Baru 54 Persen Wilayah Kukar Terlayani Air Bersih, PDAM Masih Hadapi Air Baku Keruh

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mahakam Kukar, Suparno, memberikan keterangan terkait cakupan layanan air bersih dan tantangan kualitas air baku di IPA Bekotok III. (Harry/sisikota.com)


Tenggarong, SISIKOTA.COM — Cakupan layanan air bersih di Kabupaten Kutai Kartanegara baru mencapai sekitar 54 persen. Perumda Air Minum Tirta Mahakam masih menghadapi tantangan besar dalam memperluas layanan, termasuk kualitas air baku yang cenderung keruh dan keterbatasan kapasitas produksi.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mahakam Kukar, Suparno, mengatakan pihaknya saat ini tengah mengevaluasi layanan sesuai arahan pemerintah daerah. Salah satu perhatian utama adalah kualitas air baku dari Sungai Tenggarong yang membutuhkan peningkatan sarana pengolahan.

“Pak Bupati sedang mengevaluasi pelayanan kami. Salah satu tantangan utama adalah kualitas air baku dari Sungai Tenggarong yang cenderung keruh, sehingga perlu peningkatan dari sisi sarana dan pengolahan,” ujarnya saat ditemui di PDAM IPA Bekotok III, Selasa (28/4/2026).

Saat ini, terdapat tiga Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang beroperasi untuk mendukung layanan air bersih, yakni di Bukit Biru, Sukarame, dan Bekotok. Ke depan, ketiga instalasi tersebut akan diintegrasikan agar distribusi air dapat saling menopang.

Suparno menjelaskan, wilayah Tenggarong sebenarnya telah memiliki cakupan layanan sekitar 99 persen. Namun, belum seluruh wilayah dapat menikmati layanan secara penuh selama 24 jam karena kapasitas produksi masih terbatas.

“Masih ada wilayah yang belum terlayani penuh karena kapasitas terbatas. Karena itu, kami akan mempercepat penambahan kapasitas, termasuk dengan melibatkan pihak ketiga,” katanya.

Skema kerja sama dengan pihak ketiga dilakukan untuk mempercepat peningkatan produksi air bersih. Dalam pola tersebut, pihak ketiga akan memproduksi air bersih, kemudian PDAM membeli air jadi untuk disalurkan kepada pelanggan.

“Pihak ketiga memproduksi air bersih, lalu kami membeli air jadi tersebut untuk disalurkan,” tambahnya.

Di tingkat kabupaten, cakupan layanan air bersih Kukar masih berada di kisaran 54 persen. Layanan itu mencakup 132 desa dan 44 kelurahan dari total 193 desa di 20 kecamatan.

“Cakupan ini meliputi 132 desa dan 44 kelurahan dari total 193 desa di 20 kecamatan. Ini menjadi tantangan karena kondisi geografis membutuhkan investasi besar,” ungkapnya.

Menurut Suparno, kondisi geografis Kukar yang luas membuat perluasan jaringan air bersih membutuhkan biaya besar dan perencanaan bertahap. Karena itu, penambahan kapasitas produksi menjadi salah satu langkah yang didorong agar pelayanan bisa menjangkau lebih banyak wilayah.

Ia menegaskan, PDAM menargetkan tidak ada lagi warga Tenggarong yang tidak mendapat layanan air bersih akibat keterbatasan kapasitas.

“Kami optimistis dengan penambahan kapasitas, seluruh wilayah bisa terlayani dengan lebih maksimal,” tegasnya.

Selain peningkatan kapasitas, Perumda Tirta Mahakam juga menyiapkan langkah antisipasi menghadapi musim kemarau. Ketersediaan sumber air utama masih dinilai relatif aman, meski penurunan debit di anak sungai tetap menjadi perhatian apabila terjadi El Nino berkepanjangan.

PDAM juga mulai menguji teknologi membran untuk menghadapi kondisi air baku ekstrem. Hasil uji coba tersebut dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas air, terutama ketika sumber air mengalami perubahan akibat kondisi lingkungan.

Suparno menambahkan, kualitas air baku di Tenggarong sangat dipengaruhi oleh sumber intake dari Sungai Mangkurawang. Karena itu, perubahan kondisi air di sumber tersebut dapat berdampak langsung terhadap kualitas layanan kepada masyarakat.

Dengan penambahan kapasitas produksi, integrasi IPA, kerja sama pihak ketiga, dan uji teknologi pengolahan, PDAM Tirta Mahakam menargetkan layanan air bersih di Kukar dapat diperluas secara bertahap, terutama di wilayah yang belum terlayani penuh.

Iklan sisikota.com

Tags:

Air Bersih Kukar