di Kecamatan Tabang, untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air. Warga diminta mengamankan barang-barang berharga dan bersiap melakukan evakuasi mandiri apabila kondisi memburuk.
Hingga Selasa sore pukul 17.00 WITA, Polsek Tabang masih bersiaga penuh dan terus memantau perkembangan situasi banjir serta melaporkan kondisi terkini secara berkala. (*)
Tags:
Kecamatan Tabang
Tabang
18 jam yang lalu
19 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu