Kategory
Info Daerah,
07-07-2025 11:11:37
Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad (tengah), bersama panitia dan perangkat desa saat pembukaan turnamen bulutangkis anak dalam rangka HUT ke-23 Desa Loa Duri Ulu dan HUT ke-80 Republik Indonesia. (Kontributor Sisikota.com)
Loa Duri, SISIKOTA.COM - Suasana riuh dan penuh semangat memenuhi Gedung BPU Desa Loa Duri Ulu, Kutai Kartanegara, Selasa (7/7/2025). Sorak-sorai penonton bercampur dengan suara kok yang memantul di lapangan, menandai dimulainya turnamen bulutangkis anak yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-23 Desa Loa Duri Ulu dan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Turnamen ini mempertemukan puluhan peserta dari berbagai desa di sekitar Loa Duri Ulu. Dua kategori utama dipertandingkan—usia dini dan pemula—yang mayoritas pesertanya adalah anak-anak sekolah dasar. Sejak pertandingan perdana dimulai, semangat kompetitif terasa kental, namun tetap dibalut suasana persahabatan. Anak-anak tampak berusaha memberi permainan terbaik mereka, sementara para orang tua dan warga memberi dukungan penuh dari pinggir lapangan.
Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, menegaskan bahwa turnamen ini lebih dari sekadar ajang mencari pemenang. Ia memandangnya sebagai sarana menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan kebersamaan sejak usia dini, sekaligus langkah awal menjaring bibit atlet bulutangkis berprestasi.
“Bukan soal menang atau kalah. Yang terpenting adalah menanamkan rasa percaya diri, disiplin, dan semangat kebersamaan kepada anak-anak kita supaya menjadi bibit unggul di bidang olahraga, khususnya bulutangkis,” ujar Arsyad dalam sambutannya.
Dukungan dari masyarakat pun mengalir. Banyak orang tua peserta menyambut positif kegiatan ini, menganggapnya sebagai wadah produktif untuk mengisi libur sekolah dan mengasah bakat anak. Beberapa bahkan berharap turnamen ini menjadi agenda tahunan yang semakin besar skalanya.
Selain turnamen bulutangkis, rangkaian perayaan HUT Desa Loa Duri Ulu akan dimeriahkan dengan lomba rakyat, pentas seni, dan kegiatan kebersamaan lainnya yang melibatkan seluruh lapisan warga. Semangat gotong royong dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan menjadi pengikat solidaritas desa, sejalan dengan peringatan hari kemerdekaan. (nur/adv)
Tags:
berita kukar
Kukar
Kutai Kartanegara
18 jam yang lalu
19 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu