Kategory
Info Daerah,
13-07-2025 11:36:17
Ketua Pengadilan Agama Tenggarong, Samsul Bahri, memberikan keterangan kepada wartawan usai pembukaan pelatihan jurnalistik yang digelar Diskominfo Kukar di Digital University, Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Rabu (11/6/2025). (Kontributor Sisikota.com)
Tenggarong Seberang, SISIKOTA.COM - Suasana di Digital University, Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, pada 11–12 Juni 2025, terasa berbeda. Ruangan yang biasanya dipenuhi aktivitas perkuliahan itu kali ini menjadi tempat para pegawai Pengadilan Agama Tenggarong dan LPPL Radio Pemerintah Kabupaten (RPK) Kukar belajar mengasah keterampilan baru: jurnalistik dan pengelolaan informasi digital.
Ketua Pengadilan Agama Tenggarong, Samsul Bahri, hadir langsung memantau jalannya pelatihan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar tersebut. Ia menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kualitas layanan informasi lembaganya, terutama di era keterbukaan publik yang serba cepat.
“Pengadilan Agama Tenggarong sudah tiga tahun berturut-turut hingga 2024 dinobatkan sebagai lembaga yudikatif terinformatif di Kalimantan Timur. Predikat ini tentu bukan sekadar kebanggaan, tapi juga amanah untuk menjaga kualitas SDM yang informatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).
Pelatihan ini, menurut Samsul, difokuskan pada kemampuan mengelola website, membuat konten media sosial, hingga menyusun berita internal yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Ia menekankan bahwa informasi yang disajikan tidak hanya terbatas pada perkara perceraian, tetapi juga meliputi berbagai layanan hukum lainnya.
“Bukan cuma soal perceraian. Banyak informasi hukum yang juga penting dan harus mudah diakses oleh masyarakat Kukar,” tegasnya.
Samsul pun mengapresiasi penuh dukungan Diskominfo Kukar, termasuk dari sisi pendanaan. Ia secara terbuka mengakui, pelatihan ini bisa terlaksana karena bantuan anggaran dari Diskominfo, mengingat Pengadilan Agama tidak memiliki alokasi khusus untuk kegiatan serupa.
“Jujur saja, ini murni dianggarkan Diskominfo. Tanpa dukungan ini, mungkin pelatihan tak bisa terlaksana,” tambahnya.
Sebanyak 13 peserta mengikuti kegiatan tersebut, mayoritas dari kalangan CPNS dan aparatur Pengadilan Agama Tenggarong. Meski bertugas mengelola media informasi lembaga, sebagian besar peserta berlatar belakang pendidikan hukum, bukan teknologi informasi atau kehumasan. Pelatihan ini diharapkan mampu menjembatani keterbatasan tersebut, sehingga informasi yang dihasilkan lebih cepat, akurat, dan mudah diakses publik.
“Keterbatasan teknis inilah yang coba kami atasi lewat pelatihan ini,” pungkas Samsul.
Tags:
Diskominfo Kukar
18 jam yang lalu
19 jam yang lalu
21 jam yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu
1 hari yang lalu