Danau Semayang Kembangkan Ekowisata, Homestay dan Kedai Kuliner Segera Difungsikan

                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Info Daerah

Pemandangan udara Danau Semayang di Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara, yang tengah dikembangkan sebagai destinasi ekowisata. (Kontributor Sisikota.com)


Kenohan, SISIKOTA.COM - Air tenang Danau Semayang memantulkan langit biru pagi, sementara deretan rumah panggung di tepiannya menjadi saksi geliat baru pariwisata di Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara. Sebagai salah satu dari tiga danau terbesar di Kalimantan Timur, kawasan ini menyimpan potensi besar, tak hanya sebagai destinasi wisata alam, tetapi juga surga bagi para pemancing berkat kekayaan ikannya.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dikmalestari, Desa Semayang, Mariatul Husna, menegaskan komitmen untuk mengelola danau secara berkelanjutan. Ia menilai ekowisata berbasis komunitas menjadi jalan terbaik agar keindahan alam tetap terjaga. “Danau Semayang sangat cocok untuk wisata memancing. Ini kekayaan yang harus kita jaga dan kelola bersama,” ujarnya.

Dukungan pemerintah provinsi datang melalui bantuan enam unit homestay dan satu kedai kuliner dari Dinas Pariwisata Kalimantan Timur. Fasilitas ini kini menunggu proses serah terima untuk segera dimanfaatkan wisatawan. Mariatul berharap ada pendampingan lanjutan agar pengelolaan berjalan profesional. “Kami ingin mengelola secara profesional. Tapi kami juga butuh pelatihan dan pembinaan agar pemanfaatannya benar-benar maksimal,” katanya.

Selain fasilitas wisata, akses menuju Desa Semayang juga mulai diperbaiki secara bertahap. Langkah ini diharapkan mempermudah arus kunjungan dan distribusi logistik bagi pelaku usaha lokal.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kukar, M. Ridha Fatrianta, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. “Kami mendorong agar pengembangan pariwisata di Kukar tetap berbasis potensi lokal dan dikelola secara partisipatif. Desa Semayang punya keunggulan yang perlu terus ditingkatkan,” jelasnya.

Sinergi Pokdarwis, pemerintah daerah, dan komunitas lokal diyakini menjadi kunci keberlanjutan. Mariatul optimistis, dengan pendampingan yang tepat, Danau Semayang akan menjadi magnet wisata baru yang juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar. (nur/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

dinas pariwisata kukar

Dispar Kukar

Pariwisata