Kategory
Info Daerah,
08-09-2025 10:43:46
Plt Sekretaris Disdikbud Kukar, Pujianto. (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong, SISIKOTA.COM - Sebanyak 102 warga Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil menamatkan pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Puteri Karang Melenu di Desa Loa Kulu Kota. Capaian ini menegaskan peran penting PKBM dalam menekan angka putus sekolah, sekaligus membuka jalan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Pujianto, menegaskan bahwa keberadaan PKBM tidak bisa lagi dipandang sebagai pendidikan pelengkap semata. “PKBM ini salah satu lembaga pendidikan nonformal yang menangani pendidikan kesetaraan, keaksaraan, hingga PAUD. Hari ini kita serahkan ijazah kepada 102 lulusan, baik Paket A setara SD, Paket B setara SMP, maupun Paket C setara SMA,” ujarnya saat menghadiri penyerahan ijazah pada Senin (8/9/2025).
Pujianto menjelaskan, sejak 2019 PKBM Puteri Karang Melenu telah menjalin sinergi dengan PT Multi Harapan Utama (MHU). Kolaborasi tersebut berperan besar dalam memastikan keberlangsungan program pendidikan nonformal di Loa Kulu. “Alhamdulillah, sinergi luar biasa ini membantu dari sisi pembiayaan maupun pengadaan fasilitas. Sangat mendukung program pemerintah daerah dalam mengurangi angka putus sekolah,” tambahnya.
Berkat dukungan itu, hampir 1.000 peserta didik telah berhasil menyelesaikan pendidikan kesetaraan selama enam tahun terakhir. Angka tersebut menjadi bukti konkret bahwa PKBM berfungsi sebagai jalur alternatif yang efektif bagi mereka yang sebelumnya terhambat menempuh pendidikan formal.
Lebih lanjut, Pujianto berharap kolaborasi semacam ini terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Menurutnya, keberadaan PKBM merupakan bagian integral dari strategi meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kukar, terutama dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
“Dengan kerja sama seperti ini, target peningkatan kualitas SDM Kukar bisa lebih cepat tercapai. Pendidikan nonformal bukan hanya pelengkap, tapi sudah terbukti memberi dampak besar bagi masyarakat,” pungkasnya. (rb/adv)
Tags:
Disdikbud Kukar
17 jam yang lalu
17 jam yang lalu
20 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu