Kategory
Info Daerah,
04-03-2025 15:05:55
dr Aulia Rahman Basri
SISIKOTA.COM- Setelah sidang putusan MK RI, Senin 24 Februari 2025, dengan putusan, mendiskualifikasi pencalonan Edi Damansyah di Pilkada Kukar 2024, padahal Edi Damansyah bersama Rendi Solihin memperoleh suara rakyat terbanyak, jika dibandingkan dengan paslon AYL-Zais dan Dendi-Alif.
Putusan Diskualifikasi Edi Damansyah sebagai calon bupati kukar, peluang bagi Edi sudah tertutup rapat, dan menjadi perbincangan hangat di masyarakat Kukar. Siapa kah sosok pengganti Edi, yang akan diusung pada pemungutan suara ulang(PSU), dalam waktu 60 hari sejak putusan MK, kedepan harus sudah ada pemenangnya.
Perbincangan hangat masyarakat, muncul nama-nama internal PDIP Kukar, ada sosok Guntur dan Didik Agung Eko Wahono, yang kedua pernah jabat anggota DPRD Kukar, dan saat ini menjabat anggota DPRD Kaltim dapil Kukar. Ada juga sosok pengusaha muda kukar, sekaligus ketua KADIN kukar, dr Aulia Rahman Basri.
Untuk urusan karir, Aulia lama mengabdi sebagai Direktur RSUD Dayaku Raja Kota Bangun. Non aktif sebagai ASN, aulia dengan penuh perjuangan terjun ke dunia politik, saat ini dirinya menjabat sebagai wakil Ketua DPC PDIP kukar.
Ada juga muncul nama diluar PDIP, seperti berhembus nama Maslianawati yang juga istri bupati Edi Damansyah. Ada dua nama figure ASN Pemkab Kukar jabatan tinggi, seperti Sekda Sunggono dan Kadisdikbud Thauhid Aprilian Noor.
Jika terpaksa, harus merekrut figure di luar PDIP tapi orang parpol, ada sosok Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas'ud, ada Muhammad Husni Fahruddin atau Ayub, serta Sarkowi V Zahry alias Owi, Ayub dan Owi saat ini jabat anggota DPRD Kaltim, dan Wakil Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid, keempat nama sempat masuk bursa pencalonan kepala daerah sebelum Pilkada Kukar 2024.
"Ada nama dr Aulia Rahman dari PDIP sebagai tokoh muda," ucap tokoh masyarakat, Muhammad.
Meski Edi Damansyah di Diskualifikasi, sosok Edi yang berkarir lama sebagai ASN ini, karismanya masih kuat di akar rumput, sehingga Edi akan terjun langsung ikut menangkan calon yang diusung. Minimal calon yang diusung direstui Edi.
"Yang jelas, calon yang diusung, mendapatkan dukungan penuh dari pak Edi. Kita ingin menang di PSU nanti," sebut fungsionaris PDIP Kukar, Erwinsyah.
Publik Kukar akan menunggu, DPP PDIP akan merekomendasi siapa bersaing di PSU kukar, kita tunggu kejutannya.(SK/Red)
Tags:
politik kukar
18 jam yang lalu
19 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu