Kategory
Info Daerah,
15-08-2025 12:22:55
Panorama Batu Dinding di Samboja Darat yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan dan ramai dikunjungi wisatawan setiap akhir pekan. (Kontributor Sisikota.com)
Samboja Darat, SISIKOTA.COM - Bentangan hutan hijau nan lebat yang mengelilingi Kecamatan Samboja Darat kini tak hanya menjadi paru-paru alam, tetapi juga magnet baru bagi wisatawan. Dua destinasi unggulan, Ambalat dan Batu Dinding, kian populer sebagai tujuan wisata, terutama pada akhir pekan. Lanskap alami yang masih terjaga dipadukan dengan akses yang semakin baik menjadikan kawasan ini ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah, termasuk wisatawan luar Kukar.
Camat Samboja Darat, Burhanuddin, menilai peningkatan kunjungan wisata membawa dampak langsung bagi masyarakat. “Sektor pariwisata dan UMKM saling mendukung; di mana ada pariwisata, UMKM otomatis tumbuh,” ujarnya, Rabu (13/8/2025). Menurutnya, geliat ekonomi masyarakat terlihat dari semakin banyaknya lapak kuliner, produk kerajinan, dan layanan jasa wisata yang bermunculan di sekitar destinasi.
Produk lokal Samboja kini tidak hanya dijual secara tradisional, tetapi juga merambah ke pemasaran modern. Sebanyak 11 produk unggulan sudah berhasil dipasarkan secara daring (online) dan bahkan dipamerkan di stand rest area Ibu Kota Negara (IKN). Langkah ini menjadi bukti bahwa potensi lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas dengan kualitas yang tidak kalah dari produk luar daerah. “Produk-produk lokal kini makin dikenal berkat penjualan daring,” tambah Burhanuddin.
Selain pariwisata, Samboja Barat juga memperkuat perannya sebagai sentra pertanian modern. Produksi hidroponik di wilayah ini telah memenuhi sekitar 80 persen kebutuhan sayuran segar di kawasan Bukit Merdeka. Meski demikian, petani masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan subsidi pupuk dan tingginya biaya produksi. Kondisi ini menuntut perhatian pemerintah agar sektor pertanian tetap tumbuh beriringan dengan perkembangan pariwisata.
Burhanuddin menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan potensi lokal tidak lepas dari sinergi erat antara pemerintah daerah dan Kejaksaan Negeri Kukar. Pendampingan hukum dan pengawasan program diyakini mampu menciptakan iklim usaha yang sehat dan mendorong masyarakat untuk lebih berinovasi. “Kami terus melakukan pendampingan agar potensi lokal dapat berkembang maksimal demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dengan tren positif ini, Samboja Darat diproyeksikan akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kukar. Kombinasi antara kekayaan alam, pariwisata berkelanjutan, dan inovasi UMKM memberi peluang besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan daerah. (nur/adv)
Tags:
Samboja Darat
17 jam yang lalu
18 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu