Dari Pinang Ayu ke Belimbur, Erau 2026 Berlangsung Delapan Hari

Kategory Budaya,
20-09-2026 15:23:37

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Budaya

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Aji Muhammad Arifin memukul gong disaksikan tamu undangan dan masyarakat sebagai penanda pembukaan seremonial Erau Adat Kutai 2026 di Tenggarong, Minggu, 20 September 2026. (Harry/Sisikota.com)


Tenggarong, SISIKOTA.COM – Dari prosesi Pinang Ayu hingga Belimbur, rangkaian utama Erau Adat Kutai 2026 berlangsung selama delapan hari di Tenggarong, Kutai Kartanegara, mulai 20 hingga 27 September 2026.

Erau yang diselenggarakan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Kukar itu dimulai Minggu, 20 September 2026, melalui rangkaian sakral dan pembukaan seremonial.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, dua komponen tersebut menjadi bagian utama pelaksanaan Erau tahun ini.

“Tadi kita sampaikan, kita memulai prosesi acara Erau Adat Kutai tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura dengan didukung penuh oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara,” kata Aulia saat ditemui di Pendopo Odah Etam, Minggu.

Rangkaian sakral telah dimulai sejak pagi melalui sejumlah tahapan adat, termasuk prosesi Pinang Ayu dan penyalaan brong.

Setelah itu, kegiatan berlanjut ke pembukaan seremonial di Stadion Rondong Demang, Tenggarong. Sabda Pandita Ratu oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Aji Muhammad Arifin, pemukulan gong, dan penyalaan brong menjadi penanda dimulainya Erau secara seremonial.

“Kegiatan Erau ini terdiri dari dua komponen besar, yaitu kegiatan seremonial dan kegiatan sakral,” ujar Aulia.

Selama delapan hari, berbagai prosesi adat dan kegiatan pendukung dijadwalkan berlangsung setiap hari. Rangkaian utama kemudian akan mencapai salah satu puncaknya melalui Belimbur pada 27 September.

“Kegiatan ini terlaksana mulai tanggal 20 sampai tanggal 27, di mana setiap harinya ada rangkaian-rangkaian kegiatan yang sudah ditetapkan. Nanti diakhiri dengan prosesi Belimbur,” kata Aulia.

Belimbur menjadi salah satu prosesi Erau yang paling ditunggu masyarakat, terutama warga Tenggarong.

“Sebagaimana ini juga yang ditunggu-tunggu oleh seluruh warga masyarakat yang ada di Kutai Kartanegara, khususnya yang ada di Tenggarong,” ujarnya.

Jadwal resmi Pemkab Kukar menempatkan rangkaian utama Erau pada 20–27 September 2026, dengan sejumlah rangkaian masih berlanjut hingga 28 September. Lokasi kegiatan tersebar di sejumlah titik di Tenggarong, termasuk kawasan Keraton dan Stadion Rondong Demang. (rry/bby/adv)

Iklan sisikota.com

Tags:

Erau