Kategory
Info Daerah,
25-07-2025 16:00:02
Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri memberikan keterangan usai memaparkan strategi transformasi ekonomi daerah dari sektor tambang ke sektor non-ekstraktif. (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Ruang rapat DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) pada Jumat (25/7/2025) menjadi tempat Bupati Aulia Rahman Basri memaparkan arah baru pembangunan ekonomi daerah. Di tengah ketergantungan panjang pada sektor tambang, ia menegaskan bahwa Kukar kini mulai mengalihkan fokus ke sektor non-ekstraktif demi menciptakan kemandirian fiskal dan daya saing berkelanjutan.
“Kami sedang menginventarisasi potensi ekspor dari desa, kelurahan, dan kecamatan. Apa saja produk yang bisa kita dorong ke pasar luar negeri,” ujarnya. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah ingin mengoptimalkan potensi lokal, bukan hanya untuk pasar domestik tetapi juga pasar global.
Transformasi ini dilatarbelakangi tren penurunan harga komoditas global yang berdampak pada Dana Bagi Hasil (DBH) dari migas dan batu bara. Aulia menyebut bahwa penguatan sektor UMKM, pertanian, dan pariwisata akan menjadi tulang punggung ekonomi baru Kukar. Salah satu langkah konkret yang dijalankan adalah program Koperasi Merah Putih, yang dirancang untuk memberi desa kekuatan fiskal mandiri.
“Dengan koperasi ini, kita berharap desa-desa memiliki kekuatan fiskal sendiri, menjadi lebih mandiri. Ini juga akan mengurangi beban APBD karena dana ADD cukup besar—wajib 10% dari total APBD,” jelasnya.
Untuk memperluas pasar ekspor, Pemkab Kukar memanfaatkan konektivitas Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman di Balikpapan yang memiliki rute langsung ke Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Selain itu, strategi mendatangkan wisatawan dan pelaku usaha dari luar daerah juga menjadi prioritas.
“Dua prinsip kami: membawa orang masuk ke Kukar, dan membawa produk Kukar keluar. Jadi pergerakan ekonomi dua arah ini harus terus kita bangun,” tegasnya.
Langkah ini, menurut Aulia, merupakan bagian dari rencana jangka panjang memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor produktif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat Kukar. (nur/adv)
Tags:
aulia rahman basri
Bupati Kukar
bupati kutai kartanegara
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu