Kategory
Info Daerah,
08-11-2024 06:28:50
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo.(Sumber : Sisikota)
SISIKOTA.COM - Beberapa hari ini, ramai diperbincangkan di sosial media, terkait keterlambatan pembayaran penari massal pada pembukaan acara Erau adat Kutai 2024.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan tanggapan atas keterlambatan pembayaran honor tersebut.
Melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Disdikbud, Puji Utomo menjelaskan ada beberapa hal yang menyebabkan keterlambatan pembayaran honor para penari yang mencapai ratusan orang itu.
"Sistem aplikasi keuangan menggunakan SIPD, dan itu langsung dari pusat, ini yang menjadi kendalanya karena terganggu dan terjadi keterlambatan," ucapnya, Kamis (7/11/2024).
Puji juga menjelaskan, ada kendala lain seperti Entry Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Sehingga ada anggaran yang tertunda, bukan hanya di Disdik tapi juga seluruh OPD mengalami keterlambatan.
"Seluruh honor penari massal itu seharusnya sudah dibayar 2 pekan belakang ini," terangnya.
Aplikasi dari pemerintah pusat molor hingga saat ini, dan Alhamdulillah hari ini dana itu sudah masuk ke Even Organizer (EO). Anggaran yang sudah masuk itu kata dia akan segera di berikan kepada penari, masing-masing penari mendapatkan senilai Rp 1,2 juta tanpa adanya pemotongan pajak dan lainnya.
Mewakili Disdikbud Kukar Puji juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan saran dan mengingatkan mereka dalam menjalankan tugasnya.
Dia bilang, di tahun yang selanjutnya, akan menginformasikan terlebih dahulu, terkait dengan pembayaran honor para penari, terlebih kepada orang tua mereka, karena sistem pembayaran tidak akan sama tiap tahunnya.
"Kita hanya mengikuti aturan yang ada, jadi tahun depan akan ada sosialisasi, selesai tari bukan harus serta merta di bayar dan jumlah yang banyak," pungkasnya.(SK-3/ADV2)
Tags:
Disdikbud Kukar
18 jam yang lalu
19 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu