Kategory
Info Daerah,
06-10-2026 14:35:21
Puing bangunan yang tersisa setelah kebakaran melanda permukiman RT 33, Kelurahan Melayu, Tenggarong, Senin (5/10/2026). Pendataan sementara mencatat 50 kepala keluarga dengan 151 jiwa terdampak. (Harry/Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM — Pendataan sementara pascakebakaran di RT 33, Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong mencatat sebanyak 50 kepala keluarga dengan total 151 jiwa terdampak. Pemerintah kelurahan memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa yang terjadi Senin (5/10/2026) tersebut.
Lurah Melayu Muhammad Hafiz mengatakan data tersebut dihimpun melalui posko yang dibuka untuk mendata warga terdampak.
“Berdasarkan data yang kami himpun di Posko Keluarga Melayu, jumlah kepala keluarga terdampak saat ini ada 50 KK, terdiri dari 151 jiwa,” kata Hafiz di lokasi kebakaran, Selasa (6/10/2026).
Data 50 KK dan 151 jiwa tersebut juga tercatat dalam pendataan sementara pemerintah dan laporan pascakebakaran pada Selasa.
Dari 151 warga terdampak, pendataan kelurahan mencatat tiga anak belum bersekolah, 16 siswa SD, empat siswa SMP, delapan siswa SMA, serta 10 mahasiswa.
Pendataan juga dilakukan terhadap bangunan yang terdampak.
Hafiz mengatakan sedikitnya 27 rumah pribadi telah tercatat. Jumlah tersebut belum mencakup rumah sewaan, kontrakan maupun bangsalan yang berada di kawasan tersebut.
Jika rumah pribadi dan hunian sewaan digabungkan, jumlah sementara diperkirakan sekitar 50 bangunan.
“Nanti informasi terbaru akan kami perbarui untuk memastikan berapa rumah sewaan yang terdampak,” ujarnya.
Perbedaan angka bangunan memang muncul sejak malam kejadian. Data awal petugas sempat menyebut sekitar 75 bangunan terdampak, sedangkan pendataan pascakebakaran kemudian menyebut sekitar 50 rumah. Karena proses verifikasi masih berlangsung, angka bangunan belum sebaiknya dianggap final.
Hafiz juga meluruskan informasi yang sempat beredar mengenai adanya warga meninggal dunia akibat kebakaran.
“Kami pastikan tidak ada korban jiwa pada saat kejadian. Memang ada satu warga, seorang lansia, yang dibawa ke rumah sakit karena mengalami sesak napas, kemungkinan akibat asap. Tetapi tidak sampai meninggal dunia,” katanya.
Keterangan tersebut sejalan dengan laporan resmi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kukar yang menyatakan tidak terdapat korban jiwa, meskipun beberapa warga mengalami sesak napas dan membutuhkan penanganan medis.
Lurah Melayu juga telah membantah informasi mengenai korban meninggal yang sempat beredar melalui media sosial dan pesan berantai.
Menurut Hafiz, sebagian besar kawasan RT 33 berupa rumah sewaan atau kontrakan. Kondisi tersebut membuat pendataan penghuni dan bangunan membutuhkan verifikasi lebih lanjut.
Penanganan pascakebakaran kini diarahkan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga sekaligus pendataan dokumen dan administrasi yang ikut terdampak.
Kelurahan berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kukar untuk mempercepat penanganan warga.
“Kami akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Sosial untuk melakukan percepatan penanganan,” kata Hafiz.
Pemerintah kelurahan menyiapkan dua titik pelayanan. Posko informasi dan logistik berada di kawasan Jalan Aji Alimuddin, sedangkan dapur umum ditempatkan di Gang 5.
Keterangan mengenai pembukaan posko informasi, logistik dan dapur umum juga terkonfirmasi dalam penanganan pemerintah pada Selasa.
Untuk tempat tinggal sementara, pemerintah telah menyiapkan sejumlah lokasi, antara lain Masjid Muhammadiyah, gedung taman kanak-kanak dan Balai Pertemuan Umum Kelurahan Melayu.
Namun, Hafiz mengatakan sebagian warga memilih sementara tinggal di rumah keluarga, kerabat maupun tetangga.
Pemkab Kukar juga mulai memetakan kebutuhan masing-masing dari 151 warga terdampak agar bantuan lanjutan dapat disesuaikan dengan kondisi korban, termasuk usia dan kebutuhan khusus.
Pendataan masih akan diperbarui, terutama untuk memastikan jumlah rumah sewaan yang terdampak serta kebutuhan administrasi dan logistik setiap keluarga. (rry/bby/adv)
Tags:
kasus kebakaran
Kebakaran
kebakaran tenggarong
16 jam yang lalu
16 jam yang lalu
19 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu