Kategory
Info Daerah,
27-06-2025 16:25:36
Foto bersama usai pembukaan Jambore dan Mubes PAUD 2025 di Kecamatan Kota Bangun, Jumat (27/6/2025). (Kontributor Sisikota.com)
Kota Bangun, SISIKOTA.COM - Tiga hari penuh para pendidik anak usia dini dari berbagai penjuru Kutai Kartanegara berkumpul di satu titik. Jambore dan Musyawarah Besar (Mubes) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 2025 yang digelar dari 27 hingga 29 Juli bukan sekadar ajang tahunan. Ia telah menjelma menjadi wadah strategis dalam memperkuat kapasitas lembaga dan pendidik PAUD se-Kabupaten Kukar.
Dari Kecamatan Tabang di hulu hingga Muara Jawa di pesisir, sebanyak 20 kecamatan mengirimkan kontingennya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kolektif dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun yang digaungkan Pemerintah Kabupaten Kukar.
Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Pujianto, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki peran penting dalam peningkatan mutu layanan pendidikan. “Partisipasi dari 20 kecamatan menunjukkan bahwa semangat untuk membangun PAUD yang berkualitas benar-benar hidup di tengah masyarakat Kukar,” ujarnya saat pembukaan acara, Jumat (27/06/2025).
Lebih lanjut, Pujianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, kelancaran acara tidak lepas dari kerja sama dan dedikasi panitia serta semangat para peserta.
Tak hanya soal apresiasi, Pujianto juga menekankan pentingnya tujuan utama Jambore PAUD—yakni membuka ruang bertukar pengalaman dan metode antar-pendidik. Ia berharap kegiatan ini bisa memperkaya pendekatan pengajaran yang kreatif dan menyenangkan bagi anak-anak.
“Kami ingin guru-guru semakin inovatif dalam mengajar, karena kualitas pembelajaran sangat ditentukan oleh pendekatan yang digunakan di ruang kelas,” ujarnya.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini juga menjadi bagian dari strategi berkelanjutan Disdikbud Kukar dalam membina guru PAUD. Menurut Pujianto, jambore semacam ini adalah instrumen penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang saling mendukung dan tumbuh bersama.
Di akhir pesannya, Pujianto tak lupa mengingatkan pentingnya menjaga stamina selama kegiatan berlangsung. “Mohon jaga kesehatan dan tetap semangat agar bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik,” ucapnya.
Dengan semangat kolaborasi yang terpancar dalam setiap sesi, Jambore PAUD 2025 diharapkan bukan hanya meninggalkan kesan, tapi juga membawa perubahan nyata dalam praktik pendidikan usia dini di Kukar. (rb/adv)
Tags:
Disdikbud Kukar
paud
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu