Kategory
Info Daerah,
27-06-2025 15:16:49
Pelaku UMKM Desa Loa Lepu memamerkan produk olahan di stan pameran sebagai bagian dari program pemberdayaan dan legalisasi usaha. (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong Seberang, SISIKOTA.COM - Di sebuah tenda pameran yang dipenuhi aroma kue basah dan minuman segar, pelaku UMKM Desa Loa Lepu memamerkan produk andalan mereka. Senyum ramah dan sapaan hangat menyambut pengunjung, menandakan semangat baru yang tengah tumbuh di desa yang terletak di Kecamatan Tenggarong Seberang ini.
Pemerintah Desa Loa Lepu kini mengonsolidasikan kekuatan pelaku usaha mikro lewat pembentukan komunitas UMKM tingkat desa. Sebanyak 60 pelaku usaha dari sektor kuliner, kerajinan tangan, jasa, hingga pertanian telah dihimpun dalam satu wadah yang berfungsi sebagai pusat pemberdayaan dan kolaborasi.
Kepala Desa Loa Lepu, Sumali, menilai langkah ini penting untuk memperkuat jejaring dan meningkatkan kapasitas usaha di tingkat akar rumput. “Komunitas ini bukan hanya tempat berkumpul, tapi juga tempat berbagi pengalaman dan belajar bersama. Kita ingin UMKM lokal berkembang tidak hanya dari sisi omzet, tapi juga kualitas dan legalitas,” ujarnya.
Salah satu terobosan konkret adalah memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara kolektif dan gratis, berkat kerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kukar. Langkah ini dianggap krusial untuk membuka akses pasar yang lebih luas dan mempermudah partisipasi UMKM dalam program pemerintah.
Tidak berhenti di legalitas usaha, pemerintah desa juga menargetkan sertifikasi halal bagi produk kuliner UMKM setempat. Untuk itu, mereka menggandeng relawan halal dari Universitas Mulawarman. “Kita bantu dari hulu ke hilir. Setelah legalitas, kita bantu sertifikasi halal. Targetnya, pelaku usaha bisa naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas,” tambah Sumali.
Menurutnya, keberhasilan pengembangan ekonomi desa bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat. Pelatihan dan pembinaan menjadi modal sosial yang tak kalah penting dari modal finansial. Ia berharap komunitas UMKM Loa Lepu bisa menjadi contoh bagi desa lain dalam mengelola potensi lokal.
“Kuncinya adalah pendampingan berkelanjutan. Kami ingin usaha rumahan warga berkembang menjadi usaha yang profesional,” pungkasnya. (nur/adv)
Tags:
Kecamatan Tenggarong Seberang
Tenggarong Seberang
18 jam yang lalu
19 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu